Sabtu, 31 Juli 2010 YANG LUKA DAN YANG TERHEMPAS - Wulan Mulyani tak Bisa Kuliah TRISNO EDWARD
BUKITTINGGI - Jumat kemarin cuaca di Bukittinggi cerah, namun tidak demikian dengan hati Wulan Mulyani, gadis belia tamatan SMAN 4 Kota Wisata itu. Hati benar-benar galau, sedih bercampur kecewa. Wulan lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2010 di Jurusan Aministrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri (UNP) Padang, tapi tak punya uang, akhirnya batal mendaftar dan tidak bisa kuliah. Ditemui di rumah orangtuanya di kawasan Simpang Kapau, Sawah Dangka, Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Wulan -begitu sapaan gadis remaja ini, mengaku harus menunda keinginan untuk kuliah di perguruan tinggi. Orangtuanya, Mulyono, 58, asal Jawa Tengah dan Marnida, 53, asal Ambun Pagi, Matua, selama ini hidup seadanya. Untuk makan sehari-hari saja tak pernah cukup, dengan apa pula MulyonoMarnida akan membiayai kuliah anak gadisnya. Beberapa waktu lalu, ketika membaca pengumuman SNMPTN di media cetak, hati Wulan berubunga-bunga. Gembira sekali dia, sekaligus bersyukur karena keinginannya untuk kuliah di perguruan tinggi terkabul. Kegembiraan itu hanya sesaat, lalu berubah menjadi kekecewaan dan kesedihan, karena menyadari tidak mampu membayar uang pendaftaran masuk ke UNP. Semula dikuat-kuatkannya juga hatinya untuk mendatangi UNP bersama ibunya. Matanya terbelalak begitu mengetahui untuk mendaftar dan uang semester pertama dibutuhkan dana Rp2.750.000. Mana mungkin dia sanggup, dan balik kanan ke Bukittinggi. "Bapak Wulan hanya pedagang bakso keliling. Pendapatannya pas-pasan. Kami juga harus memikirkan biaya sekolah adik-adik Wulan. Ada yang masuk SD dan SMP ditambah biaya untuk Khatam Alquran yang akan masuk SMP itu. Kalau tidak, tidak bisa masuk ke SMP," ujar Marnida kepada Singgalang, Jumat (30/7). Selain sebagai penjual bakso keliling, ayah Wulan, Mulyono juga mencari tambahan penghasilan dengan bekerja serabutan. Orangtua Wulan sudah berusaha ke sana-kemari mencari pinjaman, tapi tidak membuahkan hasil. "Kami bingung harus mencari biaya kemana agar Wulan bisa kuliah. Saat ini, kami betul-betul dalam kesulitan," kata Mulyono lirih. Wulan siswa yang pintar dan berprestasi di SMA 4 Bukittinggi. Selalu masuk 10 besar sejak duduk di bangku SMP sampai SMA. Bahkan di SD pernah juara kelas. Ketika tamat SMA, Wulan mendapat NEM 43.05 di jurusan IPS, karena itu ia memiliki keiinginan yang sangat besar untuk kuliah. Tapi apalah daya. Batas waktu pendaftaran di UNP sudah berlalu tanggal 24 Juli lalu. Kini Wulan terpaksa harus melupakan cita-citanya untuk menjadi mahasiswa UNP. Wulan juga pernah mengikuti pelatihan jurnalistik di SMA 4 Bukittinggi tahun 2009 dan Seminar Dialog Sastra Indonesia se-Sumatra Barat tahun 2007 di SMA 1 Baso bersama Penyair terkenal Taufiq Ismail. Jiwa dan perasaan anak ke lima dari 8 bersaudara sempat berontak dan kecewa. Ia tidak henti-hentinya menangis dan mengurung diri menutupi kekecewaan karena tidak bisa kuliah. "Saya pasrah! Belum terfikir akan melakukan apa. Saya kecewa dan sedih tidak bisa kuliah, tapi harus bagaimana lagi. Apalagi keadaan ayah-ibu yang tak berpunya," tutur Wulan dengan wajah sedih. Ia luka dan terhempas. Sekarang adakah yang peduli dan bisa membantu Wulan dalam mewujudkan cita-citanya jadi seorang pendidik? (*) http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=292 -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
