Pulanglah Nen, beko ajo jalang sekali sekali. Ajo pun sadang
mempersiapkan diri untuak pulang lo. Insya Allah basuo awak.

On 1/6/11, Roland Y. Mandailiang <[email protected]> wrote:
> Mak Zulkarnain,
>
> Semoga terealisasi apo2 nan telah mamak rencanakan.
>
> Kama pun jauah marantau, kok bisa mamiliah, tampek terakhir di dunia nan
> kito nio adolah tampek kito berasal..
>
> Kok bisa di "likes" mode di social2 networks tu, alah nakan likes email ko
> mah ^_^
>
> Keep fighting and inspiring the others Mak...
>
> Wassalam
>
>
> Roland Yulianto,
> Suku Mandailiang
> 26th, marantau di Jeddah
> Sent from RangMinang® smartphone powered by "do'a jo ikhtiar"
>
> -----Original Message-----
> From: Zulkarnain Kahar <[email protected]>
> Sender: [email protected]
> Date: Thu, 6 Jan 2011 11:20:08
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [...@ntau-net] Re: Batanyo ciek
>
> Pertanyaan telah menuai jawaban berbagai argumentasi telah bermunculan walau
> akhirnya kembali pada invidual masing masing untuk mematut matut. semua
> alasan
> adalah benar tak ada  jawaban yang salah karena hidup adalah soal pilihan
> terbaik
>
> Kalau saya lihat diri sendiri sepertinya ada dua hal mendasar yang
> disampaikan
> beberapa sanak RN.
>
> - culture shock (network, kemudahan )
> - harta Pusaka, kekeluargaan dan tanggung jawab
>
> Saya secara personal saya akan melihat apakah ini juga jadi kendala saya:
> - culture shock:
> Jawaban saya adalah "Tidak" karena perjalanan hidup telah merlatih diri saya
> untuk cepat beradaptasi dengan linkungan mulai dari yang paling extreem
> suhu
> minus 40C/F diujung Alaska sampai teriknya panasnya Afrika. Antara gulungan
> ombak setinggi rumah atau  kesendirian dibawah kolong jembatan dengan redup
> lampu lampu bongkaran. Sepinya kamar hotel bintang lima berbagai negara dan
> sunyinya memetik kopi didusun terpencil ogan komering hulu. Nikmatnya
> keramaian
> di time square di New York serta gundah nya hati mendengar suara klakson di
> Victoria Island Nigeria. Manisnya anggur negeri negeri eropah, Indahya
> melempar
> bumerang di Selatan Austarlia serta riuhnya kehidupan malam Las Vegas. Pada
> akhirnya saya harus menjawab sebuah pertanyaan pada diri saya sendiri : "Apa
> yang kau cari (Nen) Zulkarnain Kahar"
>
> - harta pusaka, kekeluargaan dan tanggung jawabPersepsi saya yang salah.
> Rumah
> tempat saya lahir, Ladang, sawah dan parak  yang pernah mengisi mulut saya
> untuk
> menghentikan tangisan ketika balita  kini terlantar tak ada kerabat keluarga
> terdekat (nan kanduang) yang mendiami atau yang mengurus dan ini akan hilang
> untuk selamanya. Diantara keraguan akan tanggung jawab atau menutup mata toh
> itu
> bukan hak milik saya kata sang  istri yang bukan berasal dari Minang dan
> anak
> anak yang juga lahir dan besar dirantau juga ikut protes. Mereka benar kalau
> kalau berbicara memakai logika, tapi kehidupan tidak mati dengan logika. Dan
> bukan pula matematika sederhana,  ia lebih rumit dari rumusnya si rambut
> kribo
> tak jadi.
>
> Hari hari saya berjalan dengan kebimbangan, kadang seolah terdengar kembali
> suara para almarhumah nenek nenek saya. "Dulu rumah ini dibangun oleh
> seorang
> mamak kami yang merantau  ke betawi, sayang rumah belum selesai tak  dia
> sudah
> meninggal"  dan sang mamak tak pernah melihat atau  tinggal dirumah yang
> dibiayainya. Sampai kedua nenek2 itu saya gendong ke liang kubur sang rumah
> itu
> tak pernah selesai bahkan makin lapuk hanya menunggu saat saat untuk bersatu
> dengan tanah. Mamak2 generasi berikutnya sibuk bertarung dengan kehidupan
> masing2 sampai akhir hayatnya.
>
> Kini yang tinggal hanya ada dua laki laki yang lahir dari rumah
> tersebut saya dan adik saya dan diapun sudah membangun kehidupan di rantau.
> Tidak ada saudara perempuan. Kalau boleh menyebut diri sendiri, saya adalah
> mamaknya sang rumah, parak, sawah dan ladang. Inilah dasar alasan saya
> pulang
> kekampuang di tahun 2006 menebus kembali tanah2 yang tergadai dan kini
> menyelesaikan rumah yang belum selesai. Membenahi  parak yang terlantar. Dan
> ini
> tidak mudah bila dilakukan dari balik bumi. Sebagai mamak angkatan diri
> sendiri,
>  saya sudah bertekad penuh selagi saya hidup saya akan menjadi satpam dan
> memastikan tidak satu incipun tanah akan terjual, tergadai atau hilang.
>
> Satu satunya perempuan yang lahir dirumah yang saya mamak-i sekarang selain
> ibu
> saya adalah  etek saya dari lain nenek yang juga sudah berkali kali saya
> bujuk
> untuk pulang dan menetap dirumah dan akan saya support penuh secara
> financial
> tapi beliau tidak pernah mau pulang dari rantaunya di Medan. Walau akhirnya
> saya
> harus membantu juga kehidupannya di rantau setiap bulannya karena ada rasa
> tanggung jawab. Kota Medan telah mamakan banyak korban keluarga kami. Tak
> ada
> yang mau lagi pulang kalau sudah minum air Simpang Limun.
>
> At the end of the day, I wanna go home to be a security guard. Semoga Allah
> SWT
> mengabulkan niat ku. Gengaman kuat tangan kedua nenek saya di saat saat
> akhir
> hayatnya yang tanpa kata kata kini seolah bermakna "I trust you".
>
>
>
> Wassalam, dan terima kasih semua... sampai ketemu di Maninjau  in 2015
>
> Zulkarnain Kahar
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
>   1. E-mail besar dari 200KB;
>   2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
>   3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
>

-- 
Sent from my mobile device

Wassalaamu'alaikum
Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta),
gelar Bagindo, suku Mandahiliang,
lahir 17 Agustus 1947.
Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau: Deli, Jakarta,
sekarang Sterling, Virginia-USA
------------------------------------------------------------
"menjadi bagian dari sapu lidi, akan lebih bermanfaat dari pada
menjadi sebatang lidi"

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke