Assalamua'laikum,

Mak Ngah, sanak Marindo jo sidang palanta RN..
Pelakunyo ko biaso dari etnist tertentu..dulu kami di Madinah manyabuik mereka 
ko PDI
(Pemburu Dam Indonesia).

Ketua kloter (kelompok terbang) labiah suko baurusan jo mereka ko dek harago 
kambiang
dam nyo murah..padohal antah lai dibalikannyo antah indak.

Ambo acok bana manasihati jamaah ko tarutamo jamaah dari Minangkabau..paliang 
aman
mambali via bank tapi agak maha..a jawek jamaah tu..kami pitih paralu panambah 
oleh-oleh.
Bia selah nan murah ko..padohal inyo ba-urusan jo panipu.

Sekadar share mak..

Ridwan M Sirin
(Jeddah)



________________________________
From: sjamsir_sjarif <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Mon, October 25, 2010 4:51:44 AM
Subject: Re: [...@ntau-net] 10 WNI Ditangkap Polisi Madinah

Ondeeeh,
Sabana Haibaaad ...
Mudah-mudahan indak ado lo diantaro nan talibat tu Si Padang Angku mm* ...:)
Kok ado tantu lah ka tambah kacau lo adaik jo sarak tu.
Iyo baitu Angku mm*? ... :)

--Nyit Sungut

--- In [email protected], Marindo Palar <emerdepa...@...> wrote:
> 
>  10 WNI Ditangkap Polisi Madinah
>    
>  Antara - 2 jam 59 menit lalu
> 
>  KirimKirim via YMCetak 
>    
> 
>  Mekkah
> (ANTARA) - Kepolisian Madinah menangkap 10 warga negara Indonesia (WNI)
> yang diduga melakukan penipuan terhadap jamaah haji Indonesia, dan dari
> 10 orang tersebut, salah seorang adalah seorang perempuan.
>  Harian
> Ukadh, Minggu (24/10/2010), menyebutkan bahwa 10 WNI tersebut diduga
> melakukan penipuan dalam pengadaan hewan kurban, badal haji, uang dam,
> dan menjual kain selubung Ka`bah palsu.
>  "Tim investigasi dan
> kriminal telah berhasil membongkar kejahatan selama musim haji. Kami
> menangkap 10 orang WNI di antara mereka termasuk seorang wanita," kata
> Juru bicara Kepolisian Madinah Brigadir Jenderal Mohsen Al Raddadi.
>  Polisi
> Madinah sudah lama mengincar 10 orang ini karena sudah mendapatkan
> informasi tentang modus kejahatan mereka.Kepala Kepolisian Madinah
> Brigade Iwadl As-Sarhany bahkan membentuk sebuah tim untuk menyelidiki
> komplotan tersebut.
>  Dari investigasi diketahui, 10 orang ini
> beroperasi di sekitar Masjid Nabawi, di rumah makan -rumah makan
> sekitar masjid, dan pertokoan di daerah markaziah Madinah. Mereka
> menyebar dalam lima kelompok.
>  Untuk memperlancar aksinya, para
> pelaku itu memberikan kesan mereka orang yang saleh antara lain dengan
> membawa tasbih di tangannya. Selain memakai tasbih, mereka juga
> menunjukkan identitas sebagai jamaah haji sehingga bisa masuk ke
> pemondokan para jamaah haji.
>  Komplotan tersebut merupakan WNI
> mukimin di Mekkah Al Mukarramah. Mereka sengaja datang ke Madinah untuk
> melakukan aksi kejahatannya.
>  Di tas mereka, ditemukan dokumen
> haji palsu dan potongan kain selubung (kiswah) Kabah. Setelah dilakukan
> investigasi mereka ditangkap dengan barang bukti sejumlah uang dan
> telepon seluler.
>  Dari catatan yang ditemukan Polisi Madinah,
> kelompok mereka telah menipu 70 orang calon haji Indonesia. Dari tangan
> mereka, polisi menyita uang Rp3 miliar atau 117 ribu riyal, uang 40
> ribu riyal dan sejumlah telepon seluler. Mereka kini masih diperiksa
> polisi Madinah.
>  
> Salam,
> Marindo Palar 


      

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke