Seorang Guru asalkan lulus dari IKIP atau Ilmu Keguruan kita diberikan mata 
kuliah Paedagogik, Ilmu Mendidik, Psikologi ( Anak dan Remaja), psikologi 
Perkembangan dan lain sebagainya yang berkaitan dengan Pendidikan dan 
Pengajaran, Namun kami berterima kasih ada yang bersedia memberi TIP Bagi Guru. 
Yang lebih tepat sekali adalah untuk para Trener atau pelatih sesuatu kegiatan.


----- Pesan Asli ----
Dari: Farry Yudi Sutami <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Kamis, 12 Juni, 2008 10:43:50
Topik: [rezaervani] Re: [TIPS] TIPS untuk GURU


Lebih lengkapnya
Ikuti mata kuliah
Teori Belajar dan Mengajar

Sorry


----- Original Message ----
From: rahmad nurdin <rahmad.aceh@ gmail.com>
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
Sent: Thursday, June 12, 2008 10:36:04
Subject: [rezaervani] [TIPS] TIPS untuk GURU


Tips bagi seorang Guru, Dosen atau Trainer
Anda seorang guru, dosen atau pelatih? Mungkin, beberapa tips berikut akan 
bermanfaat bagi Anda. Mari kita lihat!
Tips #1: Kuasai Materi Secara Komprehensif
Penguasaan materi sanngat esensial untuk dapat melaksanakan tugas mengajar 
dengan baik dan menarik. Pasalnya kenapa? Ketika suatu ketika saya diminta 
berbicara tentang Training Needs Assessment oleh suatu lembaga, jujur saya 
tidak PeDe, walaupun mengetahui tentang training needs assessment. Tapi ketika 
saya mengajar mahasiswa tentang pengantar teknologi pendidikan, katakanlah. 
Kepercayaan diri tinggi, karena memang menguasai betul tentang hal tersebut. 
Jika kita menguasai secara komprehensif, tentu akan mampu memberikan contoh, 
analogi, ilustrasi yang beragam dan sesuai dengan konteks serta dapat 
menyesuaikan dengan latar belakang audiens.Coba kalau kita tidak benar-benar 
menguasai, wauah bakal keringet dingin. Betul, gak? Kunci pertama, menguasai 
materi..
Tips #2: Libatkan Peserta Secara Aktif
Ketika saya diminta untuk menjadi pembicara dalam suatu pelatihan, atau 
mengajar untuk suatu mata kuliah tertentu, hal pertama yang saya pikirkan 
adalah "Pengalaman belajar (aktifitas belajar) seperti apa saja yang harus saya 
siapkan agar peserta terlibat aktif." Memikirkan strategi pembelajaran aktif 
seperti ini bukan perkara mudah, tapi secara kreatif mutlak kita lakukan atau. 
Pembelajaran tanpa melibatkan peserta belajar secara aktif, ibarat menabur 
garam di laut. Bahkan seorang orator ulungpun pada dasarnya telah berusaha 
mengaktifkan otak audiensya dengan berbagai cara sehingga terpukau 
(hypnoteaching) . Ada ungkapan mengatakan bahwa, "We can teach fast, but they 
can forget it much more faster!". Jadi, upayakan janga selalu terpaku pada 
ceramah atau mencekoki informasi saja.
Tips #3: Upayakan untuk Melakukan Interaksi Informal dengan Peserta
Kadang-kadang guyon, atau berbincang di sela-sela istirahat atau sebelum 
memulai materi sangat penting untuk mencairkan suasana. Dan tidak hanya itu, 
akan membangkitkan motivasi dan keterlibatan peserta dalam pembelajaran. Jangan 
sampai, sudah datang terlambat, langsung bicara, "Baik Bapak dan ibu sekalian, 
sesi ini kita akan ,……………". Basa-basi, kalau perlu dengan guyon terutama 
diawal-awal memulai pembicaraan biasanya sangat ampuh. Saya biasa menyiapkan 
"ice breaker" yang lucu sebelum memulai pelatihan atau perkuliahan.
Tips #4: Beri Kesempatan Peserta Kewenangan dan Tanggung Jawab atas Belajarnya
Peserta akan termotivasi jika mereka diberi kewenangan untuk menentukan sendiri 
cara belajarnya. Saya, biasanya membangun komitmen atau aturan bersama sebelum 
memulai pelatihan atau perkuliahan. Dalam membangun komitmen atau aturan 
bersama ini, dibahas bebagai hal yang harus dilakukan dan apa yang tidak harus 
dilakukan, dimana keputusannya diambil bersama. Misalnya, bentuk tugas akhir 
mau seperti apa, apakah temanya bebas, atau tertentu dan lain-lain. Atau selama 
perkuliahan HandPhone harus seperti apa, dan lain-lain. Ternyata teknik seperti 
ini walaupun tidak ada hukuman, tapi karena disepakati bersama dan menjadi 
komitmen bersama akan sangat membantu, dengan catatan konsisten dilaksanakan 
bersama. Tentu saja ini adalah salah satu contoh upaya memberikan kewenangan 
kendali belajar kepada mereka.
Tips #5: Yakini Bahwa Manusi Belajar dengan Cara yang Berbeda Satu Sama lain
Dengan demikian, jangan perlakukan semua peserta dengan cara yang sama. 
Implikasinya adalah laksanakan tips 2 dan 4 di atas.
Tips #6: Yakinkan Peserta Bahwa Mereka Mampu
Mempersepsi sejak awal bahwa semua peserta atau mahasiswa kita adalah mampu, 
dan meyakinkan bahwa mereka mampu akan meningkatkan efektifitas pembelajaran. 
Motivasi belajar akan menurun ketika mereka merasa tidak mampu. Oleh karena 
itu, tips ke 5 di atas bisa diterapkan disini. dalam artian, jangan sampai 
memberikan kegiatan belajar yang tidak mungkin mampu mereka capai. Harus yakin 
bahwa tugas yang kita berikan memang bisa dilakukan dan mereka merasa puas 
dengan hasil yang telah dilakukannya.
Tips #7: Beri Kesempatan kepada Peserta untuk Melakukan sesuatu Secara 
Kolaboratif atau Kooperatif
Hal tersebut akan meningkatykan motivasi dan kemenarikan pembelajaran karena 
ada sedikit kompetisi, apalagi kalau mereka diberi kesempatan untuk saling 
berbagi ide, pengalaman, argumen secara bebas tanpa harus saling menjatuhkan 
satu sama lain.
Tips #8: Upayakan Materi yang Disampaikan Kontekstual
Guru atau dosen harus pandai pandai mengaitkan materi yang diajarkan dengan 
pengetahuan awal audiens atau peserta. Untuk orang dewasa, seperti dalam 
pelatihan, materi yang tidak relevan atau tidak ada kaitannya dengan kehidupan 
atau pekerjaan sehari-hari yang ia lakoni maka walaupun harus berbusa-busa kita 
bicara, tidak akan ada manfaatnya.
Tips #9: Berikan Umpan Balik Segera dan bersifat Deskriptif
Hal ini akan membantu mereka manyadari sudah sejauh mana perkembangan pemehaman 
atau penguasaan mereka terhadap pengetahuan, keterampilan atau sikap tertentu.
Tips #10: Tingkatkan Jam Terbang
Sebagai penutup, saya ingin mengatakan bahwa tidak ada yang bisa mengalahkan 
pengalaman. Sembilan tips di atas akan sempurna dengan senjata pamungkas nomor 
sepuluh ini.
Semoga bermanfaat
(Sumber sebagian diambil dari "Principle of Effective Teaching and Learning, 
University of Toronto, 1990).
� Life for Success
Regards,
HENDRY RISJAWAN
- Training & Development Dept.
PT A.J. Central Asia Raya (CAR)

�
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo..com


      ________________________________________________________
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/

Kirim email ke