Mak Darwin Bahar yang ambo hormati.... Dalam konteks kini...subananya bara kebutuhan panjang jalan raya disumatera barat baik jalan oto, maupun kereta api nan ideal sahinggo rakayaiknyo akan meningkek kesejahteraannyo secara ekonomi?
Jawaban Pertanyaan iko tantu akan bisa menjadi alasan kekhawatiran kito basamo. (Uraian Mak DB dibawah indak secara tegas manjalehan baa bana hubungan pembangunan jalan raya jo peluang peningkatan ekonomi masyarakaik sumatera barat dalam konteks kekinian bahkan ke depan). Rahyussalim berbagi meringankan derita bangsa -----Original Message----- From: "Darwin Bahar" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 7 Feb 2012 03:31:31 To: Palanta Rantaunet<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [R@ntau-Net] RE: Meneg BUMN Bangun Tol Sumbar - Dibangun dan Dik Pembangunan Jalan Tol Demi Kepentingan Produsen Mobil? Nakan Kurnia Chalik, Angku Abraham Ilyas sarato Sanak Sa Palanta Nan Ambo hormati Sato saya sakaki 1. IMHO, prasarana transportasi seperti jalan tol, jalan raya biasa dan rel kereta api dibangun guna kelancaran pergerakan orang dan barang. Artinya prasarana yang ada sudah tidak mampu lagi menampung kendaraan pengangkut barang dan orang sehingga dapat memacetkan perekonomian negara/daerah. Pilihan bagi pemerintah adalah prasarana dengan biaya finansial dan biaya ekonomi yang paling rendah, dengan benefit ekonomi yang paling tinggi (hal ini dibahas dalam social cost benefit analysis/economic analysis yang umumnya diharuskan ada dalam studi-studi kelayakan proyek infrastruktur). Menyimak kasus Indonesia, kenaikan tajam penjualan mobil dan speda motor dalam dua tahun terakhir ini,disebabkan oleh dua faktor utama: (1) meningkatnya presentase golongan ekonomi menengah atas; (2) harga BBM yang rendah dan stabil karena demi pencitraan, sampai saat ini masih disubsidi oleh APBN 'at all cost' 2. Berdasarkan hal tersebut di atas, sangat sulit mencari relasi positif 'by design' antara negara/produsen mobil dengan pembangunan jalan tol. Apalagi produk-produk produsen mobil besar tersebut sudah banyak yang dirakit di negara-negara pengguna, artinya memberi lapangan kerja dan pajak bagi negara yang bersangkutan. Apalagi jika suatu saat nanti mobnas hasil karya bangsa, dengan kandungan lokal yang tinggi, secara teknis dan ekonomis sudah dapat diproduksi secara masal. Malahan yang lebih masuk akal produsen sarana kereta api seperti Jepang, Korea Selatan dan Cina sangat bersuka cita dengan adanya pembangunan jaringan rel KA baru di Indonesia, karena akan merupakan peluang bagi penjualan produk-produk mereka yang sebagian besar belum bisa diproduksi oleh PT INKA (CMIIW). Dalam kasus ini negara produsen tidak akan ragu-ragu memberikan kredit ekspor kepada Indonesia guna membeli produk-produk negara mereka. Apakah pembangunan jalan tol di Indonesia didanai dengan pinjaman dari negara-negara produksi mobil? Pada awalnya seperti jalan tol jagorawi, jalan tol lingkar dalam Jakarta mungkin saja, saya tidak tahu persis. Tetapi perhitungannya adalah bisnis. Dan saya sangat yakin, pinjam ke siapapun, seluruh pinjaman tersebut berikut bunganya sudah dibayar lunas oleh PT Jasa Marga. Sedangkan pembangunan jalan tol belakang ini termasuk jalan tol Cipularang dibiayai dengan ekuitas dan pinjaman korporasi ke bank-bank komersial. Idem ditto dengan jalan-jalan tol yang dibangun investor swasta. 3. Dalam kasus Sumatra Barat, anehkan jika Meneg BUMN menugaskan PT Jasa Marga yang berada di bawah koordinasinya--dengan persetujuan Menteri Keuangan yang mewakili pemerintah sebagai pemegang saham di BUMN tersebut tentu saja--untuk membangun Jalan Tol Padang - Pekanbaru berdasarkan usul Gubernur? Tentu saja tidak. Sejak diberlakukannya UU tentang desentralisasi dan otonomi daerah dalam tahun 2001, urusan perhubungan dan kepekerjaan-umuman termasuk urusan Pemerintah Pusat yang diserahkan kepada Pemerintah Daerah. Oleh sebab itu, Kanwil di tingkat provinsi dan insitusi di bawahnya di tingkat kabupaten/kota dari kementrian-kementrian tersebut dihapus. Memang masih ada Balai Besar, Balai dan Satker, tetapi mempunyai fungsi yang berbeda. Bahwa persetujuan Kemen-PU yang menyangkut aspek teknis, itu tentunya diperlukan. Dengan kata lain, Kemen-PU dan Kemenhub, tidak dalam posisi untuk membuat perencanaan jalan raya dengan pendekatan 'top-down'. Karena itu Walikota Surabaya Rismaharini menolak mati-matian rencana untuk membangun jalan tol sepanjang 23, 8 kilometer senilai Rp8 triliun, walaupun sudah disetujui pemerintah pusat dan didukung DPRD kota tersebut, karena sudah tidak sesuai lagi dengan tata ruang Kota Surabaya dan dianggap tidak akan menyelesaikan kemacetan di Surabaya, justru di masa depan akan memperparah kemacetan (BBCindonesia.com - detiknews, 31/01/2011). Hal serupa tapi tidak sama terjadi terjadi di Kalimantan Tengah. Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang dan Wakil Gubernur Kalteng Achmad Diran menolak keras rencana pembangunan rel kereta api dari Kalteng ke Kalimantan Timur. Jika pemerintah pusat tetap meloloskan rencana investor asal Rusia itu, Teras dan Diran menyatakan siap mundur dari jabatannya sebagai Gubernur dan dan Wagub Kalteng (Kompas 04/08/2011) 4. MPKAS adalah organisasi masyarakat sipil yang sudah menghasilkan karya nyata yang mungkin belum ada presedennya di provinsi lain. Karya nyata MPKAS tentu saja masih diperlukan untuk membantu Pemprov Sumatra Barat menghidupkan perkeretaapian di ranah yang sekarang sedang mati suri. Akan tetapi MPKAS perlu sering-sering memantau apa yang terjadi di ranah, supaya tidak keliru membaca dan menyimpulkan problem transportasi yang sedang dihadapi Pemprov dalam meningkatkan perekonomian daerah. Sekarang ataupun nanti, pembukaan kembali jalur KA Padang-Padangpanjang-Solok-Sawahlunto-Tanjung Ampalu bukan alternatif Jalan Tol Padang - Pekanbaru, sebagai sarana pemasaran produk-produk pertanian, peternakan dan perikanan,. Tetapi saling melengkapi. Menganggap bahwa dengan menerima pembangunan Jalan Tol Padang - Pekanbaru ini pejabat di daerah, dalam hal ini Gubernur, para Bupati dan Walikota serta aparatnya sebagai pro "kepentingan Pengusaha, daripada pro kepentingan rakyat jelata"--IMHO--sangat berlebihan. Wallahualam bissawab Mhon maaf, Wassalam, HDB St Bandaro Kayo (L, 68+), asal Padangpanjang, tinggal di Depok Alam Takambang Jadi Guru ======= Re: [R@ntau-Net] RE: Meneg BUMN Bangun Tol Sumbar - Dibangun dan Dik Posted by: "Abraham Ilyas" [email protected] Sat Feb 4, 2012 5:50 am (PST) .....*...kalau kita kaji2 betul,inti persoalan utamanya sebetulnya tidak jauh dari tabiat pejabat2 kita yang sangat suka "berhutang", sekalipun anggaran APBN kita sebetulnya boleh jadi sangat sanggup untuk membiayai proyek2 sarana dan prasarana itu. .........negara2 produsen mobil,seperti Jepang contohnya,mereka akan enang betul meminjamkan uangnya untuk membangun jalan tol. Karena mereka tahu betul,akhirnya yang akan untung mereka2 juga, Negara produsen mobil juga.Karena mobil2 produksi mereka akan dengan mudah menembus dan dijual di pasaran Indonesia,karena kapasitas jalan sudah bertambah.Sehingga uangnya akan kembali kepada mereka lagi.* "Kenapa pejabat2 kita mau ya menjadikan bangsanya menjadi objek penderita begini ya?"* ---------------------------------------------------------- Angku Kurnia Chalik sarato dunsanak di palanta yang ambo hormati. -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
