Bismillahirrahmannirrahim.... Kepada kang Zen, Mas Amir,Mbak desy dan Pak dwi hatur nuhun :) Memang ini nasib kalo no rekeningnya berfungsi sebagai tempat transit ya?
InsyaAllah akan saya coba saran-sarannya ( rasanya hampir semua bilang tolak aj yah) Yang masi ganjel sih ttg data yang diperjual belikan, hm kayanya saya harus confirm ulang ke teman saya itu atau tanya-tanya ke YLKI. Penipuan-penipuan oleh telemarketing khawatirnya akibat ini juga sekali lagi hatur nuhun semua 2008/6/23 dwip92 <[EMAIL PROTECTED]>: > Setuju dengan mas Yedi.. > Sebenarnya, berdasarkan aturan information security, semua data > nasabah perusahaan keuangan (bank/insurance) itu dikategorikan > sebagai data rahasia, sensitive data karena berhubungan dengan jati > diri dan penghasilan. > Mungkin ini bisa dilaporkan ke YLKI.. > > Kalau sekedar cross selling sih OK, di insurance company, ini hal > yang biasa dilakukan. si A sudah pernah beli life insurance, maka > dia akan ditawarkan lagi untuk membeli varian produk perusahan > asuransi itu, asuransi kesehatan misalnya. > > Saya juga selalu bertanya2 dari mana orang2 ini mendapatkan datanya. > Kalo tanya orang telemarketingnya, mereka sih tidak tahu apa-apa, > karena mereka tidak mengerti teknologi. > yang mereka tahu hanya ada list of data yang harus mereka follow up > untuk ditawari barang.. > > Tapi sejauh ini, yang saya lakukan adalah mendahului menolak mereka > (tentu dengan bahasa yang baik:)) sebelum mereka bicara panjang > lebar tentang produk yang mereka tawarkan.. > > wasalam > -dwip- > > _,_._,___ > -- Yedi Chrisnandhi Revota!Softlabs www.revota.com 0818.633.366 022.9118.0879
