Maa Angku Marindo Palar, 
sarato Rang Lapau nan Basamo,

Tampaknyo panulih-panulih sarkastik saroman Wisran Hadi (dan A.A. Navis, alm.) 
tu diparalukan di maso-maso nan gawat darurat kalau kato-kato malereng indak 
badanga. Mareka indak malu-malu manyorakkan mambukakkan pacokian, namuah 
Manokokkan Paku langsuang ka Kapalo. 
Caro Inggirihnyo:

"You hit the nail on the head!"

http://idioms.thefreedictionary.com/hit+the+nail+on+the+head

http://www.google.com/images?client=firefox-a&rls=org.mozilla:en-US:official&channel=s&hl=en&q=hit+the+nail+on+the+head&um=1&ie=UTF-8&source=univ&ei=W0S6TNOEKoq-sAOkqNS1Dw&sa=X&oi=image_result_group&ct=title&resnum=5&ved=0CD0QsAQwBA&biw=1024&bih=568

Salam,
--MakNgah
Sjamsir Sjarif
--- In [email protected], Marindo Palar <emerdepa...@...> wrote:
>
> Assalamu'alaikum ,  Dunsanak sadonyo di palanta, nan ambo hormati....
> 
> Sabanyak urang nan indak sanang jo Wisran Hadi, mungkin ado juo nan sanang jo 
> beliau ko....
> 
> Sabtu ini, ada tulisanWisran Hadi di Singgalang, dengan judul "menggelegar" : 
> KKM Wajib Ditolak.
> 
> Silahkan dimanuang inok kan dengan pikiran jernih.....
> 
> 
> 
> Sabtu, 16 Oktober 2010
> KKM Wajib DitolakWisran Hadi
> 
> 
> 
> Sistem matrilineal yang menyebabkan harta pusaka tinggi (sawah, ladang,
> hutan, rumah gadang, gelar kepenghuluan) terlindung sehingga sulit
> ditembus pihak lain untuk menguasainya, (termasuk pemerintah Belanda
> juga kewalahan mengambil tanah pusaka tinggi untuk perkebunan yang akan
> mereka adakan secara lebih luas). 
> 
> Maka, usaha untuk meniadakan, mengubah dan menggugat sistem matrilineal
> tersebut dilakukan sedemikian gencar dengan tujuan agar tanah pusaka
> tinggi milik suatu kaum dapat diubah stastusnya menjadi "tanah hibah"
> yang pada akhirnya dapat dihibahkan atau dikuasai pihak pemerintah. 
> 
> Dari pemerintah, kemudian tanah tersebut "dialih pakaikan" kepada pihak
> lain atau kepada perusahaan-perusahaan besar atau pihak asing. 
> 
> Tanah di Sumatra Barat mengandung banyak bahan mineral, termasuk juga
> uranium. Tetapi selagi tanah tersebut dikuasai oleh sebuah atau suatu
> kaum, sulit bahan mineral itu dikuasai sepenuhnya. 
> 
> Satu-satunya jalan adalah, mengubah sistem tersebut menjadi sistem
> patrilineal atau sistem parenal plus. Jika hal itu dapat dilakukan,
> maka semua tanah kaum akan berguguran, tidak lagi menjadi milik kaum.
> Tetapi menjadi milik pribadi pribadi, yang pada akhirnya mudah
> diperjual belikan. 
> 
> Jadi, usaha mengubah sistem matrlineal kepada suatu sistem yang lain
> mempunyai tujuan yang besar, menghancurkan hak kepemilikan kaum
> terhadap tanah ulayatnya. 
> 
> Karena tanah ulayat tersebut menyimpan berbagai bahan mineral yang
> sangat tinggi nilai ekonominya, sangat strategis kegunaannya dan sangat
> politis untuk perebuan sebuah kekuasaan Indonesia masa datang. Maka
> tanah demikian harus segera direbut dari perkauman orang Minang ini.
> 
> Sedangkan isu untuk menjalankan "adat basandi syara', syara' basandi
> kitabullah" sepenuhnya yang dicanangkan oleh segelitir orang rantau
> sebagai tema Kongres Kebudayaan Minangkabau, hanyalah merupakan sebuah
> label atau peti kemas yang cantik pembungkus niat untuk merombak sistem
> matrilineal yang telah terbukti tanguh dapat melindungi harta pusaka
> sebagian besar orang Minangkabau. Ibarat sebuah botol bewarna gelap
> yang kita tidak tahu apakah isinya racun atau obat dengan lebel "atas
> izin dokter". 
> 
> Sayang sekali, para pendukung KKM (baik mereka yang mendukung sejak
> mula, mereka yang hanya mendukung separo jalan maupun mereka yang "naik
> di jalan") ditambah dengan segelintir akademisi, karena mereka tidak
> membaca draft kongres yang telah disebar luaskan itu secara teliti,
> mereka hanya percaya pada label yang indah itu saja; mengamalkan
> ABS-SBK bagi orang Minang di kampung. 
> 
> Akan tetapi ABS-SBK bagi orang Minang di rantau tidak pernah disentuh
> atau disebut-sebut, karena tidak ada tanah pusaka yang akan
> diperebutkan di rantau.
> 
> Jadi, jika ada sebagian orang menganggap bahwa Limbago Pucuak Adat Alam
> Minangkabau, LKAAM, MUI, Bundo Kanduang, sebagian besar budayawan,
> seniman dan wartawan menolak dengan keras KKM tersebut sebagai
> orang-orang yang tidak mau menjalankan ABS-SBK secara benar, maka
> mereka yang punya anggapan demikian sebaiknya meneliti sepenuhnya dan
> hal-hal yang tersirat lainnya dari draft KKM yang diedarkan tersebut.
> 
> Rencana mengadakan KKM sudah mengalami pengunduran berkali-kali.
> Mula-mula direncanakan bulan Juli, kemudian diundur Agustus, diundur
> lagi September dan sekarang diundur lagi sampai pertengahan November.
> Sebodoh-bodoh ummat, tentulah mereka bertanya; kenapa ngotot sekali
> pihak Gebu Minang mau melaksanakan kongres tersebut? Dan kenapa pra-KKM
> dengan menyerobot datang harus dibarengi dengan mencaci-maki orang
> kampung sendiri, mencaci-maki wartawan, institusi yang sah,
> membelakangi anjuran Gubernur Sumatra Barat supaya KKM ditiadakan? 
> 
> Konon, mereka yang dari rantau, yang menggagas KKM ini adalah
> orang-orang Minang yang hebat, pintar dan berpengalaman. Dengan
> caci-maki, dengan penyerobotan dan dusta-dusta, apakah mereka masih
> bisa dianggap hebat, pintar dan berpengalaman? Masih pantaskah mereka
> para pendusta dan pencaci-maki itu untuk dihormati?
> 
> KKM wajib ditolak. Kalau tidak ditolak, maka orang Minang pada
> keturunan berikutnya akan sama nasibnya dengan saudara-saudara kita di
> Papua sana yang tanahnya diambil sedemikian luas untuk pertambangan
> emas, biji besi, dan entah apa lagi jenis mineral yang dikeruk dari
> perut bumi Irian Jaya oleh pemerintah asing. (*)
> 
> http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=1273
> 
> 
> Salam,
> Marindo Palar 


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke