Wa alaikum salam wr. wb.,
Saudaraku Pak Bambang Priyo, dan rekan-rekan milis ysh, *** KEMUDAHAN UNTUK MELAKUKAN KKN BAGI SEORANG ANDRI Saya akui bahwa saya sebenarnya - menurut banyak pihak - dalam posisi yang "sangat bagus" apabila ingin ber-Kura-Kura Ninja di Sumatera Utara maupun Pusat. Salah satu contohnya adalah karena ysh Bapak Erry Nuradi yang menjabat Bupati Serdang Bedagai, Sumatera Utara, adalah adik kandung dari Mama saya. Ini website Sergai: http://www.serdangbedagaikab.go.id/ Sedikit cerita, saya adalah lulusan S2 bidang Sains Komputer, dari The University of New South Wales, Australia, dan tahun 2005 saya merugi dalam bisnis dan berhutang kira-kira 250 juta. :-( Sangat berat bagi saya dan istri. Dan juga sangat membebani orang tua saya yang sudah mendekati masa pensiun sebagai guru besar di Universitas Sumatera Utara. Pak Erry kasihan melihat kondisi depresif keluarga kami. Dan melihat saya mempunyai pengalaman mengembangkan website dan juga mempunyai kredensial ilmu sains komputer, saya diminta beliau untuk mengerjakan proyek "Website Kabupaten Sergai" yang nilainya < 50 juta, yang dengan sendirinya - saya tidak begitu mengerti peraturannya - tidak perlu tender. *** PILIHAN ANDRI Saya memilih untuk berbisnis yang lain saja - saya kuatir nanti penilaian masyarakat terhadap keluarga saya. Walaupun itu bisa saya kerjakan karena saya seorang profesional dalam bidang komputer & IT. Saya pun menjadi pemasok makanan untuk para buruh yang sedang membangun suatu bangunan berlantai lebih dari tujuh di Medan. Alhamdulillah, dengan bisnis ini - dan kegiatan lainnya, termasuk menulis di surat kabar dll. - yang awalnya tidak menjanjikan dan relatif tertatih-tatih - utang saya tahun 2006 menjadi nol. Dan tahun 2007, saya bisa aktif lagi di berbagai milis untuk "memaksakan kehendak memberantas korupsi" dengan prinsip 3M (mulai dari diri sendiri & keluarga, mulai dari yang terkecil, dan mulai sekarang juga. Karena saya sudah punya bisnis sampingan yang insya Allah tidak berhubungan dengan keluarga saya manapun yang menjabat. Dan insya Allah, istiqamah. Yang bahasa Indonesia-nya: konsisten. *** ALLAH SELALU MEMBERIKAN REZEKI HALAL BAGI HAMBA-NYA Idealisme dan konsistensi adalah suatu entitas, bila tidak tidak, maka ia cenderung berbau kemunafikan. Segala puji bagi Allah swt yang tidak pernah wanprestasi dengan janji-Nya untuk memberikan rezeki kepada ciptaan-ciptaan-Nya yang memang ia maksudkan untuk masuk ke dalam surga - sebagai bukti dalam Islam, bila bayi meninggal, ia masuk surga. Dan orang tuanya yang sabar pun, insya Allah akan digantikan yang anak lebih baik lagi - dan juga masuk surga. Ini sudah janji-Nya. Janji siapa yang harus kita percayai kecuali janji-Nya? Dan memang mudah untuk berbicara pemberantasan korupsi, karena - insya Allah, bersarkan fakta dan testimoni banyak pihak di Sumatera utara - keluarga kami adalah profesional: dokter, insinyur, pengusaha, dll. yang tidak berhubungan "kerja" dengan keluarga kami yang lain yang menjabat di Sumatera Utara maupun Pusat. *** SALAM HORMAT, DOA, DAN MAAF BAGI PARA PEMIMPIN KAMI DI SUMATERA UTARA Saya menaruh hormat kepada dua pemimpin kami di Sumatera Utara, yaitu alm Mantan Gubsu E.W.P. Tambunan dan Mantan Gubsu Tengku Rizal Nurdin yang sangat anti KKN walaupun kadang-kadang "tertindas" oleh oknum anak buah sendiri. Untuk Paman kandungku tercinta, Tengku Rizal Nurdin, semoga akhlak yang telah engkau contohkan kepadaku sejak engkau menjadi mentorku mulai kuliah di ITB tahun 1993 menjadi pintu pembuka maaf dari Allah swt. setelah engkau syahid dalam kecelakaan pesawat Mandala, 5 September 2005 yang lalu. Saya mohon maaf kepadamu, karena saya masih terlalu miskin untuk bisa membantu anakmu, Tengku Armilla Madiana, S.H., sepupu kandungku, yang sekarang membuka bordiran kecil-kecilan di rumah mertuanya di Jakarta, karena engkau hanya "mewariskan" asuransi kecelakaan pesawat. Bukan kebun sawit. Wassalamu, Andri "Bias-Bias Cak Andri" http://mandrib.kuyasipil.net/ http://mandrib.multiply.com/ [EMAIL PROTECTED] wrote: > > > Assalamualaikum wr wb. > > Saudara saya Harya Setiyaka dan Mohammad Andri Budiman yang dimuliakan > Allah, > > Rekan2 milister yang saya cintai dan saya sangat kagumi. > > Juga rekan moderator yg saya hormati. > > > > Saya kagum dengan posting akhir2 ini khususnya yang di post oleh Cak > Andri yang sangat luar biasa. Dengan sangat menggebu-gebu Cak Andri > mencoba mengupas tentang semangat anti korupsi. Subhanallah. Kalau di > Indonesia ada 1000 orang saja seperti cak Andri, Indonesia akan cepat > terangkat dari keterpurukan ini. > > Yang menjadi perhatian saya bukan masalah anti korupsi atau tidak anti > korupsi. Yang saya hendak soroti adalah adab kita bagaimana kita bicara > dengan menuding. Saya hanya mengajak rekan2 milister untuk tidak membuat > pernyataan-pernyataan dengan nada yang garang. Untuk rekan2 yang > kebetulan seiman marilah kita meniru bagaimana rasulullah menyampaikan > pendapat. Mohon maaf kepada rekan-rekan milister lainnya. Rasulullah > tegas dalam kebenaran tanpa harus garang dan menantang. Ingatlah pada > saat rasulullah dilempari batu, justru dengan lembut beliau menyeka > darah yang keluar dari kepalanya dan dengan lembut mengatakan : saya > kasihan karena orang itu tidak tahu... subhanallah.. justru didoakan. > Jadi saya mohon kiranya di milist ini bagi rekan2 yang mengaku memegang > Islam sebagai pegangan hidup, tolong ikuti perilaku rasul. > > Hal yang kedua yang saya mohon untuk tidak diungkap disini adalah > tentang pemahaman saya benar anda salah. Semoga saya tidak menjadi orang > yang dzolim. Mungkin kita bisa melihat salah satu kisah kejadian 40 hari > sebelum rasulullah wafat. Rasulullah akan mewariskan tongkatnya dan > surbannya kepada orang yang akan dipilih oleh Allah. Hasilnya yang > mendapat justru orang yang shalatnya belang blentong dan nilai > keislamannya menurut pandangan manusia rendah. Waktu ditanya, rasulullah > hanya menjawab ... yang berhak menilai manusia bukan manusia tetapi > Allah semata. Karena innamal amalu bil niat. Semua perbuatan dinilai > dari sisi niat. > > Yang terakhir untruk rekan-rekan marilah kita sangat memahami pernyataan > Allah lakum dinukum waliyadien. Subhanallah... betapa Tuhan telah > memberikan kita sebuah panduan untuk tidak menuding kepada kelompok > lain. Kebetulan di milist ini ada saudara-saudara kita yang mempunyai > kepercayaan lain. Jadi marilah kitapun menjaga agar kita benar-benar > mengemban amanat dalam kitab suci Al Qur'an ... bahwa ciptakanlah > rahmatan lil alamien (jadilah kita sebagai rahmat bagi alam ini) ... > bukan kebencian. Rasulullah (disadur bebas untuk kepentingan milist) > :"bersyiarlah kamu dengan suara yang lembut dan menyenangkan, karena > engkau membawa berita yang menggembirakan tentang bagaimana menjadi umat > yang selamat". > > Bagi moderator, kelihatannya kita perlu punya pojok khusus untuk bicara > bicara tentang masalah aqidah namun tetap dalam perspektif perencana. > Saya dulu bersama 20 orang teman2 dari Indiana, Wisonsin, Illinois, > Wales-Inggris, Kanada bersepakat untuk membuat sebuah jaringan > komunikasi antar mahasiswa di LN yang membahas tentang agama dan sangat > terbuka ... waktu itu namanya Islamic Network atau disingkat Isnet. > Mungkin seperti hal tersebut bisa dilakukan disini. > > Wah saya mohon maaf kalau sangat menggurui teman-teman dan mohon maaf > bagi yang tidak berkenan dengan posting saya. Saya masih sangat terbatas > dalam segi igama. > > Salam rahmatan lil alamien. > > bambang sp > > -- BismilLahirRahmanirRahim Assalamu'alaikum wa rahmatulLahi wa barakatuh, Allahu a'lam La haula wa la quwwata illa bilLah Wassalamu'alaikum wa rahmatulLahi wa barakatuh, Mohammad Andri Budiman SI 93 "Bias-Bias Cak Andri" http://mandrib.kuyasipil.net/ http://mandrib.multiply.com/

