Soal TKI ...setuju. Kalau tidak bisa menyediakan lapangan kerja, lalu terpaksa 
membiarkan warganya mencari kerja...ya harus diakui secara terbuka. Lalu jangan 
pura-pura tidak tahu. Akui bahwa bangsa ini bisanya masih "jualan minyak, hutan 
(SDA) dan keringat manusia-nya". Karena itu tingkatkan pelayanan kepada TKI, 
tingkatkan pendidikan keterampilannya. 
 
Jangan berpikir yang jauh-jauh, benchmark ke Asean saja lah. Mengurus TKI niru 
Filipina, mengurus budaya, wisata, industri kecil niru Thailand, mengurusi 
pertanian niru Thailand. Pusat perputaran uang negara kita nyatanya kan di 
Singapura. Ironisnya pusat pergudangan ekspor-impor pun di negara sempit itu.
 
Seorang senior kita yang sedang melawat ke Vietnam cerita bahwa bangsa yang 
baru perang dan mengaku diri "belajar" dari Indonesia itu sudah jauh 
meninggalkan kita soal kemajuan ekonomi dan keberhasilannya mengentaskan 
kemiskinan, karena fokus.
 
Kalau mau menyalah kan negara lain, ahli bangsa lain, jangan-jangan seluruh 
dunia akan kita salahkan, karena mereka semua ambil manfaat dari bangsa yang 
"gemar ribut sendiri" ini. Seperti dikatakan Michael Porter, ahli daya saing 
itu, bangsa ini potensinya besar, tapi kentara sekali belakangan suka ribut 
sendiri.
 
Salam,
Risfan Munir

--- On Sun, 5/31/09, Harya Setyaka <[email protected]> wrote:


From: Harya Setyaka <[email protected]>
Subject: Re: [referensi] Manohara
To: [email protected]
Date: Sunday, May 31, 2009, 7:13 PM









Khusus soal Manohara;
Perlu cover both sides..


Soal TKI... ini bukti kegagalan negara ini untuk menyediakan lapangan kerja yg 
layak (decent-paying job)..



salam,
-K-





2009/5/31 ffekadj <4ek...@gmail. com>









Kejadian Manohara membuat geram. Bukan hanya karena dia molek dan selalu 
diekspos media. Geram karena ini menyangkut sistem negara, sistem budaya, dan 
sistem keluarga. Saya membayangkan kita bisa seperti Amerika, yang mampu 
melindungi warga negaranya di sudut manapun di dunia ini. Namun dengan 
terjadinya banyak kasus, mulai TKI sampai Manohara, rasanya gemas juga. Kita 
perlu memikirkan sesuatu supaya kita bebas dengan aman dan nyaman berkelana dan 
mencari peruntungan dimana pun di bumi Tuhan ini. Salam.-ekadj 






















      

Kirim email ke