Dunsanak di palanta khususnyo kmd. Serly Nofita Pertamo ambo ucapkan selamat bergabuang di palanta untuak uniang Serly Nofita, mudah mudahan akan banyak uniang lainnyo menyusul Serly.
Walaupun judul ota kito satantangan "bahasa/isyarat" oleh jari manis dalam kehidupan manusia nan dimunculkan oleh Prof Emi, tapi dek karano ota iko alah dibao ka pemahaman "raso jo pareso", nan marupokan dasar falsafah MK, mako ambo copaskan dari: http://www.members.tripod.com/raso_pareso/rusdi.html ditulis oleh Prof. DR. H. Rusdi Lamsudin, Guru besar neurologi, Fak. Kedokteran U.G.M. Tulisan ini pernah dimuat dalam kolom Hikmah hr. Republika 21-10-1994 dan dikutip dengan izin dari penulis artikel. *Otak Sebagai Saksi di Akhirat. * *Otak menguasai, mengendalikan, dan mencatat seluruh kegiatan manusia, seperti: gerakan seluruh bagian tubuh, pancaindera, perencanaan, peran intelektual tinggi (berbicara, belajar, menulis, membaca, dan berfikir). Setiap fungsi kegiatan tersebut mempunyai kawasan sendiri-sendiri. Setiap kegiatan yang dilakukan manusia meninggalkan bekas dalam sel otak. Bekas-bekas ini belum terungkap dengan jelas oleh ilmu pengetahuan. Bekas-bekas yang tersimpan dalam otak inilah yang menjadi proses intelektual tinggi manusia. Menarik untuk disimak hipotesis yang diajukan oleh Dr. Muhammad Ustman Najati (1982) dalam bukunya: “Al quran wa ilmu al nafs”, yang diterjemahkan oleh Ahmad Rofi’ Usmani (1985). Dia menyatakan bahwa kelak di akhirat, otak akan berperan sebagai saksi atas segala perbuatan manusia di dunia. Al quran telah menyatakan dengan jelas bahwa pendengaran, penglihatan, dan kulit/perasa (Q.S. 41: 19-21), lidah, tangan, dan kaki (Q.S. 24: 24 dan Q.S. 36: 65) akan menjadi saksi atas segala perbuatan kita di dunia. Oleh karena segala perbuatan kita tercatat dalam sel-sel otak, maka adalah mungkin bisa berbunyi dan menyatakan semua apa yang dicatatnya, seperti tape recorder atau compact disk. Allah-lah yang menjadikan semuanya itu, dan Allah-lah yang maha tahu bagaimana persaksian itu. Kita kaji firman-firman Allah (Q.S. 17: 13-14; Q.S. 39: 69; Q.S. 18: 49} bahwa ada satu kitab yang terbuka , buku perhitungan, kitab yang berisi tulisan segala perbuatan setiap manusia yang diperlihatkan kelak di akhirat. Kita tidak mengetahui apa bentuk kitab tersebut, Allah-lah yang maha tahu. Dengan hitungan trilliunan sel-sel syaraf, entah berapa juta gigabit dapat mencatat semua kegiatan manusia. Kalau dihamparkan lapisan-lapisan otak yang berlipat-lipat itu, diperkirakan luasnya sekitar 16 meter persegi. Apakah hamparan otak ini yang dikatakan Allah sebagai buku tersebut, Allah-lah yang maha tahu. Melihat fakta ini kita mestinya menjadi ingat dan sadar bahwa segala perbuatan kita yang baik, yang buruk akan tercatat, bahkan berupa niat saja tetap akan tercatat di sel-sel saraf otak tersebut.* ----------------------------------------------------------------------------- Kaitan antara fungsi Otak dengan Raso jo Pareso, ambo cubo interpretasikan sbb: (maaf untuak nan indak sapandapek dengan pantun iko) *CUKUPI GIZI Balita dan PELIHARALAH OTAK agar RASO PARESO BERFUNGSI Raso dan pareso dikelola otak Sebelah kiri dan sebelah kanan Makanya otak jangan dirusak Dengan kotoran bahan makanan Menurut ilmu Palang Merah Dalam darah bermukim nyawa Sari makanan pembentuk darah Kotor makanan, cemarlah jiwa Sering mabuk digotong pulang Itulah akibat perbuatan tolol Raso dan pareso telah hilang Karena otak diracuni alkohol Ibarat kotoran di kepala udang Perumpamaan otak orang yang sesat Narkoba dinikmati sambil berdendang Berbuat dosa terasa nikmat Otak kanan sedang rusak Seperti nasi keadaannya basi Pada manusia yang tidak bijak Tandanya raso belum berfungsi Seumpama emas bermutu suasa Itulah otak yang sudah tercemar Dialah orang tak punya rasa Tidak sopan, bicaranya kasar Karena di otak ada borok Raso dan pareso sedang kacau Senang berucap kata jorok Lawan bicara menjadi risau Agar keinginan tak hanya khayal Jagalah otak jangan binasa Raso pareso orang normal Adalah bekal sepanjang masa Jangan dianggap masalah remeh Ketika manusia disuruh memilih Amal salah atau amal saleh Fungsikan otak secara jernih Raso dan pareso jangan dirusak Dengan makanan mengandung najis Kendalikan diri dengan otak Jangan ikuti arahan iblis Hindari menu tak jelas asal Meski perut terasa lapar Periksa makanan apakah halal Ketika membeli dari pasar * Ada perbedaan mendasar antara falsafah Minang Kabau dengan falsafah Materialisme Barat. Ilmuwan Barat percaya, perasaan dikendalikan otak, sedangkan adagium Adat Minang menyebutkan *Raso (perasaan) yang harus dibawa naik ke otak (*ke bagian/arah atas*), *karena "raso" diturunkan berupa hidayah/petunjuk oleh yang Esa/nan Asa/nan Oso/yang Asal di dada seseorang/bagian tengah tubuh. "*Iman*" yang merupakan konsep/bahasa/terminologi agama Islam, secara dialektika adalah bagian dari "*raso*" (dari bahasa ibu). Iman tak pernah ada tanpa pe"rasa"an yang berpusat/diturunkan/hidayah di dada. Sedangkan pe"*rasa*"an tak akan diketahui tanpa kesadaran otak. Kesadaran otak akan menggerakkan pancaindera yang berhubungan dengan alam dunia ini Otak berada di bagian atas tubuh/kepala, sedangkan pancaindera berada di sebelah bawahnya kepala. Inilah nan disimpulkan oleh nenek moyang kito sebagai adagium: "*Raso dibao naiak, pareso dibao turun."* Abraham Ilyas lk. 65 www.nagari.org -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
