On 7/30/10, Sutan Sinaro <[email protected]> wrote: > > Kalau saja orang yang kurang atau tidak qualified itu, sudah dapat berbuat > dengan > menggunakan demokrasi, apalagi orang-orang yang sangat qualified dan sangat > pintar, > tetapi tidak seagama dengan kita, atau hanya Islam KTP, atau Islam abangan > yang sudah > sangat terpengaruh dengan kehidupan duniawi ala barat..., atau dicekoki > pemahaman > liberalis barat... > tentu saja mereka lebih bisa mementahkan semua hukum Allah dengan pisau > demokrasinya..... renungkanlah...
Orang non-muslim, "Islam KTP" dan sejenisnya menurut saya tidak qualified untuk memilih pemimpin (umat muslim). :-) Itulah yang pernah saya kemukakan mengenai kelemahan sistem voting. Tapi kalau orang non-muslim, "Islam KTP" dan sejenisnya ikut bermusyawarah dalam memilih pemimpin (umat muslim) saya pikir juga sama saja tidak qualifiednya. :-) Jadi mari kita fokus pada kualifikasi orang-orang yang memilih ini daripada format pemilihannya. Ichwan, 42 -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
