Pak Saaf Kalabiahanno antahlah selain mambanggaan nan saisuak, kalau kakurangan banyak.
Maukah kita menyadarinya dan berbuat? Ragu mbo, malah alah namuah urang bainisiatif, batulak jo mamababi buto. Apokoh akan tatap "wright or wrong kampuang awak juo? Salam Patiah -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Dr Saafroedin Bahar Sent: Sunday, June 12, 2011 6:34 AM To: Bahar, Darwin Subject: RE: [R@ntau-Net] Paradoks Ekonomi Islam di Ranah Minang Sanak Darwin, saya setuju dengan hasil penelitian ttg perbandingan ekonomi syariah di Yogyakarta dan di Sumatera Barat. Memang demikianlah kenyataannya. Masalah berikutnya : lantas apa kelebihan Sumatera Barat yang ber-ABS SBK, dengan Yogyakarta yang tidak ? -------Original Email------- Subject :[R@ntau-Net] Paradoks Ekonomi Islam di Ranah Minang >From :mailto:[email protected] Date :Sun Jun 12 00:29:32 Asia/Bangkok 2011 Saafroedin Bahar Taqdir di tangan Allah, nasib di tangan kita. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
