Membuang seseorang dari tempat dia lahir; keturunannya lantaran berubah
agama
apakah ini sudah tepat?
katiko ajaran islam masuk kesana ka sumbar, pastinyo urang minang
tu non-islam. kudian setelah islam masuk dan berkembang disitu,
ambo yakin indak ka 100% urang minang nan menganut islam, tp
mayoritas, mungkin.
(kecuali ado data sensus yg akurat dihadirkan disiko.)
yg sekian % saketek non-islam ketika kini mereka menyatakan dirinyo
non-islam,
lalu kok mayoritas mengeluarkan dia dari minang?
bukankah ini bantuak 'man den' dari urang minang, mantang2
inyo mayoritas??
islam mengajarkan manjago kerukunan, bukan kekacauan
apolai dalam bantuak man den tahado urang lemah.
wassalam
boes
On 08/19/2010 01:07 AM, rony wrote:
Maaf Pak Herman yth
Apakah cukup dianggap kental agama dan beradat menurut mata suku lain
/ orang lain, pak, kalau kenyataannya adat basandi sarak -- sarak
basandi kitabullah tidak lagi sepenuhnya menjadi pegangan orang Minang
/ orang padang sekarang (terutama dilihat disisi perantau) dengan
kenyataannya "banyak"nya anak kemenakan yang sudah keluar dari Islam?
Apakah kita akan memicingkan mata melihat kenyataan ini dengan tidak
mau membahas atau mendiskusikannya?
Tidak mengakui mereka sebagai urang minang sih ok2 aja bagi kita yg
tidak mau mengakui tapi bagaimana dengan mereka yg tetap mengklaim
diri / mengaku diri mereka sebagai (keturunan) urang Minang, salah
satu buktinya mereka menamakan tempat ibadah mereka dengan Minang
Saiyo, apa kita akan protes dg nama gereja mereka?
Yang dikawatirkan adalah kita (muslim, minang) merasa bahwa mereka
(non muslim, padang / minang) masih setitik dalam sebelang susu dan
kita merasa sebelanga susu padahal kenyataanya banyak urang minang
sekarang yg jauh dari agamanya (tidak sholat, tidak puasa).
Bahkan menurut info (pernah dilewakan di palanta ini juga), masyarakat
Manggarai (bekas rakyat kesultanan Manggarai) di Flores mengaku
keturunan dari perantau2 Minangkabau tapi mereka umumnya beragama Kristen.
*Smm, Bogor*
///
--
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.