Pak Bambang ysh,

Kalau nggak keberatan, mohon Pak Bambang bisa
menceritakan tentang kejadian yang luar biasa yang
telah terjadi di dalam perjalanan Keraton Ngyogyakarta
Hadiningrat yang Pak Bambang maksud. Semoga hal itu
bisa menambah kearifan kita dalam menilai sesuatu
seperti kearifan HBX dalam mengeluarkan pernyataannya
yang mengagetkan warga Yogya.

Secara pribadi, kebesaran jiwa HBX memberikan harapan
kepada saya tentang lembaga 'komisaris' dalam
demokrasi pemerintahan propinsi di Indonesia,
khususnya Propinsi Yogyakarta yang sangat kental
dengan sejarah dan budayanya yang spesifik.

Harapan saya adalah seandainya Sultan yang dibantu
oleh jajaran lembaga Juru Martani bisa menjadi 'wali
amanah' atau 'komisaris' di Propinsi Yogya, kemudian
bisa lebih memberikan jaminan kelanggengan
kebijakan-kebijakan pembangunan strategis yang
bersifat jangka panjang.

Maklum, dengan masa bakti yang 5 tahun ditambah dengan
kondisi sumber daya kita yang terbatas serta
pergulatan partai politik yang belum bisa bekerja sama
untuk kepentingan masyarakat umum (karena menurut saya
saat ini jajaran partai politik lebih mengedepankan
kepentingan pribadi dan kelompoknya), maka
kepentingan-kepentingan jangka panjang sering tidak
terjaga keberlanjutannya. 

Contohnya, banyak berita dan laporan yang
memperlihatkan bahwa kekayaan alam dan budaya kita
(bahkan) semakin rusak setelah kita memasuki era
demokrasi, desentralisasi dan otonomi daerah. DPRD pun
kelihatannya tidak mampu menjaga
kepentingan-kepentingan jangka panjang seperti itu.

Persoalan berikutnya adalah, apabila Sultan beserta
jajaran Juru Martani yang membantunya bisa menjadi
'wali amanah' atau 'komisaris' maka khusus untuk
jajaran Juru Martani adalah bagaimana pemilihan dan
seberapa lama masa baktinya, juga kewenangan apa saja
yang perlu dimilikinya. Semoga tidak tumpang tindih
dengan kewenangan dari lembaga lain seperti DPRD yang
pada beberapa hal, saat ini, sering terlihat tumpang
tindih dengan lembaga Bawasda.

Mungkin sekian dulu Pak Bambang. Mohon maaf apabila
ada yang lancang.

Salam hangat selalu

Fadjar FHM
Teknik PWK Undip


--- "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:

> 
> Mas Fadjar ysh,
> 
> Tentang pernyataan mas Fadjar yang :
> 
> Tapi apakah bisa UU keistimewaan Yogyakarta
> diamandemen dengan memasukkan unsur Sultan dan
> jajaran
> kultural sebagai wali amanah Propinsi (Nagari)
> Ngayogyakarta Hadiningrat.
> 
> 
> Saya ingin menyampaikan tanggapan sebagai berikut :
> 
> 
> Ada sebuah kejadian yang sangat luar biasa telah
> terjadi di perjalanan kraton Ngayogyakarta
> Hadiningrat, sehingga HBX membuat pernyataan
> tersebut. 
> 
> Saya yakin bahwa bentuk pemerintahan yang ada di
> Yogyakarta nanti adalah bahwa hubungan antara
> pemerintahan dengan kraton adalah ibaratkan direksi
> sebuah perusahaan dengan komisarisnya. Itu mungkin
> "sanepa"yang ingin saya sampaikan. 
> 
> Mungkin demikian dahulu untuk sementara saya
> sampaikan.
> 
> Salam dari jogja
> 
> bambang sp


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke