Dinda Das nan piawai,
Sanak St Lembang, Andiko, eh Prof Emi (lah sato pulo),bang
sarato sanak nan babakat manulih,

Iyo rancak tu di pasokokkan jadi buku 'human interest' sajolah, Disalekkan
juo kepingan- kepingan sejarah no agar autentik'
Ambo raso banyak peminat. Bahkan 'penyunting' nya  gotong-royang sen awak
Narasumber  juga banyak al. Pak Syaf, MakNgah, Bundo Nismah....... ondeh
bajibun.

Ambo singkokkan saketek dari  'buku pasokokan' berjudul "Dari Revolusi
sampai Globalisasi- (Kisah diri para pelakunya menjembatani sejarah kegiatan
geologi dan pertambangan Indonesia) nan di susun oleh 12  penulis mulai dari
Pak Soetarjo Sigit, Pak Johannas (rang Tanjuang Bingkuang,Solok),
DR.M.Untung, DR.Rab Sukamto.dll .... manyalek pulo ambo ciek.
Dalam buku nan Penerbit PT Muria Baru, Jl,Palehan Tengah 35, Yogyakarta dng
Penyunting M.M.Purbo-Hadiwidjoyo, 2006, ambo kebagian 34 halaman A5 berjudul
'Tempaan Zaman Pancaroba PDRI dan PRRI Membangkitkan Wawasan Nusantara'-->
Salah satu sub-sub judulnya ialah 'Selingan PRRI sebagai Mimpi Buruk'

namanya kisah diri....... dimulailah kenangan sejak ketek, Tapi nan pasti,
iduik ambo ko marasai di kaja parang..... mulai zaman Japang di Lubuak
Aluang.... (lain pulo paiknyo ), lalu mangungsi jalan kaki ka KikTenggi
(agresi Belanda 1).........
Di Kiktenggi manompang di 'dunsanak' seorang PT (Polisi Tentara), di
seberang markas PT dekat simpang-3 ke Benteng 'Fort de Kock'...... tiok pagi
'tabek/ hormat' ka pak Hatta katiko jalan-pagi
alangkah senangnya Beliau mengusap kapalo awak seraya berucap kl
"rajin-rajin baraja, yo.... bia jadi urang'.

Kenangan nan tak talupokan,  Piring Makan kami sabana anti air, setiap di
basuah..... rarak, laruik dek air... karena terbuat dari tanak-liek bakar.
Sebagai anak ketek waktu itu bertanya-tanya dalam hati.....kemana saja
piring-makan  babungo salamo ko, kama nyo gramofon dengan lagu-lagu
keroncong, ???  ( alah gadang baru sadar..... betapa susahnya membawa badan
lari dari mortir ulando)

Kejadian nan 'menyenangkan' itu tak lama pula.    Lalu Ulando mamaso awak
pulo mangungsi..... ya jalan kaki lagi.... nun jauh ka Sasak-Talu, kampung
halaman ayah dan mak.

Tahun 1950, jadi kurang dari setahun..... kembali ke KikTenggi lagi.  Dari
Sasak, kami naik Biduak. Mendarat di Muaro Padang. Rasanya hanya semalam
saja pelayaran, kerena angin lagi baik-baiknya. Konon, kalau dapat badai,
bisa 2-3 malam di biduak nan tapaso barondok ka pulau nan basuo.

Kembali ke 'Selingan PRRI sebagai Mimpi Buruk',  Begini sedikit kutipannya:
Wakatu tu-- akhir 1957-- kami sadang basitungkik baraja  untuk menghadapi
ujian penghabisan SMP. Suasana panas makin terasa, dan puncaknya terjadi
pada tanggal 10 Februari 1958, ketika Letkol ACHMAD HUSEIN, selaku Ketua
Dewan Banteng mengultimatum Pemerintah Pusat agar daerah diberikan otonomi
seluas-luasnya.

Harapannya ketika itu mendapat bantuan,,,,,,,, tetapi kenyataan harus
berhadapan dengan Pemerintah Pusat..... yang justru ultimatum di balas
dengan pengerahan pasukan...... malahan secara besar-besaran. Bukan saja
Angkatan Darat, juga mengerahkan AL dan AU.  Tak lama setelah 'rapat akbar'
itu, semakin rami sajo awak liek ;tentara' latihan barih-babarih.  Itulah
anak sikolah nan masuk jadi TP (Tentara Pelajar). Kebanyakan anak SMA, STM
adakalanya anak ST nan gadang badannyo.

Pada suatu siang --selepas istirahat jam pelajaran terakhir-- ketika kami
mau masuk kelas lagi..... terdengar kapa tabang malayok bakulilang di udara
KikTenggi,..........mungkin kurang dari sejam berkeliling tu...... tadanga
kapa tabang manukiak....... dan menembakkan mitraliurnya dan menjatuhkan
bom. Rupanya sasaranyan adalah pemancar RRI untuk membungkam PRRI agar tidak
menyiarkan beritanya.

