Bung Ichwan,...

Berfikirnya dari yang sederhana dulu lah,...
baik,....  begini berfikirnya...
Kalau saja orang yang kurang atau tidak qualified itu, sudah dapat berbuat 
dengan
menggunakan demokrasi, apalagi orang-orang yang sangat qualified dan sangat 
pintar,
tetapi tidak seagama dengan kita, atau hanya Islam KTP, atau Islam abangan yang 
sudah
sangat terpengaruh dengan kehidupan duniawi ala barat..., atau dicekoki 
pemahaman
liberalis barat...
tentu saja mereka lebih bisa mementahkan semua hukum Allah dengan pisau 
demokrasinya..... renungkanlah...

Catatan, dalam zaman orde baru, tidak pernah dipraktekkan musyawarah mufakat 
secara Islam. Itu musyawarah mufakat ala Soeharto dengan Demokrasi Pancasilanya.
 
Wassalam
 
St. Sinaro

 
--- On Thu, 7/29/10, Ichwan <Ichwan <ichwande...@...> > wrote:

 
Yang perlu diperhatikan, mufakat kalau diantara orang-orang yang tidak 
qualified tentang apa yang akan dimufakati, hasilnya juga akan mengecewakan. 
Cobalah ingat kembali bagaimana buruknya mufakat ini di jaman orde baru.
Keburukan sistem voting juga adalah karena orang-orang yang ikut voting itu 
tidak qualified untuk hal-hal yang akan divoting.
Voting dengan sistem satu orang satu suara tanpa peduli dengan kualifikasi 
orang tersebut, itulah yang akan menjadi bencana.
Jadi, saya pikir, bukan semata-mata mufakat vs voting tapi kualifikasilah yang 
harus diperhatikan.


Ichwan, 42



      

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke