Saat2 seperti ini adalah wajar terjadi pro dan kontra akan suatu
kebijakan. Hasil akhirnyalah yang nantinya akan dilihat dan dinilai.

Kalau pemerintah berhasil melewati masa kritis ini dengan baik,
maka pujianlah yang akan diberikan banyak pihak dengan
mengatakan kebijakan pemerintah dengan mengambil tindakan
A, B,C, dan D adalah tepat dalam menyelamatkan kepentingan
nasional.

Pada akhirnya, hasil akhirlah yang akan dinilai banyak pihak.

Pemerintahan SBY-JK, perlu meyakinkan rakyat Indonesia bahwa
tokat komando pemerintahan ada di tangan mereka, dan bukan
di tangan asing, apalagi IMF. Kita tahu apa yang terbaik untuk
kepentingan nasional, walau untuk itu harus mengorbankan
beberapa hal.

Dari dulu saya tidak percaya dengan prinsip liberalisme dalam
ekonomi. Saya percaya tetap perlu campur tangan pemerintah
dalam melindungi kepentingan nasional.


jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu


2008/10/10 Dadi Resmawan <[EMAIL PROTECTED]>:
> Jumat, 10/10/2008 09:52 WIB
> Investor Tidak Yakin Lagi pada Pemerintah
> Dadan Kuswaraharja - detikFinance
>
> Jakarta - Keputusan otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk kembali
> menutup perdagangan saham pada sesi I perdagangan akan membuat investor
> menjadi tidak yakin dengan kebijakan pemerintah.
>
> Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi XI DPR Dradjad Wibowo dalam
> perbincangan dengan detikFinance, Jumat (10/10/2008).
>
> "Memang seharusnya jangan dibuka, paling cepat Senin, apalagi tadi malam
> pada anjlok, ini menghancurkan kredibilitas pemerintah," ujarnya.
>
> Pemerintah, lanjut Dradjad beberapa kali mengeluarkan pernyataan kalau
> ekonomi aman tetapi nyatanya bursa kembali anjlok lagi.
>
> "Presiden bilang hari minggu aman eh hari Seninnya malah anjlok, terus rapat
> lagi, terus buat pernyataan lagi masih aman, tetapi malah hancur dan
> terpaksa menutup bursa, ini sudah 3 kali lho kejadiannya," ujarnya.
>
> Penutupan kembali saham menunjukkan pemerintah tidak percaya diri akan
> langkah-langkah yang diambil untuk mengamankan, menstabilkan dan mengamankan
> pasar.
>
> "Ini paling tidak membuat orang tidak yakin lagi kepada pemerintah, my word
> is my bond, kata-kata saya adalah jaminan saya, tapi bagi pemerintah
> terbalik, jaminan saya adalah kata-kata saya," ujarnya.(ddn/ir
> 

------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [EMAIL PROTECTED]

[EMAIL PROTECTED] untuk berhenti dari milis saham
[EMAIL PROTECTED] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke