Bismillaahirrahmaanirrahiim
Assalaamu 'alaikum warahmatullaahi wa barakaatuh...
 
Bro Yedi yang dirahmati Allah SWT,
Membaca pengumuman Anda, saya ingin katakan bahwa: 
Pertama; "Anda sudah menutup diri dan apriori dengan berbagai kemungkinan 
kebenaran, bahwa mungkin ada butir-butir kebenaran dari apa yang disampaikan 
oleh teman-teman JIL atau Jaringan Islam Liberal (saya ingin hormati nama 
aslinya, tanpa aura kebencian dan buruk sangka seperti yang Anda semburkan 
dengan penuh semangat itu!)". So, kalaupun Anda menonton acara itu tanpa 
berkedip sekalipun, Anda tidak akan memperoleh pencerahan apa-apa, kecuali Anda 
semakin yakin bahwa JIL itu sesat, karena Anda sudah melakukan "default 
setting" seperti itu dalam seluruh syaraf inderawi dan berpikir Anda. sehingga, 
segala sesuatu informasi (kata, gerak tubuh, tulisan, dll) yang berbeda dengan 
default setting akan segera ditolak, tanpa diberi kesempatan untuk berkembang 
biak. Dalam perspektif agama sebagai proses pencarian tanpa akhir, maka 
pendekatan Anda ini tidak akan menghasilkan apa-apa, kecuali ketakaburan dan 
kejumudan!!!. Bersikaplah lebih adil dan santun
 terhadap perbedaan, maka Anda akan menjadi pribadi yang lebih dekat dengan 
Allah dan juga manusia.
Kedua:  ragam pemikiran yang Anda sebut dengan nada 'merendahkan' dan 'rasa 
muak' sebagai SIPILIS juga menunjukkan belum matangnya Anda secara intelektual. 
Bacalah lebih banyak berbagai buku dan literatur dengan hati terbuka dan 
keyakinan, maka Anda bisa lebih menghargai betapa indahnya 'perdebatan 
intelektual' antara Ustadz Adian Husaini (yang Anda hormati dengan sepenuh 
hati) dengan 'Iblis' (yang Anda kecam dengan segenap jiwa). Bisa jadi Sang 
Ustadz 'kelabakan' merangkai argumentasi dan dalil, karena Ustadz juga hanya 
manusia yang punya keterbatasan pengetahuan dan ketidakakuratan persepsi. 
Begitu pula 'manusia Iblis' yang Anda sumpahi itu (yang bisa jadi lebih dekat 
hati dan jiwanya dengan Allah SWT daripada saya dan juga Anda). Siapa yang tahu 
kan? Ilmu Allah itu maha luas, dan janganlah kita mengkerdilkan itu dengan 
'kebodohan' kita. Rasulullah pernah memuji perbedaan pendapat diantara para 
sahabat (yang intelektulitasnya matang) tentang suatu
 masalah, dan Rasulullah justru menasehati sahabat yang protes dan bingung 
dengan perbedaan itu untuk 'belajar lebih banyak lagi dan bersikap adil 
terhadap perbedaan pemikiran'. Jadi, nasehat saya pada Anda sama seperti 
nasehat Rasululullah kepada sahabat yang protes dan kebingungan dengan 
perbedaan itu.
Ketiga; jika saya nyatakan kepada  Anda bahwa saya adalah salah satu pengidap 
SIPILIS (yang Anda sebut penyakit itu), Apa yang akan Anda lakukan pada saya? 
(saya ajukan pertanyaan terbuka saja dech untuk mengetahui 'kualitas kepala' 
Anda).
 
Wallaahu a'lam bil muraadihi
Billaahi fi sabiil al haq. 
Wassalaamu 'alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh...
 
 
Wassalam,
 
DUDUNG ABDURRAHMAN (39 tahun)
Tukang Mengajar di UNISBA (Fakultas Ekonomi dan Syariah)
dan Biker Anggota TAB (NRA 476)


--- On Wed, 6/18/08, Yedi Chrisnandhi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Yedi Chrisnandhi <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [rezaervani] Re: [INFO] Saksikan Debat Ahmadiyah di TVOne malam ini
To: [email protected]
Date: Wednesday, June 18, 2008, 8:32 PM






Bismillahirrahmanni raahim...
aswrwb

waduuuuh kemarin saya kelewat... ada yang sempat lihat?
apa ada yang sempat merekam?
ceritain dong :-)


2008/6/18 Farry Yudi Sutami <zuria_sutami@ yahoo.com>:








Saksikan program Debat di TVOne malam ini Rabu, 18 Juni 2008, jam
19:30-20.30Debat antara ustadz Adian Husaini, MA (Ph.D Candidate/www. . 
insistnet.com) dengan JIL (Jaringan Iblis Laknatullah) dan kaum pengidap 
SIPILIS (sekulerisme, pluralisme, liberalisme) Jangan lewatkan!!




-- 
Yedi Chrisnandhi
Revota!Softlabs
www.revota.com

0818.633.366
022.9118.0879  














      

Kirim email ke