2011/11/8 Mochtar Naim <[email protected]>
> *Dalam Islam harato pusako tinggi sebagai harato basamo tu disepadankan > dengan harato wakaf, sahinggo ado harato wakaf kaum, suku, maupun nagari.* > Pak MN, apo lah ado kajian tentang harato pusako tinggi sabagai harato waqaf? Misalnyo, apo buliah harato waqaf digadai? Selain tu, apo buliah hasil dari tanah waqaf dikhususkan ke sebagian anggota keluarga? Dst. Tarimo kasih. -- Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim (l. 1400 H/1980 M) -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
