semuanya kan tergantung diri kita sendiri, artinya bisa dipengaruhi atau
tidak? kalau kita memang butuh ya beli, kalau tidak, cuek aja
Yedi Chrisnandhi wrote:
Bismillahirrahmannirrahim
Dear Sahabat Milis...
Beberapa bulan ini saya sempat terganggu dengan adanya Telemarketing
(Via telepon), baik kerumah, kantor maupun telepon genggam saya.
Rata-rata mereka tawarkan kartu kredit, investasi dan member card
perjalanan atau member card club-club tertentu.
Daari mana mereka punya data saya? No HP, Rumah, bahkan Kantor?
kata teman saya sih data tersebut bisa di dapat karena bank suka juga
menjual data nasabahnya,biasanya data nasabah yang "Terlihat sehat"/
"Terlihat baik" serta potensial.
oh iya, harga dari data tersebut katanya Rp 500 / data (betul enggak
sih?)
Kalo iya, bukankah itu melanggar privacy nasabahnya? dan bisa saja
disalah gunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab?
Jam mereka telepon biasanya jam sibuk bahkan ada yang sampai jam 20.00
dan pada hari minggu pula!
Pada jam-jam tersebut biasanya konsentrasi kita sedang fokus pada hal
yang lain atau dalam kondisi lelah, sehingga kalau kita kurang
hati-hati bisa terkena "marketing trap" kan?
Dan yang menjengkelkan kadang-kadang mereka suka maksa atau merayu lho!
hehe2 maafkan nih rada esmosi, mohon masukannya :-)
Hatur nuhun
Yang lagi jengkel >:-(
<-- Seorang Yedi -->
Yedi Chrisnandhi
www.revota.com <http://www.revota.com>
0818.633.366
022.700.700.56
begin:vcard
fn:amir hady
n:hady;amir
email;internet:[EMAIL PROTECTED]
version:2.1
end:vcard