Hm.. level cut loss ini berasal dari support, level tsb harus ditembus dulu ya.

Dari chartnya menunjukkan level cut loss berasal dari support trough-nya.

Jabat Erat,
MetaStock team

  ----- Original Message ----- 
  From: Irwan Ariston Napitupulu 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, August 12, 2010 9:54 AM
  Subject: Re: [saham] ASII di Facebook tgl 6 Agustus Sessi I


    
  Pak Angelo, sekedar update saja. Saya ingin tahu dengan contoh kasus hari 
ini. Dikatakan level cut loss ASII pada sistem Pak Angelo ada di 46.250. Hari 
ini low nya ASII ada di 46250, apakah kalau kejadian seperti hari ini berarti 
tadi pagi sudah harus cut loss, atau tidak harus cut loss?

  Mohon pencerahannya agar tahu bagaimana cara pakai sistem ini. Terima kasih 
sebelumnya.

  jabat erat,
  Irwan Ariston Napitupulu



  2010/8/11 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>

    Terima kasih Pak Angelo atas link nya. Jadi kalau boleh saya tulis ulang, 
dari sinyal AMTASE, maka pada hari Jumat, 6 Agustus 2010 ada sinyal beli atau 
disuruh buy oleh system. Karena diposting jam 13:11 WIB atau pada jam 
istirahat, maka belinya pas pasar buka. Harga ASII pada saat sesi 1 hari itu 
ditutup di 48.800. Kita asumsikan saja beli di harga 48.800 (karena saya tidak 
tahu harga offernya pada saat itu berapa apakah 48.800 atau 48.850 atau malah 
48.900).

    Target jual di 52.473 atau di 52.800.
    Cut Loss di 46.250.

    Jadi, modal beli bersih setelah memperhitungan fee transaksi 0,2%, menjadi 
48.897.
    Target cut loss di 46.250 atau dihitung dengan fee transaksi 0,3% setara 
46.111.
    Potensi CL 5,7%

    Kalau target di 52.473, atau kalau dibulatkan ke fraksi menjadi 52.450, 
maka dipotong fee transaksi menjadi 52.292.
    Potensi profitnya sebesar 6,94%


    Jadi, kalau disimpulkan, di ASII terakhir, target profit dari system 
sebesar 6,94% dengan resiko rugi sebesar 5,7%.

    Saat ini hargai ASII di 47100. 

    Silakan tulisan ini dikoreksi kalau ada kesalahan pemahaman angka. Terima 
kasih sebelumnya.


    jabat erat,
    Irwan Ariston Napitupulu



    2010/8/11 MetaStock Team <[email protected]>




      
http://www.facebook.com/profile.php?id=687074723#!/photo.php?pid=4670980&id=687074723


        ----- Original Message ----- 
        From: Irwan Ariston Napitupulu 
        To: [email protected] 
        Sent: Wednesday, August 11, 2010 9:02 AM
        Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg AMTASE 
Swing System)


          
        Pak Angelo, mungkin email saya ini terlewat. Apakah bisa diinformasikan 
posisi terakhir di ASII itu beli di tanggal berapa dan harga berapa serta 
kiriman postingnya jam berapa. Setelah itu rencana take profitnya di berapa 
(atau dalam kondisi apa) dan cut loss nya di berapa (atau dalam kondisi apa). 

        Saya tanyakan ini dengan tujuan untuk mempermudah saja dalam memberikan 
gambaran situasi terkini dari sistem Pak Angelo. 

        Terima kasih sebelumnya.

        jabat erat,
        Irwan Ariston Napitupulu




        2010/8/11 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>

          Ok Pak Angelo, mungkin untuk memudahkan, bisa disebutkan saja 
terakhir ambil posisi apa (buy or sell) di ASII dengan harga berapa dan tanggal 
berapa (termasuk jam postingnya), dengan target harga di berapa, dan level CL 
kalau ada di berapa. 


          Terima kasih sebelumnya.

          jabat erat,
          Irwan Ariston Napitupulu


          2010/8/11 MetaStock Team <[email protected]> 





            Ya, selama 1 bulan ini MEtaStock team sudah memberikan posting utk 
ASII, BBCA dan BUMI, strickly based on AMTASE Swing System. Posting 2 kali 
sehari pada istirahat dan setelah market close. Silahkan ikuti bagi yang mau 
mengujinya. Semoga bermanfaat ya.

            Best regards,
            MetaStock team.

              ----- Original Message ----- 
              From: Irwan Ariston Napitupulu 
              To: [email protected] 
              Sent: Tuesday, August 10, 2010 5:43 PM
              Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI dg 
AMTASE Swing System)


                
              Pak Angelo, sangat menarik sekali terkait soal swing trading vs 
buy & holds strategy.

              Dari pengalaman saya, ketika melakukan back testing ke masa lalu, 
akan cenderung mudah melakukannya. Kesulitan baru muncul ketika melakukan 
pengujian ke depan.

              Kalau boleh, bisakah Pak Angelo melakukan pengujian ke depan. 
Katakan saja pengujian selama 30 hari ke depan ini.

              Pak Angelo tinggal menyebutkan nama sahamnya, lalu buy di harga 
berapa dan berapa lot. Tentunya informasi yg diberikan adalah informasi yang 
belum terjadi. Atau, kalau punya mau sebutkan angka harga, maka yg dicantumkan 
adalah harga offer pada saat running/posting. Dengan demikian lebih fair untuk 
perhitungan kinerja.

              Cukup tiga saham saja selama 30 hari itu. Nanti tinggal kita 
bandingkan bersama dalam periode yang sama dan saham yang sama untuk sistem buy 
& hold. Kalau bisa, pilihan sahamnya yang sedang hangat dibicarakan saja, agar 
mengikutinya juga lebih seru. 

              Saya rasa kawan2 disini akan sangat mendukung pengujian ke depan 
ketimbang pengujian ke belakang karena kawan2 disini akan banyak mendapatkan 
manfaatnya, dan juga bisa melihat dan merasakan langsung keampuhan sistem yang 
disebutkan.

              Saya sampaikan ini hanya sekedar membantu Pak Angelo agar dapat 
lebih mempromosikan dengan cara yang lebih mengena dengan kebanyakan anggota 
milis ini.

              Terima kasih sebelumnya.

              jabat erat,
              Irwan Ariston Napitupulu




              2010/8/10 Angelo Michel <[email protected]>




                He he padahal bobot pengujiannya sudah diberatkan ke arah 
investor dari pada swing trading.
                Ok kalau begitu:

                1. Silahkan Bapak tentukan periode pengujiannya.
                2. Pengujian tentu sudah berulang-ulang namun tidak mungkin 
semuanya diposting ke milis. Justru yang diposting adalah yang lebih berat ke 
investor dari pada trader. Maka point 1 sedang ditunggu jawabannya,
                3. Meaning?

                Pengujian sudah dilakukan kepada semua saham. Dan memang tidak 
semua saham kompatible. Tapi yang compatible jumlahnya lebih dari 100 saham, 
Silakan cek daftar backtestnya di: 
http://www.science4traders.com/AMTASECompatibleList.html
                Rincian hasil backtest tentu tidak  bisa diposting ke milis 
semuanya.

                Mr Tobeno pertanyaan Anda benar2 bermutu karena jenis 
pertanyaan Anda adalah tantangan utama bagi suatu sistem trading yang bermutu.
                Tantangan lain, bagaimana kalau diuji di market bearish? Ini 
pun sudah diuji. Boleh Bapak pilih saham yg tercantum di daftar pada link atas 
lalu kita backest di market bearish Pak. 


                Best regards,
                Angelo

                 MetaStock© Let You Know When to Trade and What to Trade 





----------------------------------------------------------------
                From: tobeno <[email protected]>
                To: [email protected]
                Sent: Tue, August 10, 2010 3:39:25 PM 

                Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI 
dg AMTASE Swing System)


                  
                Bila dibaca pernyataan berikut:

                Dengan demikian profit buy hold kalah dari Swing Trading.

                Ditambah quote: Buy and Hold is Dead
                mungkin terkesan agak dipaksakan dengan beberapa alasan berikut:

                1. Tidak ada randomisasi di sini agar dapat dilakukan 
inferensia statistik. Tidak disebutkan kenapa AALI terpilih dalam pengujian. 
Mengapa periode uji Okt 08 - Mar 10? Saya perkirakan jenis saham dan periode 
dipilih menurut keinginan sipenguji.

                2. Tidak dilakukan pengujian secara berulang sehingga tidak 
diketahui marjin error.

                3. Tidak ada level of confidential hasil uji.

                OKI, kesimpulan yang mengatakan bahwa AMTASE lebih unggul dari 
B&H tidak dapat dipertanggung jawabankan secara ilmiah (CMIIW).

                Bisa saja penulis mengatakan bahwa saya sedang tidak melakukan 
penelitian ilmiah dan merasa tidak perlu melakukan 3 hal di atas.

                Bila benar demikian, fine! Kesimpulannya perlu diubah menjadi 
sbb:

                Dengan demikian profit buy hold kalah dari Swing Trading pada 
saham AALI pada peride 28 Okt 2008 hingga 10 Maret 2010.

                Saran:
                Lakukan pengujian (backtest) untuk sembarang saham pada 
berbagai periode yang dipilih secara acak agar kesimpulan dapat berlaku lebih 
luas.
                Banyak maaf...

                tobeno



                Sent from my BlackBerry®Bold powered by Sinyal Kuat INDOSAT


----------------------------------------------------------------

                From: "MetaStock Team" <MetaStock-Team@ bumianyar. net> 
                Sender: sa...@yahoogroups. com 
                Date: Tue, 10 Aug 2010 09:43:50 +0700
                To: <sa...@yahoogroups. com>
                ReplyTo: sa...@yahoogroups. com 
                Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI 
dg AMTASE Swing System)


                  

                Back test ini adalah dengan data riil. sebagaimana bisa dilihat 
dichartnya, itu bukan harga rekayasa melainkan real fact.
                Tapi, untuk kenyataannya nanti akan sangat bergantung dengan 
tradernya.

                Ada seorang pembaca mengatakan bahwa faktor fear dan greed akan 
membuatnya menyimpang dari sistem sehingga profit tidak seperti diharapkan. Itu 
sangat betul.
                Namun, tanpa sistem yang bagus, dengan faktor fear dan greed 
seorang trader tidak punya peluang bagus untuk profit. Tetapi dengan sistem 
yang bagus, peluang profitnya menjadi lebih baik.

                Buy & holdnya pun real fact, hanya saja dalam prakteknya hampir 
tidak pernah ada investor yang benar2 beli di bottom dan jual pas di top.

                Jadi artikel tersebut hanya ingin menunjukkan bahwa seorang 
trader yang tingkat disiplin tinggi bisa meraih profit di atas buy & hold.
                Sekarang pertanyaan, trader macam apa kita?

                Semoga bermanfaat.

                Best regards,
                Angelo


                  ----- Original Message ----- 
                  From: Susanto Salim 
                  To: sa...@yahoogroups. com 
                  Sent: Tuesday, August 10, 2010 2:56 AM
                  Subject: Re: [saham] Buy and Hold is Dead (Pengamatan di AALI 
dg AMTASE Swing System)


                    
                  Bro kalo mau buat perbandingan sebaiknya gunakan data riil.
                  bukan dengan asumsi yang tentu saja bisa dicocokan sesuai 
kebutuhan kita.

                  Maksud saya data riil di sini adalah kondisi yang benar2 
terjadi. Jadi kita bisa 
                  minta data dari satu sekuritas besar trus diteliti apakah 
pemain model buy and
                  hold yang lebih cuan atau trader yang lebih cuan. Kasaran 
begitu, dengan demikian
                  baru bisa kita bilang on average dari sekian ribu data dalam 
periode ...sampai...
                  pemain dengan sistem ... cuan nya lebih besar dari ... 
sebesar ...%

                  kalo tiap kali bisa buy di dasar dan jual di puncak ya pasti 
lebih cuan.
                  Masalahnya adalah bisa gak, dan kenyataan dilapangan seperti 
apa.
                  Dengan cuma memberi satu contoh lantas membuat kesimpulan 
suatu sistem
                  adalah unggul tentu terlalu berani.

                  Misal, beberapa saat lalu saya beli lsip di 7800, sekarang 
sudah 9800, bisakah
                  saya simpulkan bahwa saya akan selalu cuan....cuma karena 
hari ini hoki
                  belum tentu besok atau lusa tetap hoki :D



                  2010/8/9 MetaStock Team <MetaStock-Team@ bumianyar. net>

                      

                    Buy & Hold vs Swing Trading
                    Buy & Hold yang cocok bagi Investor sering kali dianggap 
lebih baik dari pada swing trading yg cocok bagi trader. Namun, dengan sistem 
yang handal, swing trading dapat lebih menguntungkan dari pada buy & hold.

                    Mari kita lihat contohnya di AALI.

                    Gambar di bawah menunjukkan uptrend AALI yg dimulai pada 
tanggal 28 Oktober 2008 dimana harga pada waktu itu berada di Rp4.600.
                    Akhir dari Uptrend adalah pada tanggal 10 Maret 2010 dimana 
harga pada waktu itu adalah Rp24.950.
                    Dalam kenyataan, tidak mungkin seorang investor dengan 
suatu analisa berhasil membuat keputusan dan berhasil membeli pada harga bottom 
(Rp4.600) lau di-hold beberapa bulan kemudian menjual di harga top (Rp24.950).



                    Tapi dalam kasus ini kita ingin mengadu tingkat profit buy 
& hold vs swing trading, mana yang lebih profit?
                    Jadi kita tetapkan saja secara muluk bahwa ada investor 
yang buy di harga bottom Rp4.600 dan hold lalu sell di harga top Rp24.950, maka 
profitnya adalah Rp20.350.



                    Bagaimana dengan Swing Trader yang dalam artikel ini 
menggunakan sistem AMTASE Swing System? Fasilitas backtest dari MetaStock telah 
memberikan hasil simulasi trading pada periode yang sama: 28 Oktober 2008 
sampai  10 Maret 2010. Apakah hasil tradingnya selama itu bisa menandingi 
profit buy & hold?

                    Setelah dilakukan backtest dengan mengikuti sinyal 
beli/jual dari AMTASE Swing System, hasilnya adalah:



                    Jika komisi trading ditetapkan 0.2% beli dan 0.3% jual. 
maka:
                      a.. Profit yang diperoleh dari buy & Hold adalah 
Rp20.340.8 
                      b.. Profit yang diperoleh dari AMTASE Swing System 
Rp24.336.1 
                      c.. Profit dari AMTASE Swing System 19.64% lebih besar 
dari pada buy & hold (Buy&Hold Index=19.64% ) 
                      d.. Dari total trade AMTASE Swing System yang sebanyak 53 
kali, ada 32 kali yang profit dan 21 kali yg loss.

                    Dengan demikian profit buy & hold kalah dari Swing Trading. 
                    Padahal  buy and hold yang ditetapkan sudah cukup muluk; 
beli di bottom dan sell di top dari uptrendnya.

                    Buy & Hold is Dead.

                    Semoga bermanfaat.


                    Commentary ini bukanlah suatu rekomendasi beli atau jual, 
melainkan suatu petunjuk untuk menginterpretasikan  indikator tertentu. 
Informasi di atas seharusnya digunakan hanya oleh investor yang memahami resiko 
dalam trading saham. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang 
disebabkan oleh penggunaan expert ini mau pun isinya.

                    Ikut Workshop ATMASE Swing System pada tanggal 21 Agustus 
2010 (TRADERS ONLY)
                    Rincian lebih lanjut klik disini.





























  

Kirim email ke