Assalamualikum wr wb
pak Ryan Firdaus nan ambo hormati, sebagai tambahan referensi ambo postingkan
kritikan pak Darman Moenir tentang rencana dilangsungkannya Kongres Kebudayaan
(Nasional) ke V di Bukittinggi tanggal 19 sampai dengan 23 Oktober 2003, yang
menyorot "Budayawan Plat Merah.
http://boyyendratamin.com/artikel-28-tambahan-tulisan-darman-moenir-menanggapi-rencana-kongres-kebudayaan.html
Saya kira, mengenai penolakan kalangan Budayawan mengenai KKM 2010 ini adalah
"indak dibawo sato". Pengertian indak dibawo sato ini adalah, para budayawan
ini
berkeinginan agar KKM 2010 diajak sejak awal, ikut serta dalam SC KKM. Mereka
melihat sudah terbentuknya panitia Steering Commite tanpa ada keterlibatan
budayawan disana, sedangkan judul acara adalah Kongres Kebudayaan Minangkabau.
Asumsi yang saya tangkap dari kritikan keras oleh pak Darman Moenir adalah,
Budayawan Minangkabau-lah yang seharusnya sato sejak awal dalam KKM 2010 ini,
yang kemudian melihat susunan panitia SC KKM tidak satupun (menurut pak Darman
Moenir) ada Budayawan Minangkabau. Sehingga (layaknya orang minang di Padang -
berhubung saya dusah bermukim di Padang selama 10 tahun) muncul
kecurigaan-kecurigaan tentang KKM 2010, seperti isu "diatur dari pusat",
"penggunaan dana APBD Sumbar", "memanipulasi adat & budaya minangkabau", dan
isu-isu lainnya. Hal ini ditambah minimnya publikasi Gebu Minang selama ini,
seperti tidak memiliki website resmi untuk mempublikasikan perjalanan
organisasi
ini, berikut kiprahnya dalam menggalang pendanaan serta mendirikan + 40 BPR.
Saya kira, rasa curiga bukanlah milik para budayawan, sebab sudah menjadi
karakteristik bangsa ini - tidak hanya miangkabau - namun sebagai orang minang
pula saya akui bahwa suku minang termasuk suku yang memiliki karakteristik
kecurigaan yang cukup tinggi, ditambah dengan history masa lalu yang dijajah
oleh kolonial Belanda yang gencar melakukan politik devide it impera. Saya
kira,
intrik-intrik seperti ini sudah umum terjadi dan merupakan hal yang lumrah
terjadi. Namun banyak dikalangan umum yang kurang terbiasa dengan polemik,
mengganggapnya sebuah cela.
Banyak kalangan di Padang tentang ketidaktahuan perihal KKM 2010 ini disebabkan
"timing". Dimana Gebu Minang & SC KKM mulai mensosialisasikan hal ini diawal
tahun 2010, dimana kita ketahui pada masa itu, Sumbar (terutama di Padang)
sedang sibuk melakukan penggalangan & dukung mendukung isu Pemilu Kada Sumbar
2010. Kebetulan saya pernah merantau di Sumater Utara, Aceh & Riau. Saya
melihat, di Sumbar faktor Pemda banyak mendominasi dibanding 3 provinsi yang
sudah saya sebutkan sebelumnya. Hal ini lebih disebabkan faktor minimnya geliat
perekonomian pihak swasta, sehingga banyak kalangan elit politik masyarakat
minang di Sumbar "bersandar" pada Pemda provinsi & kabupaten/kota.
Setelah Pemilu Kada selesai, mulailah pandangan mata tertuju pada KKM, apalagi
mendengar bahwa acara ini akan dibuka oleh RI 1, diserta minimnya informasi
yang
diperoleh tentang KKM 2010.
Wasalam
AZ - 32 th
Padang.
________________________________
Dari: Ryan Firdaus <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Rab, 13 Oktober, 2010 19:36:04
Judul: Re: Darman Moenir : Titian Barakuak --> Bls: [...@ntau-net] TOKOH PIKIR
SUMBAR
Dengan tak semena-mena, panitia penyelenggara KKM 2010, di fitnah...sengaja
membuat titian barakuak untuk Gubernur Sumbar yang baru di lantik...sayang
sekali, tersembul dari pena seorang Budayawan Besar....ka ba'a juo lai
salam,
Ryan 43 Ipoh
________________________________
--
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.