Setuju,….. 

Tempat biasa? After working hour?

 

Best regards,

 

Benedictus Dwiagus S.

HYPERLINK "http://bdwiagus.blogspot.com"bdwiagus.blogspot.com 

 

Planning: Much works remain to be done before we can announce our total
failure to make any progress ,...

 

 

   _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of Elkana Catur Hardiansah
Sent: 04 March 2008 09:19
To: [email protected]
Subject: Re: [referensi] Ibukota dan counter magnet

 

Kayanya dengan pendapat yang bvegitu beragam.. akan bagus untuk kita obrolin
dalam bentuk kopi2 darat nih...
Topiknya " Ibukota Indonesia : jakarta vs Non-Jakarta"..hasil diskusi ini
kayanya bisa jadi input yang bagus untuk kita bagi-bagi dengan orang-orang
lain,,,
Bagaimana rekan-rekan?-??

-catur-

2008/3/3 hengky abiyoso <HYPERLINK
"mailto:[EMAIL PROTECTED]"[EMAIL PROTECTED]>:

Kang Deden dan milisters ysh,

 

Ya... diskusi tentang ibukota dan countermagnet sepertinya telah lewat
hampir sebulan  y.l. ....sampai hampir lupa...hehe.-.

Tapi hanya untuk mengingatnya saja kembali ... untuk yang 'pro pemindahan
ibukota'.... pak Ekadj telah menginventorinya  dengan hasil sbb :

 

On 15/02/2008 Ekadj wrote :

 

......... dan izinkan saya memasukkannya ke dalam list alternatif, yang
telah saya coba susun sebagai berikut :

1 Ibukota di Jakarta (Pak Eko BK [pelajar], …)

2 Ibukota di Palangkaraya atau Pontianak (Bung Karno [presiden],. ..
[Menteri PU era Orla])

3 Ibukota di Jonggol (Pak Harto [presiden])

4 Ibukota di perbatasan Sumsel-Lampung, 20an km arah timur Pematang Panggang
(ekadj [pengelana])

5 Ibukota di seputaran Gunung Muria (ekadj [pengelana])

6 Ibukota di koridor Yogya-Solo (Bambang SP [budayawan])

7 Ibukota di Provinsi Kalsel atau Sulsel (Djarot P [pendidik])

8 Ibukota di tepi Sungai Barito (ekadj [pengelana])

9 Ibukota di Tangerang (Suryono Herlambang [pendidik])

 

*** waktu itu pak Eka lupa menambahkan satu lagi :

10..... Ibukota di Kalimantan atau Sulawesi  (Deden Rukmana 11/02/08)

 

Masing-masing dengan dukungan varia[n]si, seperti misalnya perhatian Pak Aby
tentang Makasar dan Pak Rofiq tentang Serpong. Kemungkinan list ini akan
bertambah dan berubah.

Demikian terima kasih. Salam.

-ekadj

.  .  .  . . .  .  .

 

Dan sementara itu untuk  yang 'setuju' pengembangan  wacana (baru
pengembangan wacana saja lho)  'counter magnet to Jkt' apakah boleh juga
diinventori  sementara sebagai berikut? :

 

1. Deden Rukmana (AS....setuju diluar Jawa/luar Jkt)

2. Eko Budi K (Perancis... setuju tapi how?)

3. Aunur Rofiq (Jkt... dengan studi banding RRC sepertinya pak Rofiq mulai
minat juga dengan countermagnet toJkt?)..... 

3. Dwiagus (Jkt... kelihatannya mas Dwi nggak nolak.. atau setidaknya beliau
nggak mencak-mencak hehe..)

4. Abimanyu TA (tapi maaf ... lupa pendapatnya bgmn.. belum saya cek
lagi).......

 

Saya kira sih kalau yang tidak setuju   countermagnet to Jkt berkenan untuk
terus menyuarakan ketidak setujuannya .... itu juga akan bagus juga untuk
pengembangan wacana bahkan mungkin itu juga pengembangan bola salju ....
karena saya tentu akan terus menanggapinya  balik...hehe.-. dan bukan tak
mungkin yang semula kontra... bisa saja berubah menjadi pikir-pikir ....
dan yang semula abstain ... bisa saja berubah menjadi  ingin tahu
...........

Bahwa wacana 'countermagnet  city' seperti kurang meluas...setidaknya salah
satu sebabnya adalah bahwa  selama ini seperti terdapat kesan (ini sih
ungkapan yang diperhalus saja hehe..) bahwa kebijakan  tata ruang atau paham
umum  masyarakat tata ruang  masih lebih bersifat  'pro-pasif' pada
pendekatan ekonomi (relokasi industri dsb) ... pendekatan  demografi
(transmigrasi, transurbanisasi)-... maupun pendekatan  inter-regional
(inter-regional development in the frame of integrated national urban
development system.... dan bukannya  lebih menegaskan 'perwilayahan
pembangunan' I-IV yang masing-masing seperti 'tabu' untuk  saling
bersinggungan )....... 

 

Sementara demikian dan salam,

aby

 

"ekadj08" <HYPERLINK "mailto:[EMAIL PROTECTED]" [EMAIL PROTECTED]>   wrote :

 

Pak Herlambang ysh,

Terima kasih atas masukannya, dan izinkan saya memasukkannya ke dalam list
alternatif, yang telah saya coba susun sebagai berikut :

1 Ibukota di Jakarta (Pak Eko BK [pelajar], …)

2 Ibukota di Palangkaraya atau Pontianak (Bung Karno [presiden],. ..
[Menteri PU era Orla])

3 Ibukota di Jonggol (Pak Harto [presiden])

4 Ibukota di perbatasan Sumsel-Lampung, 20an km arah timur Pematang Panggang
(ekadj [pengelana])

5 Ibukota di seputaran Gunung Muria (ekadj [pengelana])

6 Ibukota di koridor Yogya-Solo (Bambang SP [budayawan])

7 Ibukota di Provinsi Kalsel atau Sulsel (Djarot P [pendidik])

8 Ibukota di tepi Sungai Barito (ekadj [pengelana])

9 Ibukota di Tangerang (Suryono Herlambang [pendidik])

Masing-masing dengan dukungan varia[n]si, seperti misalnya perhatian Pak Aby
tentang Makasar dan Pak Rofiq tentang Serpong. Kemungkinan list ini akan
bertambah dan berubah.

Demikian terima kasih. Salam.

-ekadj

 



Deden Rukmana <HYPERLINK "mailto:[EMAIL PROTECTED]"
[EMAIL PROTECTED]> wrote: 

Meneruskan diskusi terdahulu yg baru sekarang ini saya bisa berkomentar
lagi...

My apology for the delay. Juga terima kasih kepada Pak Aby, Dwiagus, Ekadj,
etc atas tambahan infonya.

Pada email terdahulu saya sebutkan Pontianak, mestinya adalah Palangkaraya.
Mungkin karena sama2 di Kalimantan dan berawal huruf "P", sehingga kesalahan
itu terjadi. Sehari setelah email tsb, saya terima email melalui japri dari
rekan Wilmar Salim yg menyampaikan alasan mengapa Presiden Soekarno tidak
melanjutkan rencana kepindahan ibukota RI ke Palangkaraya, spt saya kutipkan
dibawah ini:

"Selain kondisi perekonomian yang tidak mengijinkan dan situasi politik yang
memanas, berdasarkan buku "Soekarno dan Desain Rencana Ibukota di
Palangkaraya" yang ditulis oleh Wijanarka (2006?) ada faktor teknis yang
menyebabkan rencana tersebut menjadi terlantar, yakni tidak tersedianya
bahan bangunan dan tidak bersedianya perwakilan asing untuk Indonesia untuk
memindahkan kedutaannya"

Kalau ada rekan di milis ini yg memiliki buku tsb. mungkin bisa bercerita
lebih banyak ttg ketidakpindahan ibukota RI ke Palangkaraya tsb. Saya
harapkan juga mudah2an perpustakaan di Indonesia memiliki koleksi buku ini.

Mengenai counter magnet, saya sepakat bahwa ini perlu diciptakan di luar
Jakarta (baca di luar Jawa). Pemahaman counter magnet dalam skala
subregional i.e. megapolitan Jakarta tidaklah menjawab kegundahan thd
dominasi Jakarta. Yg sampai saat ini saya masih gundahkan diantaranya sbb:

1.      Pelabuhan Tanjung Priok kenapa mesti terus dibesarkan? Biarkan saja
dg kapasitas sekarang ini, dan bangun dan kembangkan pelabuhan di luar
Jakarta. Serupa juga buat Bandara Cengkareng.
2.      Jalan tol trans-Jawa masih juga jalan ditempat. Apalagi jalan tol
trans-Sumatera atau Kalimantan atau Sulawesi. Kok yg banyak dibicarakan
malahan tol dalam kota Jakarta. Biarkan saja Jakarta mengurus dirinya
sendiri, tidak perlu intervensi pemerintah pusat. Masih besar wilayah NKRI
yg perlu diurus dan dibangun jaringan transportasinya.
3.      Jembatan Sumatera-Jawa--Bali-Nusa Tenggara adalah prerequisite utk
menumbuhkembangkan counter magnet di Sumatera ataupun Bali dan Nusa
Tenggara. 
4.      Sumber daya alam tersebar di luar Jakarta, tapi headquarter (HQ)
dari perusahaan2 yg mengolahnya masih tetap di Jakarta. Jakarta masih
terlalu digjaya dibandingkan kota2 lainnya di Indonesia utk menjadi lokasi
HQs, juga mungkin pengaruh power dari Senayan juga. Kota2 di luar Jakarta
juga mesti lebih kreatif utk bersaing dg Jakarta memikat HQs. Mesti ditiru
juga mungkin bagaimana kota2 di US bisa bersaing dg New York City.

Sekian dulu dan terima kasih.

Salam dari Savannah,
Deden Rukmana

PS:
Saya sedang menyiapkan tulisan utk blog saya dan dari google search saya
peroleh data bahwa proporsi ruang terbuka hijau di Jakarta terus menurun
dari RUTR 1965 sampai ke Rencata Tata Ruang Jakarta terbaru. Mohon
konfirmasi dari rekan yg barangkali mengetahuinya. Terima kasih. 

 

 

   _____  

Never miss a thing. HYPERLINK
"http://us.rd.yahoo.com/evt=51438/*http:/www.yahoo.com/r/hs"; \nMake Yahoo
your homepage. 




-- 
Elkana Catur Hardiansah
CPMU USDRP-Planning Assistant Officer
HYPERLINK "http://catuy.blogspot.com"http://catuy.-blogspot.-com

 


No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.21.4/1309 - Release Date: 03/03/2008
18:50



No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG Free Edition. 
Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.21.4/1309 - Release Date: 03/03/2008
18:50
 

Kirim email ke