Assalamu'alikum Mas Yedi Terima kasih Mas Yedi yang mencurahkan hatinya ke milis ini. Ada beberpa catatan yang perlu diperhatikan untuk menghadapi mereka : - Sebenarnya kebanyakn dr mrk tdk berminat menjadi tele marketing, tp krn cari kerja susah ya udah aja kerjaan apapun jadi (itu saya alami 16 tahun yg lalu) - Kemungkinan besar yg memaksa adalah para pelaku tele marketing yg Yunior, dan mrk khawatir nggak masuk target, dan mrk takut dikeluarkan
Please Mas Yedi dan yang lain, kalo memang tidak perlu dan tidak membutuhkan sampaikan saja, itu lebih baik dari pada memberikan janji dengan maksud menghindar ataupun berkata kasar kepada mereka, hal itu sangat tdk perlu. Karena pengalaman saya akhir2 ini ternyata, justru mereka bisa kita ajak berdiskusi mengenai apa saja tanpa harus bersikap kasara ataupun mengeluhkan keberadaan mrk.apalagi akhir2 ini byk dr mereka yg mengerti kenapa saya tidak tertarik kartu kredit, bukan hanya boros tapi juga lihat Bank juga, Syariah atau bukan. Jadinya telpon kita ini bisa jadi ladang dakwah. Demikian Mas Yedi dan Yang lain, kita doakan para pelaku tele marketing ini bisa mendapatkan kesuksesan dalam melaksanakan tugas mereka. Amin Wass --- On Sat, 6/21/08, amir hady <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: amir hady <[EMAIL PROTECTED]> Subject: [rezaervani] Re: [CURHAT] Tele marketing dan Privacy To: [email protected] Date: Saturday, June 21, 2008, 6:05 PM semuanya kan tergantung diri kita sendiri, artinya bisa dipengaruhi atau tidak? kalau kita memang butuh ya beli, kalau tidak, cuek aja Yedi Chrisnandhi wrote: Bismillahirrahmanni rrahim Dear Sahabat Milis... Beberapa bulan ini saya sempat terganggu dengan adanya Telemarketing (Via telepon), baik kerumah, kantor maupun telepon genggam saya. Rata-rata mereka tawarkan kartu kredit, investasi dan member card perjalanan atau member card club-club tertentu. Daari mana mereka punya data saya? No HP, Rumah, bahkan Kantor? kata teman saya sih data tersebut bisa di dapat karena bank suka juga menjual data nasabahnya,biasanya data nasabah yang "Terlihat sehat"/ "Terlihat baik" serta potensial. oh iya, harga dari data tersebut katanya Rp 500 / data (betul enggak sih?) Kalo iya, bukankah itu melanggar privacy nasabahnya? dan bisa saja disalah gunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab? Jam mereka telepon biasanya jam sibuk bahkan ada yang sampai jam 20.00 dan pada hari minggu pula! Pada jam-jam tersebut biasanya konsentrasi kita sedang fokus pada hal yang lain atau dalam kondisi lelah, sehingga kalau kita kurang hati-hati bisa terkena "marketing trap" kan? Dan yang menjengkelkan kadang-kadang mereka suka maksa atau merayu lho! hehe2 maafkan nih rada esmosi, mohon masukannya :-) Hatur nuhun Yang lagi jengkel >:-( <-- Seorang Yedi --> Yedi Chrisnandhi www.revota.com 0818.633.366 022.700.700. 56
