Kalau saya melihat Antm yg akan menjadi korban dan membeli Herald pada 
harga tinggi pak hanya utk dikemudian hari dikuasai oleh BUMI setelah 
keadaan "memungkinkan" dengan berbagai alasan.

Sangat mirip dengan apa yg terjadi antara saham BUMI vs ANTM di BEI 
dimana yg satu dijadikan pengalih perhatian sementara yg lainnya 
didorong naik dengan manisnya.

Jangan melihat kendaraannya tapi siapa supirnya, baru bisa coba ditebak 
arah jalannya.

Irwan Ariston Napitupulu wrote:
> Terkadang saya suka tidak habis pikir, aset bangsa sendiri, dikuasai oleh
> asing, eh pas bangsa sendiri mau ambil balik, sulit sekali dan malah jadi
> rebutan antar bangsa sendiri sehingga harganya naik tidak keruan.
>
> Aneh saja. Khan seharusnya bisa saja melakukan kesepakatan diluar sehingga
> bisa deal di harga AUD 2.25 (harga tender offer dari kelompok BUMI pertama
> kali kalau saya tidak salah ingat).
>
> Soal konsesi yang di Dairi itu juga khan semua ada ditangan pemerintah.
> Pemerintah bisa saja tidak merubah perijinan karena lokasi penambangan
> nantinya ada di bawah tanah yang di atasnya ada hutan lindung.
>
> Terkadang, melihat perebutan ANTM dan BUMI di Herald, seperti sebuah
> sandiwara saja karena memang diluar akal sehat saja seperti saya tuliskan
> di atas.
>
> Saya jadi berpikiran nakal, jangan2 ada udang dibalik batu...:)
> Saham Herald di pasar sudah dikuasai dulu lewat jalan belakang (banyak
> jalan menuju Roma), lalu melakukan 'pertempuran' perebutan saham Herald
> yang harganya terus dinaikan oleh masing2 pihak, seperti perlombaan saja.
> Nanti bila harganya sudah mencapai angka yg direncanakan, barulah salah
> satu menyerah. Barulah kemudian saham Herald akan dibeli oleh BUMI Tbk
> atau ANTM Tbk dengan harga yg tinggi.
>
> Yang untung? Yang untung dan dapat duit besarnya adalah yg sudah
> ngumpulin saham Herald di harga murah jauh2 hari sebelumnya. Coba saja
> kalau ada yg iseng mencoba menelusuri siapa sebenarnya pemegang saham
> Herald sampai ke akar2nya (tentunya jangan lihat nama pemegang sahamnya,
> tapi siapa dibalik nama pemegang saham tsb), jangan2 nanti ketemu 
> nama2 yg
> familiar....:)
>
> Biasalah, lagi jaman mau ada perhelatan besar, jadi butuh biaya besar 
> juga.
> Teknik2 juga perlu inovatif dan kreatif sehingga dapat "pembiayaan murah"
>
> No offense ke siapapun dan tidak nuduh kesiapapun. Hanya pikiran nakal
> saya saja.... :)
>
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
>
>

------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]

[EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke