Assalamulaikum wr wb Mak Duta Mardin nan ambo hormati, sebagai informasi saya sendiri yang mengantar Draf KKM 2 eksemplar ke rumah beliau di Lapai Jl. Cendrawasih tanggal 10 Agustus 2010 sehari sebelum puasa ramadhan. Ketika bertemu beliau bertanya kepada saya "kan Armen alah tau ambo indak setuju dengan KKM, baa kok ba antaan juo draft 17 ko ?". Ambo jawek, "Pak, ambo mohon kok dapek bisa baiyo batido awak seluruhnyo, mak bisa dimusyawarahkan permasalahan ranah kito iko basamo-samo. Kami dari panitia sadang mausahokan agar hal ini dimediasi oleh pemprov". Lalu pak Wisran manyabuik "Yo lah kalau baitu, ambo pelajarilah daulu". Kemudian ambo permisi dari rumah beliau, dan diantar sampai ke teras rumah sambil melambaikan tangan. Setelah itu saya ke rumah pak Azbir Latif Dt Rajo Mangkuto berdiskusi selama 7.5 jam dari pukul 18.00 wib hingga 01.30 wib.
Saya teringat cerita seorang senior saya tentang alm AA Navis. Senior saya menyebutkan almarhum itu pancimeehnya luar biasa, namun hatinya luar biasa baiknya. Dalam tulisan pak Wisran Hadi, beliau menyebutkan bahwa AA Navis merupakan salah satu mentornya selain Alm Kamardi Dt Panjang Simulie. Tulisan-tulisan pak Wisran Hadi sejak lama saya ikuti, memang unsur cimeehnya sangat kental, seperti tulisan alm AA Navis. Saya kira, beliau juga seorang pancimeeh, sanggup berdebat dengan keras & bisa didebat dengan keras pula. Bagi kalangan seniman & budayawan hal ini terasa lumrah. Mungkin sewaktu pertemuan di Jakarta di kediaman pak Irman Gusman, pak Saaf dan SC KKM yang lain agak kaget dengan temperamen beliau serta pak Darman Moenir. Maklumlah SC KKM rata-rata sudah uzur, agak kaget dengan style budayawan - budayawan kita ini. Saya kira, karakter berbicara & tulisan yang keras, tajam adalah umum dikalangan seniman, budayawan, aktivis. Sebab sehari-hari menyuarakan protes masyarakat kecil. Saya masih yakin kedua pihak baik yang mendukung & menentang bisa berdamai. Semoga pemprov diberikan kemudahaan untuk, amin amin ya rabbal alamin. wasalam AZ - 32 th ________________________________ Dari: ajo duta <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Ming, 17 Oktober, 2010 09:47:58 Judul: Re: [...@ntau-net] Berita Singgalang Hari ini : KKM Wajib Ditolak, oleh : Wisran Hadi Apakah WH ko alah mambaco draft KKM? On 10/16/10, Marindo Palar <[email protected]> wrote: > Assalamu'alaikum , Dunsanak sadonyo di palanta, nan ambo hormati.... > > Sabanyak urang nan indak sanang jo Wisran Hadi, mungkin ado juo nan sanang > jo beliau ko.... > > Sabtu ini, ada tulisanWisran Hadi di Singgalang, dengan judul "menggelegar" > : KKM Wajib Ditolak. > > Silahkan dimanuang inok kan dengan pikiran jernih..... > > > > Sabtu, 16 Oktober 2010 > KKM Wajib DitolakWisran Hadi > > > > Sistem matrilineal yang menyebabkan harta pusaka tinggi (sawah, ladang, > hutan, rumah gadang, gelar kepenghuluan) terlindung sehingga sulit > ditembus pihak lain untuk menguasainya, (termasuk pemerintah Belanda > juga kewalahan mengambil tanah pusaka tinggi untuk perkebunan yang akan > mereka adakan secara lebih luas). > > Maka, usaha untuk meniadakan, mengubah dan menggugat sistem matrilineal > tersebut dilakukan sedemikian gencar dengan tujuan agar tanah pusaka > tinggi milik suatu kaum dapat diubah stastusnya menjadi “tanah hibah” > yang pada akhirnya dapat dihibahkan atau dikuasai pihak pemerintah. > > Dari pemerintah, kemudian tanah tersebut “dialih pakaikan” kepada pihak > lain atau kepada perusahaan-perusahaan besar atau pihak asing. > > Tanah di Sumatra Barat mengandung banyak bahan mineral, termasuk juga > uranium. Tetapi selagi tanah tersebut dikuasai oleh sebuah atau suatu > kaum, sulit bahan mineral itu dikuasai sepenuhnya. > > Satu-satunya jalan adalah, mengubah sistem tersebut menjadi sistem > patrilineal atau sistem parenal plus. Jika hal itu dapat dilakukan, > maka semua tanah kaum akan berguguran, tidak lagi menjadi milik kaum. > Tetapi menjadi milik pribadi pribadi, yang pada akhirnya mudah > diperjual belikan. > > Jadi, usaha mengubah sistem matrlineal kepada suatu sistem yang lain > mempunyai tujuan yang besar, menghancurkan hak kepemilikan kaum > terhadap tanah ulayatnya. > > Karena tanah ulayat tersebut menyimpan berbagai bahan mineral yang > sangat tinggi nilai ekonominya, sangat strategis kegunaannya dan sangat > politis untuk perebuan sebuah kekuasaan Indonesia masa datang. Maka > tanah demikian harus segera direbut dari perkauman orang Minang ini. > > Sedangkan isu untuk menjalankan “adat basandi syara’, syara’ basandi > kitabullah” sepenuhnya yang dicanangkan oleh segelitir orang rantau > sebagai tema Kongres Kebudayaan Minangkabau, hanyalah merupakan sebuah > label atau peti kemas yang cantik pembungkus niat untuk merombak sistem > matrilineal yang telah terbukti tanguh dapat melindungi harta pusaka > sebagian besar orang Minangkabau. Ibarat sebuah botol bewarna gelap > yang kita tidak tahu apakah isinya racun atau obat dengan lebel “atas > izin dokter”. > > Sayang sekali, para pendukung KKM (baik mereka yang mendukung sejak > mula, mereka yang hanya mendukung separo jalan maupun mereka yang “naik > di jalan”) ditambah dengan segelintir akademisi, karena mereka tidak > membaca draft kongres yang telah disebar luaskan itu secara teliti, > mereka hanya percaya pada label yang indah itu saja; mengamalkan > ABS-SBK bagi orang Minang di kampung. > > Akan tetapi ABS-SBK bagi orang Minang di rantau tidak pernah disentuh > atau disebut-sebut, karena tidak ada tanah pusaka yang akan > diperebutkan di rantau. > > Jadi, jika ada sebagian orang menganggap bahwa Limbago Pucuak Adat Alam > Minangkabau, LKAAM, MUI, Bundo Kanduang, sebagian besar budayawan, > seniman dan wartawan menolak dengan keras KKM tersebut sebagai > orang-orang yang tidak mau menjalankan ABS-SBK secara benar, maka > mereka yang punya anggapan demikian sebaiknya meneliti sepenuhnya dan > hal-hal yang tersirat lainnya dari draft KKM yang diedarkan tersebut. > > Rencana mengadakan KKM sudah mengalami pengunduran berkali-kali. > Mula-mula direncanakan bulan Juli, kemudian diundur Agustus, diundur > lagi September dan sekarang diundur lagi sampai pertengahan November. > Sebodoh-bodoh ummat, tentulah mereka bertanya; kenapa ngotot sekali > pihak Gebu Minang mau melaksanakan kongres tersebut? Dan kenapa pra-KKM > dengan menyerobot datang harus dibarengi dengan mencaci-maki orang > kampung sendiri, mencaci-maki wartawan, institusi yang sah, > membelakangi anjuran Gubernur Sumatra Barat supaya KKM ditiadakan? > > Konon, mereka yang dari rantau, yang menggagas KKM ini adalah > orang-orang Minang yang hebat, pintar dan berpengalaman. Dengan > caci-maki, dengan penyerobotan dan dusta-dusta, apakah mereka masih > bisa dianggap hebat, pintar dan berpengalaman? Masih pantaskah mereka > para pendusta dan pencaci-maki itu untuk dihormati? > > KKM wajib ditolak. Kalau tidak ditolak, maka orang Minang pada > keturunan berikutnya akan sama nasibnya dengan saudara-saudara kita di > Papua sana yang tanahnya diambil sedemikian luas untuk pertambangan > emas, biji besi, dan entah apa lagi jenis mineral yang dikeruk dari > perut bumi Irian Jaya oleh pemerintah asing. (*) > > http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=1273 > > > Salam, > Marindo Palar > > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > -- Sent from my mobile device Wassalaamu'alaikum Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), gelar Bagindo, suku Mandahiliang, lahir 17 Agustus 1947. Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau: Deli, Jakarta, sekarang Sterling, Virginia-USA ------------------------------------------------------------ "menjadi bagian dari sapu lidi, akan lebih bermanfaat dari pada menjadi sebatang lidi" -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