Kalang kabut lah kami. Semua berhamburan keluar kelas,,...... dan pulang.
Serangan udara itu membuat hati galau, rasa takut berbaur marah. Baa ka
indak, trauma akibat desingan peluru dan mortir serta deru pesawat tempur
yang agak teredam sejak 'cocor merah' Mustang Belanda sepuluh tahun
sebelumnya, menyeruak kembali. Was-was pun timbul, jangan-jangan  segala
penderitaan terulang lagi, dikejar-kejar dalam pengungsian, lapar, dahaga,
dan yang paling penting, pupusnya segala cita-cita, karena ketika itu ambo
sadang menghadapi ujian penghabisan SMP.1.

Serta meta sesampai di rumah, sesore-sore itu juga...... apa yang ambo
was-was tadi kejadian.... diputuskan mengungsi untuk ketiga kalinya..Malam
itu juga kami bertolak dengan berjalan kaki (LAGI) menuju ke Batutaba
sekitar 7-8 km di luar KikTenggi....


Kisah di pengungsian.... dan sekolah di SMP Darurat Pasir...... ada cerita
tersendiri.... yang sudah pasti Guru Bahasa Indonesia kami ,,,,,,,, seorang
ibu nan jelita...... Ibu Nurhuda...... betapa kecilnya duania ini.....
rupanya konco MakNgah dan Bundo Nismah nan basuo di dunia maya RN ko.
Alhamdulillah.... di RN basuo kasodono termasuk Das, Tan Lembang Alam, Riri,
Jepa, Prof Emi, pa Syaf, Uda Muhtar Naim ( senior kami sesama alumni SMP 1
nan seabad tu),;;;;;;; banyak lainnya tak terucapkan semuja,  dan  semuanya
pemikir dan penulis...... bukan main.
.......................................................................................................................................................................

.............................................................................
insyAllah di lanjut.....

( Rasonyo ultimatum itu disampaikan beliau  pada Rapat 'Akbar' di Lapangan
Ateh Ngarai.  Kami anak sikolah babarih ka lapangan tu, membawa Sangsaka
Merah Putih...... ya hepi hepei aja, maklum anak-anak ).  Malahan ketika
Beliau berpidato berapi-api membakar semangat........berucap kl " Bagi saya
perjuangan ini bukan untuk PANGKAT... bla bla..bla,,,,, seraya Tanda Pangkat
--2 Bintang dengan dasar Hitam-- dilepaskannya dari pundaknya, lalu
melemparkan,,,,,, mudah-mudahan saya tidak salah, mungkin ada juga yang
menyaksikan peristiwa itu).


Wassalam, dan maaf
ditulih manuruik ketukan 11 jari maa nan takana

Masru Siddik, 69+
di Bandung









atulih 2 P mohon maaf ambo

> Iolah kito taruihkan, beko samo2 kito pasokokan buek jadi buku
> Baa gak ti
> Wass
> DAN
>
> Sent from my BlackBerry®
> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> ------------------------------
> *From: * Muhammad Dafiq Saib <[email protected]>
> *Sender: * [email protected]
> *Date: *Tue, 1 Feb 2011 03:11:00 -0800 (PST)
> *To: *[email protected]<[email protected]>
> *ReplyTo: * [email protected]
> *Subject: *Re: [R@ntau-Net] cerita PPRI
>
> Assalaamu'alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu
>
> Angku Datuak Dasriel,
>
> Taruihanlah. Basamo-samo awak. Mungkin banyak juo pagunono untuak generasi
> sasudah awak nan indak mangarati jo kaadaan maso itu. Ado ciek..... Baa
> mangko konsisten bana tulisan PPRI bukan PRRI?
>
> Wassalamu'alaikum,
>
> Muhammad Dafiq Saib Sutan Lembang Alam
> Suku : Koto, Nagari asal : Koto Tuo - Balai Gurah, Bukit Tinggi
> Lahir : Zulqaidah 1370H,
> Jatibening - Bekasi
>
> *From:* Dasriel Noeha <[email protected]>
> *To:* [email protected]
> *Cc:*
> *Sent:* Tuesday, February 1, 2011 3:36 PM
> *Subject:* Re: [R@ntau-Net] cerita PPRI
>
> Da Mas, galilah memori maso jaman sisuak tu baliak, pasti da Mas punyo
> kenangan dari perjuangan kakak/mamak kito sewaktu ijok tuh,
>
> Beko dipasokokkan untuak buek buku dek RN,
>
> wass
>
> -
>
>
>  --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~<http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E>
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>
> --
> .
> * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain
> wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~<http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E>
> * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi;
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
> - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama &
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/
>

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke