Sanak sadonyo,
 
Partamo kali ambo baco komentar Marzuki ko, iyo takajuik ambo. Kok bisa bisanyo 
sbg ketua DPR berkomentar sarupo urang indak bapandidikan jo indak ado raso jo 
pareso alias indak babanak.
 
Ambo mandukuang cacian nan ala disampaikan dek pembaca nan lainnyo.


Heri Tanjuang (46)
Paris
HP : +33614397758 
HP Indo : 0811885627 (hanyo utk SMS)

--- En date de : Jeu 28.10.10, Riri Chaidir <[email protected]> a 
écrit :


De: Riri Chaidir <[email protected]>
Objet: Re: [...@ntau-net] Marzuki: Tsunami Itu Konsekuensi Warga yang Hidup di 
Pulau
À: [email protected]
Date: Jeudi 28 octobre 2010, 6h29


Da Nofrins,


Maaf, dan tarimokasi. Mungkin ambo terpengaruh dengan ratusan komentar lain di 
detik.com dan berbagai media lain.


Alah ambo cek baliak, Uda Nofrins menyampaikan bahwa "Pernyataan ini 
disayangkan oleh banyak pihak"


Jadi saya koreksi.


Sekali lagi maaf dan taerimakasih




Riri 


2010/10/28 Y. Napilus <[email protected]>






Riri,
 
Tolong dikoreksi, Uda indak ado memiliki kato2 di artikel yg disampaikan 
sblmnya bernada "makian". Uda cuman menyampaikan bahwa banyak yang 
menyanyangkan pernyataan tsb. Please noted...! Tks.

 
Wass,
Nofrins

--- Pada Kam, 28/10/10, Riri Chaidir <[email protected]> menulis:



Dari: Riri Chaidir <[email protected]>
Judul: Re: [...@ntau-net] Marzuki: Tsunami Itu Konsekuensi Warga yang Hidup di 
Pulau
Kepada: [email protected]
Tanggal: Kamis, 28 Oktober, 2010, 10:56 AM





Kalaiu makian Nofrins kito gabuangkan ka komentar di detik.com, berarti menjadi 
nomor 561 
Pak Saaf nomor 562
Afdal mungkin nomor 565 
dst dst ...


Itu baru di detilk.com, kalau digabuang piulo jo makian di twitternya 
detik.com, twitter perseorangan, FB, kaskus,net, komentar di koran2 on-line, 
mungkin jadinyo UDa Dasriel lah nomor 45,678.


Kalau suaro ko "dijua" ka partai lawan baliau tu, katokanlah dijua 10 juta per 
makian, berarti lah sudah Dindiang Lauik awak nan biayanyo cuma 450M tu. 


Hehehe, maaf, dulu ambo bercita2 sakola matematika, tapi ndak buliah dek 
keluarga do. Tapi nampaknyo bakat etong baretong itu ndak ilang2 do. Walaupun 
kelasnyo jauah di bawah Sanak Zultan (Eniwei, Sanak ZulTan, where are you? Long 
time no see OOT Matematika ...)


Sekali lagi maaf


Riri
48/L/bekasi







2010/10/28 muhammad afdal <[email protected]>


Inilah contoh pejabat yang asbun dan tidak tau kejuntrungannya. emang hidup 
dimanana dia ketua dpr in,i semua orang yang hidup di dunia ini, hidup dipulau, 
ada pulau besar adau pulau kecil.  memalukan. bukannya berempathi dengan 
kejadian ini malah cari alasan lain biar tidak usah dibantu. dasar keparat......
 
afdal

2010/10/27 Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]> 















Pak Nof dan para sanak sapalanta,Patut kita bertanya: pantaskah beliau ini 
menjadi Ketua DPR RI?




Wassalam,
Saafroedin Bahar Soetan Madjolelo
(Laki-laki, Tanjung, masuk 74 th, Jakarta) 
Taqdir di tangan Allah, nasib di tangan kita.



--- On Thu, 10/28/10, Y. Napilus <[email protected]> wrote:


From: Y. Napilus <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Marzuki: Tsunami Itu Konsekuensi Warga yang Hidup di 
Pulau
To: "RantauNet2 Milis" <[email protected]>, "Milis SMA1Bkt" 
<[email protected]>
Date: Thursday, October 28, 2010, 8:52 AM 










Pernyataan ini amat disayangkan banyak pihak...
 
Rabu, 27/10/2010 15:43 WIB
Marzuki: Tsunami Itu Konsekuensi Warga yang Hidup di Pulau  
Rachmadin Ismail - detikNews


Your browser does not support iframes.




Jakarta - Bencana gempa dan tsunami di Mentawai, Sumatera Barat, sudah 
merenggut ratusan korban jiwa. Bagi Ketua DPR Marzuki Alie, musibah tersebut 
adalah risiko penduduk yang hidup di wilayah pantai.

"Mentawai kan jauh. Itu konsekuensi kita tinggal di pulaulah," kata Marzuki di 
Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (27/10/2010).

Menurut politisi Partai Demokrat ini, seharusnya warga yang takut ombak jangan 
tinggal di daerah pantai. Alasannya, jika ada bencana seperti tsunami, maka 
proses evakuasinya menjadi sulit.

"Siapa pun yang takut kena ombak jangan tinggal di pinggir pantai. Sekarang 
kalau tinggal di Mentawai ada peringatan dini dua jam sebelumnya, sempat nggak 
meninggalkan pulau?" tanya Marzuki.

Bahkan dia menyarankan agar warga Mentawai dipindahkan saja. Hal ini bertujuan 
agar bencana serupa tidak lagi terjadi di Mentawai.

"Kalau tahu berisiko pindah sajalah," imbuhnya. "Kalau rentan dengan tsunami 
dicarikanlah tempat. Banyak kok di daratan," sambungnya.

Terakhir, Marzuki mengimbau agar bantuan terhadap korban Mentawai terus 
diberikan. Selain itu, kerusakan alat BMKG soal peringatan tsunami juga perlu 
diperbaiki.

"Kalau rusak diperbaiki. Kalau hilang dibeli lagi," tutupnya.

Bencana Mentawai telah merenggut 113 jiwa dan ratusan lain masih hilang. Cuaca 
buruk dan medan yang sulit membuat proses evakuasi korban. Sedikitnya ada 6 
ribu penduduk yang tinggal di wilayah kepulauan tersebut.

(mad/lrn) 
 
Sumber: 
http://www.detiknews.com/read/2010/10/27/154326/1476728/10/marzuki-tsunami-itu-konsekuensi-warga-yang-hidup-di-pulau

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.





-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.





-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.





-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.



      

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke