Mereka yang soh pintar sebaiknya keep silence dan berbuat sesuatu yang dapat 
menciptakan iklim yang kondusif dan tidak kentun dari mulut!

--- On Thu, 10/9/08, Halim Mintareja <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Halim Mintareja <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [saham] Investor Tidak Yakin Lagi pada Pemerintah
To: [email protected]
Date: Thursday, October 9, 2008, 11:37 PM







Kayaknya detikfinance juga musti belajar menahan diri.

saya lihat judulnya koq seperti ke arah provokasi. Isi dari berita tidak 
relevan dengan judulnya.

Ini ke 2 kali setelah kemarin berita soal redeption reksadana


2008/10/10 Dadi Resmawan <dadiresmawan02@ yahoo.com>










Jumat, 10/10/2008 09:52 WIB
Investor Tidak Yakin Lagi pada Pemerintah
Dadan Kuswaraharja - detikFinance

Jakarta - Keputusan otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk kembali menutup 
perdagangan saham pada sesi I perdagangan akan membuat investor menjadi tidak 
yakin dengan kebijakan pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi XI DPR Dradjad Wibowo dalam 
perbincangan dengan detikFinance, Jumat (10/10/2008) .

"Memang seharusnya jangan dibuka, paling cepat Senin, apalagi tadi malam pada 
anjlok, ini menghancurkan kredibilitas pemerintah," ujarnya.

Pemerintah, lanjut Dradjad beberapa kali mengeluarkan pernyataan kalau ekonomi 
aman tetapi nyatanya bursa kembali anjlok lagi.

"Presiden bilang hari minggu aman eh hari Seninnya malah anjlok, terus rapat 
lagi, terus buat pernyataan lagi masih aman, tetapi malah hancur dan terpaksa 
menutup bursa, ini sudah 3 kali lho kejadiannya," ujarnya.

Penutupan kembali saham menunjukkan pemerintah tidak percaya diri akan 
langkah-langkah yang diambil untuk mengamankan, menstabilkan dan mengamankan 
pasar.

"Ini paling tidak membuat orang tidak yakin lagi kepada pemerintah, my word is 
my bond, kata-kata saya adalah jaminan saya, tapi bagi pemerintah terbalik, 
jaminan saya adalah kata-kata saya," ujarnya.(ddn/ir 


 














      

Kirim email ke