Wa'alaikum salam ww,
Baa mangko didukuang bana ko urang babuek nan saroman iko. Rasonyo nan
ka mampagunoan iko rasonyo ukan urang laki bini karano kalo nan laki
bini kan lai di dapek dari puskesmas du kioh.
Samakin banyak nan perai samakin sanang urang babueknyo.

Antah lah yuang..... kecek urang tuo.

Wassalam
Batuduang Ameh (43) Pakan baru.

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of andiko
Sent: Sunday, October 03, 2010 12:08 PM
To: rantaunet
Subject: [...@ntau-net] Ada 35 Gerai Kondom Gratis di Pekanbaru

Maaf kalau indak berkenan

Salam

Andiko


Ada 35 Gerai Kondom Gratis di Pekanbaru

PEKANBARU, KOMPAS.com - Saat ini terdapat sedikitnya 35 gerai (outlet)
kondom yang beroperasi tersebar di beberapa tempat strategis di
Pekanbaru. Hal ini diungkapkan staf Komisi Penanggulangan AIDS (KPA)
Kota Pekanbaru, Dede Hermania, di Pekanbaru, Kamis (27/5/2010).
"Outlet tersebut terlebih dahulu di survei oleh sejumlah LSM mengenai
potensi penyebaran AIDS. Baru kemudian ditetapkan daerah tersebut
sebagai outlet kondom," jelas perempuan yang akrab disapa Dede ini.
Dede menyebutkan beberapa tempat tersebut seperti penginapan, warung
kopi maupun pangkalan truk dijadikan gerai kondom. "Pada tahun
sebelumnya, hanya terdapat 22 outlet kondom, namun pada tahun ini
meningkat menjadi 35. Hal ini berdasarkan tingginya potensi penyebaran
HIV/AIDS di Pekanbaru," kata dia.
Menurut dia, kondom tersebut tidak diperjualbelikan. Namun untuk warga
yang mampu dikenaan biaya Rp500, itupun jika mereka ingin membelinya.
Sasaran utamanya adalah PSK dan kaum lelaki "hidung belang".
"Setiap pekan di Pekanbaru, setiap outlet rata-rata menghabiskan hingga
mencapai 30 kondom. Jadi kira-kira dalam sebulan menghabiskan sekitar
4.200 kondom baik yang untuk perempuan dan laki-laki," kata dia.
Jumlah ini meningkat dibandingkan pada tahun sebelumnya, yang sebulannya
hanya menghabiskan sekitar 2.000 kondom. Kondom tersebut merupakan
bantuan dari Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN), yang diberikan
pada KPA disetiak Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.
"Meski demikian, masih banyak juga masyarakat yang malu menggunakan
kondom dan akhirnya melakukan seks beresiko. Pihak KPA berupaya terus
untuk menggalakkan sosialisasi penggunaan kondm ini," tutup dia.
Data KPA menyebutkan hingga Maret 2010, terdapat 130 penderita AIDS yang
terdeteksi di Pekanbaru. Jumlah ini merupakan terbesar di seluruh Riau. 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat
lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan
di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke