Thx bang Ian tps2 nya.
 
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 27 Sep 2010 22:32:47 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [saham] Lupakanlah......

Lupakanlah niatan untuk menjual saham di harga tertinggi dalam kondisi
bullish seperti ini. Bila ingin mendapat profit yang optimum, gunakan
teknik trailing stop saja. Karena kalau kita berusaha menjual di harga
tertinggi, yang ada nanti malah tertinggal bullish rally bila ternyata
marketnya lagi bullish rally panjang.  Dengan trailing stop, kita
memang tidak akan pernah menjual di harga tertinggi, tapi kita bisa
mendapatkan profit yang optimum saat bursa sedang rally panjang.
Optimum disini bisa diartikan puluhan persen bahkan lebih dari 100%.
Kalau berupaya menjual di harga tertinggi, biasanya malah jadi
terbatas profitnya, sekitar 5-15%, karena begitu harga sahamnya naik
lagi kecenderungannya malah ngga berani masuk lagi karena harga saham
sudah berada di atas harga jual terakhir.

Itu sebabnya beberapa waktu lalu saya sempat ada sebutkan soal
acrophobia, yaitu suatu phobia atau ketakutan terhadap ketinggian.

Umumnya, trader akan berani hold ketika saham yang dipegangnya turun
dalam, tapi ketika baru naik sedikit saja, jantung malah deg2an dan
jadi takut hold. Untuk mengatasi rasa takut pegang saham saat mulai
cuan, gunakan teknik trailing stop dan abaikan keinginan menjual di
harga tertinggi.

Sekedar tips trading dari saya.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

Kirim email ke