AIDS kalau manuruik Tif Sembiring di Twitter Akibat Itunya Dipakai Sembarangan. Ado se lah...
On 10/3/10, [email protected] <[email protected]> wrote: > Insya Allah, setelah hadir di acara Minggu Malam Bersama Slamet Raharjo di > TVRI seminggu lalu, Minggu malam ini, Tim Visi Indonesia 2033 akan tampil di > acara Democrazy Metro TV. Topik bahasan msh ttg Pemindahan Ibukota > Pemerintahan NKRI. Salam, a/n Tim, > Andrinof A Chaniago > > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung > Teruuusss...! > > -----Original Message----- > From: "Dr Saafroedin Bahar" <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Sun, 3 Oct 2010 06:40:19 > To: Rantau Net<[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [...@ntau-net] Ada 35 Gerai Kondom Gratis di Pekanbaru > > Lai katahambek dek pengamalan ABS SBK nan sadang diusuang dek KKM akhir > bulan ko ? ( Itu kok KKM luput dari 'bombardemen' jajaran GM KKM). > Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita. > > -----Original Message----- > From: Syofiardi BachyulJb <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Sat, 2 Oct 2010 23:29:49 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [...@ntau-net] Ada 35 Gerai Kondom Gratis di Pekanbaru > > Pak Saaf, > Penanganan AIDS dan hubungannyo jo kondom ko memang dilematis juo. > Kondom salah satu antisipasi meluasnyo menyebaran AIDS dari LB (Lakilaki > Bejat) > atau dari Pelacur (Pl), karano sangat potensi antar inyo, lalu ke keluarga > (yg > punya keluarga). Dilematis karena jalan keluar seperti ini hanya menghambat > (tidak memberantas), tapi sekaligus seakan melegitimasi AMORAL. > > Padahal AIDS bisa mengenai orang tak bersalah melalui kontak darah (misalnya > pisau cukur) dan kelahiran, selain seks (meski melalui jalur sah secara > agama). > > Dilema lain adalah kondom itu tidak nikmat dan tidak menjamin hambatan 100 > persen. > > Tapi manuruik ambo dalam kasus ko masalah krusial adalah seakan kehidupan > seperti iko dilegitimasi negara karena menyediakan kondom secara legal. > Lebih > rumit lagi kalau hal semacam ini dilakukan di Sumatera Barat, misalnya di > Jalan > Diponegoro (Padang), pangkalan truk di Lubuk Sikaping dll, ini pasti dinilai > para LB dan Pl sebagai sikap permisif pemerintah dan (lama-kelamaan) sikap > permisif masyarakat. > > > Kiro-kiro ado nan tahu apokah sudah ada penelitian tentang persoalan > Pelacuran > di Sumatera Barat. Misalnya lokasi, jumlah, asal pelaku, sebab, dan mungkin > saja > jalan keluar mengatasi. > > Wassalam, > Syofiardi (40/Padang) > > > > > ________________________________ > From: Dr Saafroedin Bahar <[email protected]> > To: Rantau Net <[email protected]> > Sent: Sunday, October 3, 2010 12:23:46 > Subject: Re: [...@ntau-net] Ada 35 Gerai Kondom Gratis di Pekanbaru > > Wadduh, sebentar lagi Padang dan Bukit Tinggi ? > Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita. > > -----Original Message----- > From: andiko <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Sun, 3 Oct 2010 12:08:05 > To: rantaunet<[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: [...@ntau-net] Ada 35 Gerai Kondom Gratis di Pekanbaru > > Maaf kalau indak berkenan > > Salam > > Andiko > > > Ada 35 Gerai Kondom Gratis di Pekanbaru > > PEKANBARU, KOMPAS.com - Saat ini terdapat sedikitnya 35 gerai (outlet) > kondom > yang beroperasi tersebar di beberapa tempat strategis di Pekanbaru. Hal ini > diungkapkan staf Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Pekanbaru, Dede > Hermania, > di Pekanbaru, Kamis (27/5/2010). > "Outlet tersebut terlebih dahulu di survei oleh sejumlah LSM mengenai > potensi > penyebaran AIDS. Baru kemudian ditetapkan daerah tersebut sebagai outlet > kondom," jelas perempuan yang akrab disapa Dede ini. > Dede menyebutkan beberapa tempat tersebut seperti penginapan, warung kopi > maupun > pangkalan truk dijadikan gerai kondom. "Pada tahun sebelumnya, hanya > terdapat 22 > outlet kondom, namun pada tahun ini meningkat menjadi 35. Hal ini > berdasarkan > tingginya potensi penyebaran HIV/AIDS di Pekanbaru," kata dia. > Menurut dia, kondom tersebut tidak diperjualbelikan. Namun untuk warga yang > mampu dikenaan biaya Rp500, itupun jika mereka ingin membelinya. Sasaran > utamanya adalah PSK dan kaum lelaki "hidung belang". > "Setiap pekan di Pekanbaru, setiap outlet rata-rata menghabiskan hingga > mencapai > 30 kondom. Jadi kira-kira dalam sebulan menghabiskan sekitar 4.200 kondom > baik > yang untuk perempuan dan laki-laki," kata dia. > Jumlah ini meningkat dibandingkan pada tahun sebelumnya, yang sebulannya > hanya > menghabiskan sekitar 2.000 kondom. Kondom tersebut merupakan bantuan dari > Komisi > Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN), yang diberikan pada KPA disetiak > Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. > "Meski demikian, masih banyak juga masyarakat yang malu menggunakan kondom > dan > akhirnya melakukan seks beresiko. Pihak KPA berupaya terus untuk > menggalakkan > sosialisasi penggunaan kondm ini," tutup dia. > Data KPA menyebutkan hingga Maret 2010, terdapat 130 penderita AIDS yang > terdeteksi di Pekanbaru. Jumlah ini merupakan terbesar di seluruh Riau. > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib > mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti > subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib > mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti > subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > -- Sent from my mobile device Wassalaamu'alaikum Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), gelar Bagindo, suku Mandahiliang, lahir 17 Agustus 1947. Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau: Deli, Jakarta, sekarang Sterling, Virginia-USA ------------------------------------------------------------ "menjadi bagian dari sapu lidi, akan lebih bermanfaat dari pada menjadi sebatang lidi" -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
