Ada email dari warga klaten nih, (saya tempeldi bawah berikut) mengenai
PNPM..

 

Saya pernah melihat sebuah wawancara talkshow dengan Pak Sudjana Royat,
Deputi MenkoKesra, pemegang tanggung jawab PNPM ini,...

Ada banyak cerita-cerita sukses yang dijabarkan beliau dalam acara
tersebut,..

 

Banyak pula cerita-cerita sukses yang ditampilkan di iklan media TV dan
cetak,..

 

Tapi demi keseimbangan, dan tidak berkesan berlebihan mungkin perlu
diceritakan pula, permasalahan dan tantangan dan kendala-kendalanya,.

Biar keliatan key suksesnya apa,.. tapi juga key gagalnya juga,..

Untuk pembelajaran bagi semua orang,..

 

*Pak Sudjana bilang sih,jangan memandang PNPM sebagai alat politis/kampanye
pihak tertentu,..., tapi toh persepsi itu tidak bisa dihindari,. susah ya. 

 

Apa ada information center untuk PNPM ini ya? Biar mereka yang
bertanya-tanya soal PNPM bisa langsung mengakses informasi,.

 

*kemarin saya liat ada jembatan cilik terbuat dari semen, di pinggiran
borobudur, dengan logo tulisan PNPM mandiri dari semen dengan cat
warna-warni ,.. 

Saya penasaran, warga candi Borobudur bangga dan dapat sentuhan PNPM Mandiri
juga ya,.. 

 

Ada yang mau cerita?

Pak Ibnu Tufan, mungkin,. hehehehhehe

 

Thanks. 

 

--------------------------------------------------------

 
<http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/message/110888;_ylc=X3oD
MTJ0cDg5aTZkBF9TAzk3MzU5NzE1BGdycElkAzEzMDA2NzAyBGdycHNwSWQDMTcwNTA0MzY5NQRt
c2dJZAMxMTA4ODgEc2VjA2Rtc2cEc2xrA3Ztc2cEc3RpbWUDMTIzMDk0MTk5Ng--> Iklan PNPM
berlebihan 

Posted by: "Abdul Rohim"
<mailto:[email protected]?subject=%20re%3aiklan%20pnpm%20berlebihan>
[email protected]    <http://profiles.yahoo.com/peduli_klaten>
peduli_klaten 

Fri Jan 2, 2009 3:46 pm (PST) 

Iklan PNPM berlebihan.
Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM). Ada di berbagai
media cetak, elektronik yang tiap hari tercetak dan disiarkan di televisi
dan radio. PNPM butuh dana yang banyak hanya untuk komsumsi iklan saja. Bila
sekali siaran 30 detik di media televisi butuh dana 20 juta, bila media
cetak setengah halaman butuh dana 1/2 juta dana radio 100 ribu sekali siaran
(ini hanya perumpamaan saya saja). Sungguh sangat banyak hanya untuk iklan
saja. Apabila dana untuk iklan betul-betul dialihkan ke program PNPM bisa
menghidupkan program PNPM berapa kecamatan dan berapa ribu rakyat miskin
yang terbantu oleh program PNPM, Bila betul-betul terserap oleh masyarakat
miskin pedesaan.
Iklan yang manjur apabila PNPM itu dalam pelaksanaan program dalam
penanggulanagan kemiskinan pedesaan betul-betul terasakan aleh masyarakat
miskin pedesaan bukan di dalam iklan PNPM yang kelihatan mudah tanpa
rintangan semua program cepat terwujud, hingga masyarakat pedesaan merasa
terbantu dalam program PNPM. Tetapi iklan yang murah dan mudah apabila
program pemberdayaan masyarakat miskin pedesaan yang mengatakannya. Bahwa
betul-betul bermamfaat dalam arti sudah terlaksana di pedesaan dan yang
mengatakan bukan pegawai PNPM, Camat, Lurah, RW atau RT tetapi masyarakat
itu sendiri. Indonesia sekarang sedang kena krisis ekonomi global yang
dimulai dari Amerika Serikat dan sudah sampai ke Indonesia. Sudah ada dampak
dari krisis tersebut dengan adanya PHK massal buruh-buruh. Atau iklan PNPM
itu adalah iklan terselubung penguasa sekarang untuk pemilu 2009. Jadi
numpang iklan gratis.

 <http://media-klaten.blogspot.com/> http://media-klaten.blogspot.com/
salam
Abdul Rohim
--------------------------------------------------------

Best Regards,

 

Benedictus Dwiagus S.

http://bdwiagus.blogspot.com

http://bdwiagus.multiply.com 

 

"The most difficult thing in the world is to know how to do a thing and to
watch somebody else doing it wrong, without comment."  - T. H. White

 

:::... Indo-MONEV ...:::

Indo-MONEV is a mailing list to build a network of Indonesian People
anywhere in the world who are interested, dedicated, and profesionalised to
the work on monitoring and evaluation and other related development issues
including development aid works, particularly in Indonesia.

Join in by sending an email to:  [email protected] 

 

Kirim email ke