Assalamulaikum WW

 

Dikampuang ambo di Canduang tapikno di Kubang Turak, ado "bok" nan dibuek
tentara APRI disawah nan tatinggi. Bantuakno adolah barupo benteng, nan
dikuliliangi dek timbunan tanah, dan ditangahno tampaik tingga tantara APRI
tu.

 

Dan dikampuang mbo ko indak ado tadanga wajib lapor para istri tu doh. Dek
apak mbo nan manjabat walijorong sabalun PRRI pai kalua pulo, dan baliak
(ditahan di Bukittinggi dek APPRI), saat parang masih bakacamuak. Dek ambo
masuak SR pas PRRI salasai, jadi saat itu masih anak2, Cuma alah tadangan
urang ilang dan ditembak disimpang jalan dek tukang info (spion).

 

Salam

Patiah

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Abraham Ilyas
Sent: Sunday, January 09, 2011 7:15 AM
To: [email protected]
Cc: Raja Ermansyah JAMIN; Dr Mochtar NAIM; Warni DARWIS
Subject: Re: [...@ntau-net] Catatan Wartawan Inggris Ketika Berkunjung ke
Perang PRRI

 

Pak Saaf sarato Dunsanak di palanta nan ambo hormati

Walaupun ambo indak mandapek pendidikan manulih sejarah, tapi ambo ingin
manulihkan kisah kisah peristiwa PRRI nan terjadi di nagari nagari Sumatera
Tengah th. 1958 - 1961 dalam bentuk kisah syair dengan tema "PRRI menang
dalam perjuangan, kalah dalam pertempuran".

Untuak itu ambo mengajak para mahasiswa menulis kisah tersebut dengan cerita
yang berasal dari nagari masing masing.

Ambo alah dikirimi beberapa naskah/konsep (di antaranya nagari
Manggopoh/Agam, Paninggahan/Solok) oleh mahasiswa yang perlu diedit kembali
(di sini tercampur antara bentuk syair dengan pantun !) bunyinya sbb:

Nasib pilu istri-istri orang PRRI
Wajib melapor sore hari
Tidur di bok pulang pagi
Tindakan penguasa terpaksa diamini

Walau mereka punya bayi
Tidak ada kata kecuali
Aturan harus diikuti
Hukuman sebagai istri orang PRRI

Perang banyak berisi kisah pilu
Air mata mengalir tanpa muara
Anak yang sedang kuat menyusu
Dipaksa berpisah dari dekapan ibunya

Ini aturan penguasa
Masyarakat tidak bisa mengelak
Ini adalah derita
Sebagai anak dari "pemberontak"

Begitu lah nasib anak-anak
Ibu di bok, ayah lari mengungsi
Dianggap sebagai benih sang pemberontak
Nasib miris harus dijalani

Kekerasan bukan cuma milik APRI
Ada juga oleh tentara gerilya PRRI
Dianggap pengkhianat berarti mati
Apalagi memperistri istri orang PRRI

Pertanyaan di sini tentang istilah di bok (dari "book" atau dari "box"),
apakah ini kebijakan pimpinan Apri ketika itu ?

Terima kasih dan salam

AI





-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke