Isu Gempa Semakin Menggelisahkan Al Imran - Posmetro Padang
Foto gempa 30 September 2009 lalu. [] Sosiolog Universitas Andalas Damsar, menyayangkan informasi asimetris yang terjadi sejak bergulirnya isu gempa di Kota Padang, beberapa hari terakhir. Hal itu akhirnya menyebabkan warga mencari informasi di "pasar gelap" seperti ota lapau, melalui pesan singkat (SMS) atau medium lainnya. "Pemerintah seharusnya mengkomunikasikan apa yang dilakukannya kepada publik, terkait penanggulangan bencana. Jangan malah menutup-nutupinya dengan dalih rapat tertutup untuk konsumsi terbatas," terang Damsar yang kini dipercaya jadi Ketua Kopertis Wilayah X, Rabu (24/11/2010). Saat menjadi narasumber di acara sosialisasi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) tentang kebijakan perencanaan penanggulangan bencana, Damsar bertutur tentang pengalamannya menerima informasi tentang potensi gempa dari istrinya, yang bertugas di RS M Djamil, Padang. lengkapnya baca: http://padang-today.com/index.php?today=news&id=23286 juga bisa dilihat tautan : Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebagian masyarakat di sejumlah daerah seperti Pesisir Selatan, Pariaman, dan Padang menerima SMS berbunyi seperti : "Ini sekedar info penting dari teman-teman di pemda dan Rumah sakit M Jamil, terkait sosialisasi tim ahli gempa jepang kemarin. Surat rapat tanggap darurat pemda, BNPB dan instansi terkait, dari hasil penelitian pakar gempa Jepang di dasar laut Mentawai sebagai berikut: tepatnya di lokasi Megatrush, ternyata sangat labil untuk patah dalam waktu dekat ini." "Selanjutnya KOTA PADANG sudah menetapkan status Siaga dari H-3+H3 dari tanggal 25 November, karena tanggal 25 tersebut bertepatan degan bulan purnama/ gravitasi bumi terhadap sejajar dengan planet venus. Di perkirakan gempa itu akan sangat kuat sekali 9 - 11 SR dan 5 menit setelah itu langsung di ikuti tsunami. lengkapnya : http://padang-today.com/index.php?today=news&id=23283 imran 34+, tingga di padang --- Pada Rab, 24/11/10, Nofend Marola <[email protected]> menulis: Dari: Nofend Marola <[email protected]> Judul: RE: [...@ntau-net] MAKIN MENJADI-JADI SAJA - Tangkap Penyebar SMS Isu Gempa Kepada: [email protected] Tanggal: Rabu, 24 November, 2010, 9:34 AM Rabu, 24 November 2010 GUBERNUR DAN KAPOLDA KOORDINASI SOAL TEROR GEMPA Penyebar SMS akan Ditangkap PADANG - Singgalang Gubernur Irwan Prayitno meminta jajaran Polda Sumbar untuk menangkap penyebar short message service (SMS) teror yang mengatakan akan terjadi gempa besar dalam waktu dekat. Polisi siap bergerak, operator selular terbesar, Telkomsel, sesuai prosedur, siap membantu, demi kemaslahatan orang banyak. "Saya telah hubungi Kapolda dan meminta menangkap penyebar pesan singkat yang meresahkan masyarakat," kata Irwan, kepada wartawan di kantor gubernur, Selasa (23/11). http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=2031 Salam Fend 34M-Cikasel -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
