Cubo searching di google dengan kato kunci Promisi Land Palm Oil, ado gambarannyo disinan. Atau di Link ( http://www.forestpeoples.org/sites/fpp/files/publication/2010/08/promisedlandeng.pdf).
Salam andiko Pada 17 Desember 2010 10.56, Sepriadi <[email protected]> menulis: > Sia nan manjuanya dunsanak…? > > Tolong agia tau awak nan ketek2 ko…. > > > > Sia nan manjua…? > > > > Bagi saya adalah OMONG KOSONG /KEBOHONGAN TERBESAR KALAU BERINVESTASI DI > SUMBAR SULIT KARENA URUSAN TANAH ULAYAT. > > TANYA SAMA ORANG TUA PEJABAT2 ITU. > > SIAPA MENJUAL TANAH ITU….. > > KITA SIBUK DISKUSI, TAPI NAGARI SUDAH TERJUAL > > > > *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] *On > Behalf Of *andi ko > *Sent:* Friday, December 17, 2010 10:27 AM > *To:* [email protected] > *Subject:* Re: [...@ntau-net] 129 Petani Sawit Ditangkap Sepanjang 2010 > > > > bukan tergadai tapi sudah terjual, selesai HGU, jadi tanah negara semua. > > andiko > > Pada 16 Desember 2010 20.40, Sepriadi <[email protected]> menulis: > > Itu karena tanah ulayat telah tergadai… > > Siapa yang menggadaikan…? > > > > Jawabannya kita tahu sendiri > > > > *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] *On > Behalf Of *andi ko > *Sent:* Thursday, December 16, 2010 7:51 PM > *To:* RantauNet > *Subject:* [...@ntau-net] 129 Petani Sawit Ditangkap Sepanjang 2010 > > > > *129 Petani Sawit Ditangkap Sepanjang 2010* > > *PadangKini.com* | Selasa, 14/12/2010, 23:08 WIB > > *PADANG--*Konflik petani sawit dengan perusahaan sawit masih berlangsung > sepanjang tahun ini di sejumlah lokasi di Indonesia. > > Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) mencatat, sebanyak 129 petani sawit > menjadi korban penangkapan aparat akibat konflik dengan 9 perusahaan besar > perkebunan sawit sepanjang 2010 dengan kasus beragam. Bahkan seorang di > antaranya ditembak aparat. Namun sebagian sudah dilepaskan. > > Satu konflik terjadi di Sumatera Barat. Konflik petani sawit dengan PT Anam > Koto di Pasaman Barat berbuntut penangkapan 28 orang dan 25 orang sudah > dibebaskan. > > Koordinator Forum Nasional SPKS Mansuetus Darto mengatakan, penyebab > penangkapan di antaranya perebutan tanah. > > "Masyarakat petani tidak menerima tanah perkebunannya dirampas perusahaan > dan masyarakat juga menuntut penyelesaian tanah perkebunannya yang > terlantar," ujarnya pada jumpa pers SPKS, Sawit Watch, dan Wahana Liar di > Rumah Makan Lubuk Idai Khatib Sulaiman, Padang, Selasa (14/12/2010). > > Selain itu, katanya, pihak perusahaan khawatir masyarakat ngotot > diberlakukan pola manajemen satu atap. Pola ini adalah pemberian wewenang > bagi perusahaan inti untuk mengoperasikan seluruh kebun plasma milik petani, > mengoperasikan kredit petani, melakukan penanaman sawit, hingga melakukan > panen. > > "Dengan cara ini petani sawit menerima gaji dari perusahaan dan dapat > menjadi buruh di atas kebunnya," katanya. > > Selain itu kasus yang banyak menyebabkan penangkapan adalah demonstrasi > petani saat menuntut hak-haknya. Darto juga menyebutkan, pihak perusahaan > malah menjerat mereka melalui Undang-undang Perkebunan No. 18 Tahun 2004 > pasal 21 dan 47 tentang larangan penggunaan lahan tanpa izin dan mengganggu > usaha perkebunan. > > "Pasal itu dijadikan senjata oleh pihak perusahaan untuk menjerat petani, > kami menilai pasal itu hingga sekarang masih krusial dan harus di Judisial > Review ke Mahkamah Konstitusi , karena sarat dengan kepentingan pemerintah > dalam melindungi pengusaha, " jelasnya > > Yadiana dari Departemen Kampanye dan Pendidikan Publik Sawit Watch > mengatakan, perlu komitmen kuat untuk menuntaskan sengketa tanah antara > masyarakat dengan pengusaha. > > Ia menyebutkan sepanjang 2010 ada 504 kasus sengketa lahan yang diadukan > masyarakat kepada Public Interest Lawyer Network (Pilnet), lembaga internal > Sawit Watch. > > Ia juga menyayangkan ketidakberpihakan pemerintah lokal kepada masyarakat > saat menyikapi sengketa dan pemenuhan hak-hak petani. > > "Pemerintah lokal selalu berusaha melindungi kepentingan pengusaha dan > tidak mendengarkan aspirasi petani sebab pertimbangan ekonomis dan kami > akan terus melakukan advokasi, " ujarnya. *(joni)* > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~<http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E> > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~<http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E> > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > > > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~<http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E> > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~<http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E> > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
