So, seharusnya bagaimana, pak ?
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: - ekadj <[email protected]>
Date: Mon, 10 May 2010 17:55:47 
To: <[email protected]>
Subject: [referensi] ortogenesis dalam perencanaan kita

Referensiers ysh.
Hampir dipastikan seluruh perencana adalah penganut evolusionisme. Berarti
penganut Charles Darwin. Evolusi merupakan suatu bentuk transformasi yang
tetap dari kecil kepada yang lebih besar. Secara biologi hal ini coba
dimaklumi dari generasi ke generasi, kemudian analogi biologi ini
'ditransplantasikan' ke dalam sistem sosial, sistem ekonomi, sistem politik,
sistem kota, dst. Dengan dasar kaidah biologi ini, maka perencana banyak
yang 'ngecap' menjelaskan gagasannya. Saya sudah sampaikan keluhan
omongkosong <http://groups.yahoo.com/group/referensi/message/1004> ini dan
tanggapannya <http://groups.yahoo.com/group/referensi/message/1013>.

Namun dalam praktek teori evolusi ada permasalahan ortogenesis:
kesalahpahaman asumsi mendasar tentang adanya 'kekuatan' yang akan
mengarahkan, menjadikan lebih cerdas, lebih baik, dan lebih terencana.
Padahal dalam teori evolusi sendiri tidak ada pembuktian tentang adanya
'kekuatan supra'; malah evolusi sendiri merupakan proses random, tidak ada
kemajuan atau gerakan umum ke arah 'superior'. Darwin sendiri tidak pernah
menyebutkan kata-kata 'lebih tinggi' atau 'lebih rendah' dalam menguraikan
tahap evolusi yang berbeda-beda.

Salam.

-ekadj

Kirim email ke