KEWAJIBAN BERILMU
   
  Salah satu pilar keimanan seorang Muslim adalah keimanan kepada adanya 
kehidupan di hari kemudian. Keimanan ini meliputi juga keimanan kepada 
rangkaian proses yang juga terjadi di dalamnya.
   
  Dalam beberapa hadis disebutkan, proses yang akan diajalani manusia menuju 
kehidupan akhirat adalah Hari Kiamat, kebangkitan, penimbangan amal manusia, 
dan kemudian manusia akan menuju tempat abadinya masing-masing.
   
  Salah satu proses yang penting menuju hari kemudian ini adalah hari 
penimbangan amal. Di situ, setiap manusia akan mempertanggungjawabkan setiap 
perbuatan yang telah dilakukan selama di dunia. Tidak ada satu perbuatan pun 
yang bisa disembunyikan dan lolos dari pertanggungjwaban. Bahkan, masing-masing 
anggota tubuh sendiri yang akan melaporkan hasil kerja sang tuan, sehingga 
tidak ada lagi ruang bagi sang tuan untuk mengelak.
   
  Bagi manusia yang beramal baik, maka ia akan menadapat balasannya, kendati ia 
hanya sebesar zarrah. Dan bagi manusia yang beramal buruk, ia pun akan 
mendapatkan balasannya, kendati amal buruk tersebut hanya sebesar zarrah. 
Inilah hari pertanggungjawaban manusia yang akan mengantarkannya pada dunia 
pembalasan yang abadi.
   
  Dalam sebuah ayat, Allah SWT berfirman, “Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu 
yang tidak kamu ketahui. Karena pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, 
semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.”
   
  Ayat tersebut mengingatkan kepada kita akan datangnya hari 
pertanggungjawaban, yang tidak ada satu manusia pun bisa melolosakan diri 
darinya. Dari peringatan tersebut Allah juga membekali peringatan lain kepada 
kita supaya kita tidak tergelincir dari jalan yang membuat kita sengsara di 
hari pertanggungjawaban. Satu bekal peringatan tersebut adalah ilmu. Bagi siapa 
saja yang tidak ingin tergelincir dan merugi di hari pertanggungjawaban kelak, 
ia harus membekali diri dengan ilmu. 
   
  Dengan ilmu, manusia akan bisa memimpin mata, telinga, hati nurani, serta 
segala akibat yang diakibatkan dari ketiganya. Dengan ilmu pula, manusia bisa 
menagrahkan ketiganya ke arah yang dikehendaki Sang Penciptanya. Maka dengan 
pengertian ini, kita bisa semakin memahami betapa pentingnya berilmu bagi umat 
Islam.


www.zuh86.multiply.com
       
---------------------------------
Never miss a thing.   Make Yahoo your homepage.

Kirim email ke