saya tadinya pikir dairi itu somewhere near brisbane.
ternyata dekat dng kampung halaman bang irwan.
kok bisa ya dipegang herald ?


2008/6/26 Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]>:

>   Terkadang saya suka tidak habis pikir, aset bangsa sendiri, dikuasai
> oleh
> asing, eh pas bangsa sendiri mau ambil balik, sulit sekali dan malah jadi
> rebutan antar bangsa sendiri sehingga harganya naik tidak keruan.
>
> Aneh saja. Khan seharusnya bisa saja melakukan kesepakatan diluar sehingga
> bisa deal di harga AUD 2.25 (harga tender offer dari kelompok BUMI pertama
> kali kalau saya tidak salah ingat).
>
> Soal konsesi yang di Dairi itu juga khan semua ada ditangan pemerintah.
> Pemerintah bisa saja tidak merubah perijinan karena lokasi penambangan
> nantinya ada di bawah tanah yang di atasnya ada hutan lindung.
>
> Terkadang, melihat perebutan ANTM dan BUMI di Herald, seperti sebuah
> sandiwara saja karena memang diluar akal sehat saja seperti saya tuliskan
> di atas.
>
> Saya jadi berpikiran nakal, jangan2 ada udang dibalik batu...:)
> Saham Herald di pasar sudah dikuasai dulu lewat jalan belakang (banyak
> jalan menuju Roma), lalu melakukan 'pertempuran' perebutan saham Herald
> yang harganya terus dinaikan oleh masing2 pihak, seperti perlombaan saja.
> Nanti bila harganya sudah mencapai angka yg direncanakan, barulah salah
> satu menyerah. Barulah kemudian saham Herald akan dibeli oleh BUMI Tbk
> atau ANTM Tbk dengan harga yg tinggi.
>
> Yang untung? Yang untung dan dapat duit besarnya adalah yg sudah
> ngumpulin saham Herald di harga murah jauh2 hari sebelumnya. Coba saja
> kalau ada yg iseng mencoba menelusuri siapa sebenarnya pemegang saham
> Herald sampai ke akar2nya (tentunya jangan lihat nama pemegang sahamnya,
> tapi siapa dibalik nama pemegang saham tsb), jangan2 nanti ketemu nama2 yg
> familiar....:)
>
> Biasalah, lagi jaman mau ada perhelatan besar, jadi butuh biaya besar juga.
> Teknik2 juga perlu inovatif dan kreatif sehingga dapat "pembiayaan murah"
>
> No offense ke siapapun dan tidak nuduh kesiapapun. Hanya pikiran nakal
> saya saja.... :)
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
>
>
>
> On Thu, Jun 26, 2008 at 3:48 PM, Aria Bela Nusa <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
>
>>   DJ Bumi Resources: Offer For Herald Is 'Not Final,' Could Rise
>>
>> JAKARTA (Dow Jones)--PT Bumi Resources (BUMI.JK) could raise its offer for
>> Herald Resources Ltd. (HER.AU) in its bidding war with the Tango
>> consortium, Bumi spokesman Dileep Srivasta said Thursday. "This (Bumi's
>> current offer price) is not final," Srivasta said, saying an increase to
>> the offer "can happen" depending on what Tango does. Bumi and Tango -
>> comprising Indonesian state nickel miner PT Aneka Tambang (ANTM.JK) and
>> China's Shenzhen Zhongjin Lingnan Nonfemet Co. (000060.SZ) - have both
>> made unconditional offers of A$553.6 million for Herald.
>>
>
>  
>

Kirim email ke