Terima kasih Sanak Ahmad Ridha. Tema konferensi internasional tersebut adalah 'tantangan dan peluang dalam merevitalisasi Islam'. 1). Perbedaan faham ttg Ahmadyah dicatat sebagai salah satu tantangan, tapi tidak diperdebatkan. Yang dicari adalah alternatif solusinya. Dalam hal ini ditawarkan antara lain: 1) kembali ke agama Islam; atau 2) menyatakan diri sbg agama tersendiri. Konferensi internasional dengan tema seperti tersebut di atas tentu tidak kompeten utk menyatakan Ahmadyah kafir atau tidak. Mungkin MUI lebih tepat utk maksud itu. 2). Sesuai dengan namanya, sembilan 'Islamic cultural spheres' adalah aspek kultural dari penghayatan ajaran Islam tersebut pada berbagai masyarakat Islam yg tersebar di seluruh dunia, yg tentu saja berbeda antara lingkungan budaya yang satu dgn lingkungan budaya yg lain. Secara eksplisit dinyatakan bahwa pada tataran iman, Islam itu satu. Namun tidak dapat dihindari bahwa dalam 'membumikannya' akan terdapat perbedaan nuansa, sesuai dengan perbedaan latar belakang sejarah, kebudayaan, serta karakter penduduk. Dalam lingkungan budaya Islam Indonesia misalnya - khususnya dlm budaya Jawa - ziarah kubur sudah merupakan adat kebiasaan, berbeda dgn lingkungan budaya Islam Arab yg melarangnya. Dengan demikian, identifikasi adanya sembilan lingkungan budaya Islam sejagat tersebut lebih merupakan 'statement of cultural facts', dan bukan 'legitimization of religious doctrines' seperti yang - mungkin - Sanak Ahmad Ridha duga. Sekiranya Sanak Ahmad Ridha masih tidak nyaman dengan pendapat para pembicara - seperti yg saya tangkap tersebut di atas - tetap terbuka peluang utk mendalami dan menyanggahnya lebih lanjut, secara konseptual, untuk disajikan secara menyeluruh kepada komunitas 'Forum Islamic Centre' sebagai penyelenggara. Sanggahan Sanak Ahmad Ridha akan menjadi masukan dan sumbangan fikiran alternatif dalam pembahasan tema kongres internasional ini. 'Perbedaan pendapat di kalangan umatku adalah rahmat', demikian kalau saya tidak salah Rasulullah pernah bersabda. Saya sendiri masih ingin belajar lebih dalam tentang tema yg tidak termasuk dalam disiplin ilmu yg saya tekuni ini. Wassalam, Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.
-----Original Message----- From: "[email protected]" <[email protected]> Date: Mon, 14 Feb 2011 00:46:41 To: Dr. Saafroedin BAHAR<[email protected]>; rantaunet rantaunet rantaunet<[email protected]> Cc: gebuminang pusat<[email protected]>; Prof. Dr Azyumardi AZRA<[email protected]>; Muhardi Rajab<[email protected]>; Shofwan Karim<[email protected]>; Mairul MZ<[email protected]>; Nurmatias Zakaria<[email protected]>; Armen Zulkarnain<[email protected]>; Mochtar Naim<[email protected]>; Farhan Muin DATUK BAGINDO<[email protected]>; Amri AZIZ<[email protected]>; Zulhendri CHANIAGO<[email protected]>; Roestam Hamsyar<[email protected]> Subject: RE: [R@ntau-Net] INTERATIONAL CONFERENCE ON THE REVITALIZATION OF ISLAM, 12 FEBRUARI 2011. Wa'alaykumus salaam warahmatullahi wabarakaatuh, Pak Saaf, kalau sampai masih diperdebatkan status kafirnya Ahmadiyah, jelas ada kesalahan konseptual di sebagian pembicara/peserta acara itu. Kemudian, kesalahan konseptual terlihat dengan pembagian Islam berdasarkan wilayah, Pak. Sangat aneh mengingat Allah Ta'aala hanya satu dan Rasulullah Shallallahu'alayhi wa Sallam diutus untuk seluruh manusia. Jadi aneh kalau ada perkara yang haram bagi muslim dari daerah A, tapi halal bagi muslim dari daerah B. Kok jadi seperti orang Kristen saja yang gerejanya beda-beda tiap daerah. Mohon maaf jika ada kata yang kurang berkenan. Allahu Ta'aala a'laam. --- Ahmad Ridha -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
