Sanak Ahmad Ridha, silakan dikritisi seluruh dokumen KKM yg sudah beberapa 
bulan ini ditayangkan di Facebook. 
Tidak ada niat dan tidak ada satu kalimatkan yang berisi seperti yang Sanak 
tulis itu. 
Wassalam,
Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.

-----Original Message-----
From: "[email protected]" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sat, 16 Oct 2010 18:29:11 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: re: [...@ntau-net] Berita Singgalang Hari ini : KKM Wajib Ditolak, oleh
 : Wisran Hadi

Mak Ngah, yang saya tangkap dari tulisan itu adalah bahwa KKM dilakukan untuk 
menghilangkan sistem matrilineal yang tujuan akhirnya adalah mengambil tanah 
pusaka tinggi demi kepentingan perusahaan besar. Apakah saya memahaminya dengan 
benar? 

Jika benar, saya tertarik dengan bukti-bukti yang dimiliki penulisnya. Saya 
ingin percaya bahwa orang Minang, apalagi tokohnya, tidak suka berprasangka 
buruk tanpa bukti yang kuat.

Kemudian, dari tulisan itu, saya menangkap bahwa selama ini tanah pusaka tinggi 
tidak ada yang hilang. Kalaupun hilang hanya sedikit. Alangkah baiknya kalau 
ada data tentang luasan tanah pusaka tinggi tiap suku dari tahun ke tahun untuk 
menunjukkannya.

Saya rasa hal-hal itu perlu dilengkapi agar tidak terjadi dusta dan caci maki 
yang menurut sang penulis telah dilakukan segelintir perantau di dunia maya.

Mohon maaf jika ada kata yang kurang berkenan.

---
Ahmad Ridha

----- Original Message -----
From: sjamsir_sjarif <[email protected]>
Sent: 17 October 2010 07:55
To:  <[email protected]>
Subject: Re: [...@ntau-net] Berita Singgalang Hari ini : KKM Wajib Ditolak, 
oleh : Wisran Hadi

Maa Angku Marindo Palar, 
sarato Rang Lapau nan Basamo,

Tampaknyo panulih-panulih sarkastik saroman Wisran Hadi (dan A.A. Navis, alm.) 
tu diparalukan di maso-maso nan gawat darurat kalau kato-kato malereng indak 
badanga. Mareka indak malu-malu manyorakkan mambukakkan pacokian, namuah 
Manokokkan Paku langsuang ka Kapalo. 

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke