Pelemahan rupiah sebenarnya tidak terlalu jelek kalau ditinjau dari 
titik waktu sama2 melemah, kesalahannya adalah adanya keinginan agar 
rupiah tidak menguat terlalu banyak sehingga sewaktu booming saham, 
mata uang negara lain menguat dan kita hampir stagnan, tidak ikut 
menguat karena intervensi dari BI maupun dari vokal pemerintah. saat 
ini, rupiah bisa dikatakan paling ambruk menurut logika yang sehat.. 
sewaktu saya mulai transaksi dagang setahun, dua tahun lalu, singapur 
masih sekitar 5700, sekarang sudah 7200 san. yah, dikoran selalu 
tulis, rupiah cukup bertahan, posisinya di tengah2, tidak terlalu 
jatuh, tapi bagi yang  tau, kita yang ambruk dibanding matauang lain..
sayangnya, kalau keinginan pemerintah agar rupiah melemah, yah, terus 
terang aja, biar kita sebagai rakyat tau policynya, jelaskan kenapa 
dan sampai titik apa,misalnya agar bisa profit dari minyak yang 
bertrilyun2 bila bbm gak perlu diturunkan agar cadangan devisa dan 
suplus meningkat dsb. jangan ngumpet, sementara bilang di mulut ingin 
rupiah menguat, tapi hati dan tindakannya ingin rupiah melemah.

salam bung

--- In [email protected], "Irwan Ariston Napitupulu" 
<irwanaris...@...> wrote:
>
> Pak, silahkan di cek mata uang rupiah dibanding dengan mata2 uang
> lainnya, apakah flat, menguat, atau melemah? Saya sudah pernah tulis
> (ntah di milis atau di fb) bahwa mata uang rupiah kita melemah 
selain
> terhadap USD, juga terhadap euro, gbp, peso, baht, singapore dolar,
> dst. Ini cara yg paling gampang dan paling cepat untuk melihat 
rupiah
> kita habis dikerjai.
> 
> Berikut ini grafik EUR terhadap IDR (grafik naik menunjukkan mata 
uang
> euro menguat terhadap rupiah):
> 
> http://finance.yahoo.com/currency/convert?from=EUR&to=IDR&amt=1&t=3m
> 
> 
> Grafik Dolar Singapore  terhadap IDR  (grafik naik menunjukkan mata
> uang euro menguat terhadap rupiah):
> 
> http://finance.yahoo.com/currency/convert?from=SGD&to=IDR&amt=1&t=3m
> 
> Terhadap mata uang lainnya, tinggal di rubah2 sendiri saja dengan 
mata
> uang yg dimaui.
> 
> 
> jabat erat,
> Irwan Ariston Napitupulu
> 
> 
> 
> 
> 2008/12/16 ahmad saharjo <rudymu...@...>:
> > Bang IAN, rasanya agak kurang pas kalau pelemahan rupiah terlalu 
dipolitisir
> > apalagi dikaitkan dengan presiden SBY. Kita lihat bagaimana mata 
uang US$
> > yang memang sedang menguat di seantero dunia terhadap hampir 
seluruh mata
> > uang, tidak terkecuali rupiah. Penyebabnya antara lain investors 
Amerika
> > melikuidasi portofolio investasi mereka di negara2 diluar 
Amerika, kemudian
> > proceednya di convert menjadi US$ untuk kemudian ditransfer untuk 
memenuhi
> > kesulitan likuiditas perusahaan induknya di Amerika. Apabila nilai
> > portofolio investasi yang dilikuidasi dan kemudian diconvert 
menjadi US$
> > dalam jumlah besar, maka mau tidak mau akan mempengaruhi nila 
mata uang
> > lokal/setempat, sehingga penguatan mata uang US$ terjadi di mana2 
dan
> > terhadap hampir semua mata uang non US$. Akan halnya kebijakan BI 
yang
> > memelihara suku bunga tinggi, saya setuju bahwa kebijakan suku 
bunga tinggi
> > yang dianut BI memang sudah salah kaprah. BI hanya melihat dengan 
suku bunga
> > yang tinggi pemeliharaan nilai mata uang rupiah dapat terjamin, 
tapi
> > nyatanya rupiah tetap saja jeblok, sementara sektor riil 
terbelenggu,
> > pertumbuhan terhambat, capital flightpun tidak mampu dicegah. 
Seharusnya BI
> > cepat tanggap untuk secara lebih agresif segera menurunkan suku 
bunga, salam
> > cuan.
> >
>



------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

DILARANG KERAS MEMOSTING OPINI PRIBADI TENTANG POLITIK DI MILIS INI.
Silahkan lakukan itu di milis [email protected]

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke