Assalamualaikum ww

Suai mak, panga lo baringin dibaok rendong, kan nan ba-ulah "urang"

Urang nan namuah dipaulahan dek jihin, panga lo baringin nan tabok rendong 
babaun kumanyan dan aura mistis

Urang nan banyak ulah, panga lo baringin nan kanai gatah fulitis

Ado juo manfaat baringin untuak kasihatan awak

Namo lokalnyo baringin ko Caringi (Sunda), Waringin (Jawa), Beringin (sumatera)
Komposisi danm sifat kimia farmakologis:Rasa sedikit pahit, astringen, sejuk 
dan 
kandungan ,kimia 

Akar udara mengandung asam amino, fenol, gula, dan asam orange.

Kasiat:

1. Kejang panas pada anak :
    Ambil 100 g daun beringin segar, dicuci lalu direbus dengan 5 Lt air 
    selama 25 rnenit. Air rebusan ini selagi hangat digunakan untuk 
    memandikan anak yang sakit. 
 
2. Radang usus akut dan disentri 
    Ambil daun beringin segar sebanyak 500 g. Kemudian dicuci bersih 
    lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah 
    dingin disaring, dibagi untuk 2 kali minum, pagi dan sore, masing- 
    masing 1/2 gelas. 
 
3. Radang amandel 
    Ambil akar udara beringin sebanyak 180 g, dicuci lalu dipotong- 
    potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas.
    Tambahkan 1 gelas cuka. Setelah dingin digunakan untuk kumur- 
    kumur (gargle). Lakukan beberapa kali sehari. 
 
4. Bronkitis kronis 
    Ambil 75 g daun beringin segar dan 18 g kulit jeruk mandarin, dicuci 
    lalu direbus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah 
    dingin disaring lalu dibagi untuk. 3 kali minum, yaitu pagi, siang, dan
    malam hari. Lakukan selama 10 hari.
wasalam
abp58




________________________________
Dari: Abraham Ilyas <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Sel, 21 Desember, 2010 07:34:59
Judul: Re: [...@ntau-net] pohon Baringin Sati lambang budaya di Batusangkar


Angku Prof Ramadhanil Pitopang 
 
Terimo kasih informasi ilmiahnyo (hasil pareso urang pandai pandai) nan paralu 
manjadi PR masyarakat/pemerintah.
 
Jaleh bana manfaat pohon beringin untuk pemeliharaan ekosistem di bumi yang 
sedang ditimpa kerusakan/sakit parah.
Ambo bakasimpulan niniak niniak awak zaman daulu tidak asal asalan memilih 
flora 
untuk dijadikan simbol budaya.
Indak sarupo kebijaksanaan penghijauan di masa lalu dengan menanam pohon pinus 
(budaya Barat) dipaksakan untuk jadi proyek penghijauan. Pohon ini tidak 
disenangi oleh burung, tapi sangat dibutuhkan pada tanggal 25 Desenber ini di 
jakarta. 

 
Nan problem untuk mengembangkan/melestarikan Beringin saat ini ialah hambatan 
politis dan keperyacayaan agama. 
 
Pohon beringin dijadikan lambang galeh politik oleh partai dan juga sejarah 
yang 
pernah melekat pada tumbuhan tsb. (sebagai tempat bermukimnya setan gendruwo) 
dan dengan demikian pendekatan budaya maupun agama diperlukan agar beringin 
tetap menjaga bumi kita ini.
 
btw, apakah pohon Kubang termasuk pohon keluarga beringin pula.

Salam
 
Abraham Ilyas lk. 65
www.nagari.org


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke