Karano dalam artikel tu tasabuik pulo diandiangkan jo Golden Gate Bridge,rancak 
lo dicaliak iko untuak pabandangan.
http://goldengatebridge.org/research/facts.php#LongestSuspSpan

https://www.google.com/search?q=golden+gate+bridge&hl=en&client=firefox-a&hs=ty7&rls=org.mozilla:en-US:official&prmd=imvns&tbm=isch&tbo=u&source=univ&sa=X&ei=UvHZTpH8OcXniAKE3J2_CQ&ved=0CDQQsAQ&biw=1012&bih=624

Dulu panah lo tadanga kaingianan [keangan-anganan?] mambuek Jambatan Ngarai 
antaro Bukittinggi jo Kotogadang.

-- MakNgah
--- In [email protected], "sjamsir_sjarif" <hambociek@...> wrote:
>
> Jadi tontonan:
> http://www.suarapembaruan.com/nasional/jembatan-roboh-kukar-jadi-tontonan-warga-kaltim/14378
> -- MakNgah
> --- In [email protected], zubir.amin@ wrote:
> >
> >    Sanak Mbo Darwin Chalidi n sanak2 palanta nn diRahmati Allah swt.
> > 
> >    Pertamo JB mohon izin ka sanak palanta karano satolo baciloteh re 
> > ambruknya Jembatan Mahakam nn agak jauh dari kapantingan ba Minang2. 
> >  
> >    Asa usua ambruknyo jambatan tu aghah nn alah dilewakan oleh para ahli 
> > konstruksi jambatan oleh sanak palanta ko,indak ka JB awai doh.
> > 
> >    Nan ka disampaikan di palanta ko adolah nn berkaitaan dengan 
> > "kepentingan Minang masa depan n kini" nn bakaitan jo jambatan basi nn lah 
> > ado kini n kemungkinan mambuek jambatan gantung dimaso nn akan datang.
> > 
> >    Kito kan lah samo tahu,jambatan nn ado kini di Sumbar kebanyakan buatan 
> > zaman Ulando n buatan PU tahun2 60an zaman RI.
> > 
> >    JB mempridiksi,tantu jambatan2 tu lah dipariso n diperbaiki oleh pihak 
> > PU level Prop,Kab n Kota.
> > 
> >     Berkaitan dengan rencana pembangunan jambatan gantung,ada baiknyo 
> > x,kito baraja ka teori n pengalaman Prof DR Ir Prio Subrobo MS,dari ITS 
> > Surabaya,setelah ybs memperhatikan secara langsung ambruknya jambatan 
> > gantung Mahakam.
> > 
> >   Thread nn disampaikan oleh sanak DC yang meneruskan buah pikiiran Prof PS 
> > dari ITS itu sebaiknya menjadi bahan masukan nn barago  baik bagi pembuat 
> > kebijaksanaan or pelaksana teknis dilapangan pembangunan jambatan gantung 
> > di Sumbar.
> > 
> >     Semoga semua jambatan2 nn ado di Sumbar tidak mengalami aghah jambatan 
> > gantung Mahakam itu.
> >     
> >     Selamat melaksanakan Sholaat Jum'at,semoga sholat berjamaah kita ini 
> > mendapat tempat nn layak disisiNya.Aaamiin 3x.
> > 
> >    H.Zubir Amin,72thn,sadang manuju ka Musajik dakek rumah.Allahu Akbar 
> > walillahilhamd.
> > Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
> > 
> > -----Original Message-----
> > From: Darwin Chalidi <dchalidi@>
> > Sender: [email protected]
> > Date: Fri, 2 Dec 2011 06:47:51 
> > To: Rantau Net<[email protected]>
> > Reply-To: [email protected]
> > Subject: [R@ntau-Net] Pelajaran Runtuhnya Jembatan Gantung Mahakam
> > 
> > Probo: Penyebabnya Bukan Ditubruk Kapal
> > 01 Desember 2011 10:47:49
> > Guru Besar Teknik Sipil ITS, Prof Ir Priyo Suprobo MS PhD baru saja kembali
> > dari perjalanannya meninjau lokasi ambruknya jembatan Kutai Kartanegara,
> > Rabu (30/11). Kepada awak media, Probo pun mengemukakan hipotesa awal
> > terkait penyebab robohnya jembatan berusia 10 tahun itu.
> > *Kampus ITS, ITS Online* - Jembatan yang menghubungkan Tenggarong Kota dan
> > Tenggarong Seberang itu dikabarkan roboh pada Sabtu (26/11). Musibah yang
> > menelan sejumlah korban jiwa ini pun menarik perhatian Probo untuk
> > melakukan rekayasa forensik guna mengetahui penyebab ambruknya jembatan.
> > 
> > ''Berdasarkan kondisi di lapangan dan keterangan para saksi di lokasi
> > kejadian, saat ini saya sudah memiliki hipotesa awal terkait penyebab
> > jatuhnya jembatan,'' ujar Probo kepada para wartawan. Namun mantan rektor
> > ITS itu mengatakan bahwa hipotesa ini masih perlu analisa lebih lanjut.
> > 
> > Selama 10 tahun beroperasi, jembatan sepanjang 710 meter itu dikabarkan
> > pernah tertubruk kapal tongkang pada 2006 silam. Santer dikabarkan, hal
> > itulah yang memicu kerusakan dan berujung pada ambruknya jembatan. Tapi
> > Probo yang sudah mengunjungi lokasi kejadian secara tegas mematahkan
> > pendapat itu.
> > 
> > ''Bukan pernah ditubruk kapal yang menyebabkan jembatan ambruk,'' tegas
> > Probo. Menurutnya, jembatan tersebut ambruk disebabkan oleh aktivitas
> > perbaikan yang sedang dilakukan terhadap jembatan. Saat itu, pada jembatan
> > memang sedang dilakukan penaikkan lantai kendaraan yang sebelumnya
> > mengalami penurunan hingga 72 cm.
> > 
> > Penaikan lantai kendaraan itu dilakukan dengan dongkrak yang berdiri di
> > atas landasan yang bertumpu langsung pada kawat-kawat penggantung. Hal itu
> > menurut Probo menimbulkan gaya-gaya yang menyebabkan beban berlebihan pada
> > kawat. Lebih dari itu, fakta bahwa arus kendaraan yang tidak ditutup selama
> > proses penaikan memungkinkan timbulnya beban kejut.
> > 
> > Probo pun menyampaikan berbagai temuan yang memperkuat hipotesanya. ''Tidak
> > ada kawat yang putus, justru patahannya terjadi pada pin yang terdapat di
> > klem-klem di bagian atas kawat penggantung,'' ujarnya. Probo menjelaskan
> > hal itu disebabkan beban yang timbul oleh aktivitas dongkrak yang bertumpu
> > pada kawat penggantung.
> > 
> > ''Tapi saya harus mencocokkan apa betul hipotesa saya ini dengan bangkai
> > badan jembatan yang saat ini masih belum diangkat,'' aku dosen Jurusan
> > Teknik Sipil itu. Ia mengatakan berangkat dari hipotesa awal ini,
> > selanjutnya akan dilakukan analisa dengan model komputasi dan pengujian
> > material jembatan di laboratorium.
> > 
> > Soal waktu terselesaikannya proses forensik ini, Probo mengatakan
> > tergantung jalannya proses evakuasi dan administrasi. ''Bisa cepat, bisa
> > lambat, karena untuk menggunakan barang bukti kita juga harus meminta ijin
> > kepolisian,'' katanya.
> > 
> > Pada kesempatan itu Probo pula menyampaikan salah satu pelajaran penting
> > dari kejadian ini. Ia menilai bahwa selama ini pemeliharaan bangunan di
> > Indonesia masih dianggap tidak terlalu penting. ''Pemeliharan sesungguhnya
> > tidak lebih mudah dari proses perancangan dan pembangunannya,'' pungkasnya.
> > (ald/fi)
>


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/

Kirim email ke