Assalamu'alaikum wr.wb.

Kalau buliah ambo manyambuang  saketek, kiro2 kesimpulannyo satiok negara harus 
 bausaho BERDIKARI ( Berdiri dikaki sendiri ) alias MANDIRI semaksimal mungkin, 
supayo indak mudah dikendalikan negara asing sesuai dengan kepentingannya.  
Tapi baa caronyo malawan negara asing yang sudah berhasil mengendalikan 
dinia,apolagi kalau kito alah mambaco 24 Pasal Protokol Zionis Yahudi tautamo 
Psl pertamo jo kaduo, sarupo nan alah dipostingkan dipalanta awakko?

Wassalam,

Asmardi Arbi ( 69+,Tangsel ).   


From: Abraham Ilyas 
Sent: Saturday, February 05, 2011 4:19 AM
To: [email protected] 
Subject: Re: [R@ntau-Net] M Jusuf Kalla: Mesir; Pangan, Minyak, Revolusi


Tarimo kasih angku Darwin Bahar nan malewakan tulisan M JUSUF KALLA Wakil 
Presiden RI (2004-2009) di palanta iko.
Indak salah ambo mamiliah JK kutiko pilpres nan lalu maliek analisanyo (raso jo 
paresonyo) nan begitu cerdas.

Mungkin perbedaan antaro Mesir dengan Indonesia ado pado komposisi etnis yang 
dikaitkan dengan penguasaan ekonomi.

Karano disabuik urang Mesir bangga dengan masalalunyo, mako awak lai pulo 
bangga dengan masalalu (indak amuah manjua tanah jo air kpd asiang).

Dek karano tulisan iko panjang mako ambo cubo maambiak nan penting manuruik 
ambo:
Apa yang harus dipelajari?

Apa yang perlu dipelajari dari keadaan yang kacau di Mesir dan Tunisia agar 
jangan terjadi di Indonesia? 

Pendapatan per kapita Mesir hampir sama dengan Indonesia, yaitu 3.000 dollar 
Amerika Serikat (AS) per tahun.

1. Karena 40 persen kebutuhan pangan diimpor, Mesir sangat rentan pada gejolak 
harga pangan dunia.

Kalau Amerika Serikat dapat menutup anggaran dengan mencetak terus dollar AS 
dan menjual ke China, siapa yang mau membeli pound Mesir? Akibatnya, tahun 2010 
inflasi mencapai 13,4 persen dan berakibat terhadap menurunnya kemampuan 
keuangan negara untuk reformasi ekonomi.

2. Sekarang, dengan adanya media sosial, internet, dan SMS, tidak dibutuhkan 
lagi pemimpin besar dan tindakan merebut stasiun radio. Sebab, orang saling 
memimpin dan berhubungan langsung dengan waktu, detik. 

3. Pemimpin dicari kemudian, seperti ElBaradei di Mesir.

Semua itu dalam kerangka kebijakan ekonomi yang memihak pada produksi dalam 
negeri untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan serta lapangan 
kerja secara bersamaan, termasuk evaluasi subsidi yang tepat untuk pangan dan 
bahan bakar minyak.

salam

AI



-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke