Tentang PNPM saya punya pandangan sepadan ...

Gadis Cantik ....

Sebagian orang mengatakan wuaduh cuantiknya ... bagaimana ya kalau diperisteri 
(apik dipek turune cak ... kata orang surabaya)

Sebagian lain mengatakan wuaduh kalau diajak tidur bagaimana ya rasanya ....

Sebagian lagi mengatakan wuaduh pasti banyak penyakit kealminnya ya ... hiii 
ngeri

Sebagian yang lain menyatakan wah mahal ya maintenancenya ....

Sebagian lagi mengatakan wah kalau yang cantik ini juga sholehah wah pasti 
dunia tersenyum ...

Sebagian lagi mengatakan wah ini sumber kebejatan dunia ....

Sebagian yang lain ... wah saya harus mengamankan suami saya biar tidak 
kepincut ...

Sebagian lagi prek perduli setan ... meangnya gua pikirin ... mikirin BBM saja 
sudah pusing.

 

Dari semuanya ada satu kesamaan ... semua penilaian tergantung apa yang terjadi 
dan menjadi titik perhatian masing-masing. Mau lihat positip jadi positip, mau 
lihat ya jadi negatif. Tentang PNPM itu sendiri ... saya gak mau suudzon kok ya 
baik-baik saja lho. Kalau saya diberi kesempatan berbuat baik dengan 
menginisiasi PNPM ...ya saya akan lakukan juga kok .... karena Allah maha tahu 
dan inamal amalu bil niat... cilakanya niat itu yang tahu hanya Allah. Jadi 
daripada berprasangka buruk, ya..... lebih baik kita sambut saja PNPM ... toh 
banyak yg sudah mendapatkan manfaat.

Kalau ternyata ada kekurangan, ya kita minta pak Sujana memperbaiki. Kalau 
beliaunya sibuk, ya kita beri saran... gitu saja kok repot tho. Jangan buruk 
rupa lalu cermin dibelah .... nanti yang kesenengan tukang beling dong... 

Yang penting dari yang terpenting adalah biarkan masyarakat menikmati dan 
mendapatkan manfaat.

Salam

bambang sp / 

sumpah sudah ngeliat PNPM dan ternyata kok ya baik2 saja itu...

Kirim email ke