Jalan tengahnyo Mak "STOP EKSPANSI-MULAILAH INTENSIFIKASI". Iko ado saketek, buku pertama enam tahun lalu kutiko Palm Oil akan booming.
http://www.forestpeoples.org/sites/fpp/files/publication/2010/08/promisedlandeng.pdf Salam Andiko On Oct 1, 5:40 am, Ramadhanil pitopang <[email protected]> wrote: > Ass.ww. > > Perkebunan Sawit (palm oil plantations) skala besar dan rubber plantation iko > tamasuak nan marusak dan menghancurkan "Tropical Rain Forest" Indonesia yg > kaya dengan Biodiversity dan merupakan hutan tropis terbesar kedua di > dunia..bahkan Indonesian dikenal sebagai salah satu dari negara "the Mega > Biodiversity Countries" di dunia. > Kebun skala besar ini juga yang dituding menghancurkan keanekaragaman hayati > Indonesia, berapa banyak "germ plasm" and "biodiversity" kita yang hilang, > extincted, rare. Banjir, kekeringan, timbulnya hama dan penyakit baru, siklus > air terganggu, rotan habih, kayu habih, dll.. > Perkebunan sawit dituding sebagai salah satu penyebab kehancuran lingkungan > di indonesia dan secara global. > > Kalau indak memberikan keuntungan dan kesejahteraan pada masyarakat dan > pemerintah daerah, tentu sebaiknya ditinjau labiah lanjut ttg pembukaan > kebun sawit baru atau Di STOP sajo dari pado labiah banyak mudaratnyo.. > > sakitu dulu, > Ramadhanil Pitopang > > --- Pada Sab, 1/10/11, ajo duta <[email protected]> menulis: > ningakatan PAD. > > > > Permasalahan lain yang berkaitan dengan PAD, kata > > Abetnego, adalah > > > kewenangan perpajakan daerah yang sangat terbatas yang > > tercermin dari > > > rendahnya kontribusi PAD terhadap APBD yaitu rata-rata > > kurang dari 10%. > > > "Untuk itu, sebaiknya kepala daerah tidak menerbitkan > > izin baru kepada > > > perusahaan sawit skala besar," katanya. > > > > Namun, katanya lagi, pemerintah kabupaten dan provinsi > > harus lebih agresif > > > menuntut keadilan penerimaan keuntungan dari sektor > > sawit kepada pemerintah > > > pusat dan mendorong perkebunan kelapa sawit dikelola > > oleh rakyat secara > > > mandiri melalui kelompok tani karena akan meningkatkan > > ekonomi rakyat secara > > > langsung. > > > > Selain itu, katanya, perusahaan skala besar didorong > > untuk melakukan usaha > > > di sektor hilir yaitu pengolahan kelapa sawit dan CPO > > dan turunannya menjadi > > > lebih bernilai tambah. > > > > "Untuk meningkatkan PAD, perlu pengawasan yang lebih > > ketat dan kontinyu > > > kepada setiap perusahaan sawit skala besar dalam hal > > produksi dan > > > penjualannya," tegasnya. > > > > Wakil Ketua DPRD Sumut, Chaidir Ritonga ,mengatakan, > > sejauh ini pembagian > > > Dana Bagi Hasil (DBH) perkebunan khususnya perkebunan > > sawit memang dirasa > > > belum adil. "Untuk itu, hingga saat ini kami terus > > memperjuangkan DBH ini > > > sehingga pendapatan daerah lebih baik lagi," > > ungkapnya. > > > > Dorongan tersebut, katanya, dilakukan karena Sumut > > adalah salah satu daerah > > > yang memiliki kontribusi terbesar penghasil CPO > > di Indonesia. Hal ini yang > > > menjadi dasar agar Sumut bisa memperoleh DBH > > perkebunan. Karena, katanya, > > > selama ini banyak devisa yang disumbangkan oleh > > Sumut dari kegiatan ekspor > > > CPO secara rutin dalam jumlah yang banyak. > > > > Kemudian, katanya, berdasarkan hasil ekspor tersebut, > > pemerintah pusat > > > menarik Bea Keluar (BK) ekspor CPO yang jumlahnya > > diperkirakan sudah > > > mencapai Rp 60 triliun sejak BK yang dulu bernama > > Pungutan Ekspor (PE) > > > tersebut diberlakukan. (cw - 01) > > > >http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2011/09/29/57625/perkebunan... > > > #.ToXWEezQ2KE > > > > -- > > > . > > > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, > > dipublikasikan di tempat lain > > > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet > > >http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > > > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > > > =========================================================== > > > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > > > - DILARANG: > > > 1. E-mail besar dari 200KB; > > > 2. E-mail attachment, tawarkan di > > sini & kirim melalui jalur pribadi; > > > 3. One Liner. > > > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim > > biodata! Lihat di: > > >http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > > > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > > > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm > > melakukan reply > > > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply > > email lama & > > > mengganti subjeknya. > > > =========================================================== > > > Berhenti, bergabung kembali, mengubah > > konfigurasi/setting keanggotaan di: > > >http://groups.google.com/group/RantauNet/ > > > -- > > Sent from my mobile device > > > Wassalaamu'alaikum > > Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), > > suku Mandahiliang, > > lahir 17 Agustus 1947. > > nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. > > rantau Deli, Jakarta, kini Sterling, Virginia-USA > > ------------------------------------------------------------ > > > -- > > . > > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan > > di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta > > R@ntauNethttp://groups.google.com/group/RantauNet/~ > > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > > =========================================================== > > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > > - DILARANG: > > 1. E-mail besar dari 200KB; > > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim > > melalui jalur pribadi; > > 3. One Liner. > > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! > > Lihat di:http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 > > - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > > - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan > > reply > > - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply > > email lama & mengganti subjeknya. > > =========================================================== > > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting > > keanggotaan di:http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
