Masalah yg Rina risaukan itu sudah lama jadi perhatian dan pemikiran saya, sambil bertanya pd diri saya sendiri; mengapa orang Batak sbg suatu suku bisa maju lebih cepat dari kita orang Minang? Sudah barang tentu kita bisa menyampaikan kesan pribadi kita masing-masing mengenai masalah ini, baik setuju maupun tidak setuju. Namun, jawaban yg paling obyektif tentunya kita peroleh melalui penelitian secara berlanjut ttg masalah ini. Sehubungan dengan itu, saya berharap masalah ketertinggalan kita ini dapat menjadi salah satu agenda dari Pusat Kajian Sosial Budaya (?) yg akan dibentuk oleh Universitas Andalas. Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.
-----Original Message----- From: "rinapermadi" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Fri, 24 Sep 2010 16:28:52 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: RE: [...@ntau-net] Analisa dangka ambo tentang fenomena Etnis Batak Pak Saaf, Ini memang ada betulnya, sebab pengalaman saya sendiri dan kawan-kawan personalia di batam ini, kami lebih sering menerima map lamaran kerja dari warga Sumut ini dibandingkan dari daerah lain jika ada pembukaan penerimaan pekerja. Pernah sekali saya didatangi seorang yang mengaku dari Disnaker Kota Solok, Bapak ini membawa beberapa orang tenaga skill sebab sudah dapat pelatihan dari Dinas disana. Tetapi dua orang yang dibawa ke tempat saya tidak berhasil untuk masuk bekerja sebab gagal ketika interview. Ketika saya tanya pada yang nginterview, dia bilang, duh Buk..sepertinya bukan mereka yang ingin kerja tp saya yang harus membujuk mereka untuk kerja, ga ada semangatnya. Olala.... sungguh saya sangat malu, sebab boleh dibilang, orang kampung saya dibilang begitu. Selain pencaker dari Sumut sebagai yang terbanyak, keduanya dari tanah Jawa, ketiganya dari daerah Palembang selebihnya dari kita dan daerah lain. Wassalam Rina -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
