Batua bana phi jo kalimat terakhir nan Ephi tulis

Bagi masyarakat kebanyakan pantai, gunung dan laut adalah kehidupan mereka dan 
itu sudah menyangkut pada tradisi, budaya dan adat mereka yang sangat panjang 
serta berakar berurat dimana bumi yang mereka pijak itu

Itu pulo nan akar urat nan lah mambumi tu dicabuik dek si Marzuki ko

Dima sajo iduik dimuko bumi Allah ko pasti ado resiko dan konsekuensinyo contoh

Ambo acok karimbo mandah survey, kalau lah ado angin kancang jatuah atau 
tumbang pohon gadang tantu iko resiko dan konsekwensi nan ka ambo hadapi dan 
ambo tahu itu tapi ambo ndak jaran do masuak hutan 

Tapi baa kecek ephi tadi baa ambo haruas meminimal resiko tu jo crew ambo 
mambuek tebda salah satunyo dicari tampek nan jauh dari pohon gadang jo 
rantiang ka maimpok, dilapangan saketek terbuka, dianak sungai jaan disungai 
gadang beko datang aia bah tibo2

Sakali lai kok Pak Afdal manyumpah "keparat" ambo ikuik mangumpat ala 
masyarakat badari di lapau kota Padang

"Ndak mati juo lah muluik waang Juki dipijak-pijak jawiyyy"

Salam-Jepe
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-----Original Message-----
From: Ephi Lintau <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Thu, 28 Oct 2010 09:14:04 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [...@ntau-net] Marzuki: Tsunami Itu Konsekuensi Warga yang Hidup 
di Pulau

yup.....sangat miris kita mendengarnya...apa tidak ada solusi yg lebih
bijak ? mslhnya khan bukan sekedar pindah, tapi masalah budaya,
kehidupan sosial kemasyarakatan, dll.  Hanya sedikit orang yg bisa
memilih dia mau hidup di daerah mana? krn dia terlahir, besar dan
berpenghasilan didaerah tsb.

di jkrta saja, berapa banyak rumah mereka yg rutin kena banjir  tiap
tahun...apakah mereka punya pilihan dan mau untuk pindah, belum
tentu..., ntar dibilang...itukan resiko tinggal di jkrt ? dimanapun
kita tinggal pasti punya resiko dan kelebihan masing2, nah...disitulah
peran pemerintah untuk meminimalkan resiko..

salam
Yuhefizar aka Ephi Lintau...
seandainya..saya bisa memilih dan bisa hidup di daerah yg lebih aman....


Salam
Satria Dharma

On 10/28/10, Y. Napilus <[email protected]> wrote:
> Pernyataan ini amat disayangkan banyak pihak...
>
> Rabu, 27/10/2010 15:43 WIB
> Marzuki: Tsunami Itu Konsekuensi Warga yang Hidup di Pulau
> Rachmadin Ismail - detikNews
>
> Your browser does not support iframes.
>
>
>
>
>
>
>
> Jakarta - Bencana gempa dan tsunami di Mentawai, Sumatera Barat, sudah
> merenggut ratusan korban jiwa. Bagi Ketua DPR Marzuki Alie, musibah tersebut
> adalah risiko penduduk yang hidup di wilayah pantai.
>
> "Mentawai kan jauh. Itu konsekuensi kita tinggal di pulaulah," kata Marzuki
> di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/10/2010).
>
> Menurut politisi Partai Demokrat ini, seharusnya warga yang takut ombak
> jangan tinggal di daerah pantai. Alasannya, jika ada bencana seperti
> tsunami, maka proses evakuasinya menjadi sulit.
>
> "Siapa pun yang takut kena ombak jangan tinggal di pinggir pantai. Sekarang
> kalau tinggal di Mentawai ada peringatan dini dua jam sebelumnya, sempat
> nggak meninggalkan pulau?" tanya Marzuki.
>
> Bahkan dia menyarankan agar warga Mentawai dipindahkan saja. Hal ini
> bertujuan agar bencana serupa tidak lagi terjadi di Mentawai.
>
> "Kalau tahu berisiko pindah sajalah," imbuhnya. "Kalau rentan dengan tsunami
> dicarikanlah tempat. Banyak kok di daratan," sambungnya.
>
> Terakhir, Marzuki mengimbau agar bantuan terhadap korban Mentawai terus
> diberikan. Selain itu, kerusakan alat BMKG soal peringatan tsunami juga
> perlu diperbaiki.
>
> "Kalau rusak diperbaiki. Kalau hilang dibeli lagi," tutupnya.
>
> Bencana Mentawai telah merenggut 113 jiwa dan ratusan lain masih hilang.
> Cuaca buruk dan medan yang sulit membuat proses evakuasi korban. Sedikitnya
> ada 6 ribu penduduk yang tinggal di wilayah kepulauan tersebut.
>
> (mad/lrn)
>
> Sumber:
> http://www.detiknews.com/read/2010/10/27/154326/1476728/10/marzuki-tsunami-itu-konsekuensi-warga-yang-hidup-di-pulau
>
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
>


-- 
=========== Salam Hormat ==========
Yuhefizar a.k.a Ephi Lintau
e-Learning | e-Literacy | e-Business
www.ephi.web.id
http://blog.ephi.web.id
www.web1juta.com
www.sukses-bersama.com
www.pengusaha-online.com
www.e-investasi.com
e-Mail : [email protected]
Handphone  : 08126777956
================================

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke