Maaf mau tanya TP JPFA brapa ?? Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Tue, 28 Sep 2010 02:56:12 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [saham] JPFA 3875 vs 3900 Risk 3850 reward 3975 Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: [email protected] Sender: [email protected] Date: Tue, 28 Sep 2010 02:00:12 To: Milis saham<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Lupakanlah...... Kalau saya, saya baru acrophobia kalau saham tersebut naik terus tanpa ada koreksi. Saya justru senang kalau ada koreksi minor, karena artinya "stress ketinggian" sdh berkurang. Namun apabila koreksi berlanjut hingga support tembus, ya bye-bye. Time to quit. Selain itu yg saya suka adalah saham yg sedang konsolidasi setelah berhasil membentuk high baru. Semakin sempit konsolidasinya semakin cakep. Spt FASW dan SHID. Sayang kurang liquid. GJTL jg cakep. JSMR jg barusan koreksi dan tampak mulai bangun. Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: stock gainer <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Tue, 28 Sep 2010 07:53:31 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [saham] Lupakanlah...... OK gw ngikut deh...biar bahasan milisnya makin mantep...lanjutken bang :) On 9/28/10, [email protected] <[email protected]> wrote: > Idem..Bang Ian,sy jg pingin spt Om Tikno > > Ayoo siapa lg yg mau ngikut, biar di bahas lgs sama Bang Ian..hehehe > > Salam > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung > Teruuusss...! > > -----Original Message----- > From: Tikno Susatio <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Tue, 28 Sep 2010 07:40:17 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [saham] Lupakanlah...... > > mantab sarannya bang, saya termasuk yang mengidap "acrophobia" seperti yang > abang maksudkan, saya baru belajar trailing stop, masalahnya adalah sistim > yang saya pakai adalah online trading yang tidak ada fasilitas add when, > dan > tidak bisa menggunakan jasa broker untuk trailing stop(order lewat broker > bila harga menyentuh level tertentu). semua harus saya kerjakan sendiri > baik > buy atau sell. pertanyaan saya adalah bagaimana saya bisa mengoptimalkan > profit saya, apakah saya harus ada didepan monitor terus atau ada cara yang > lebih baik lagi. saya tunggu sarannya bang, trimakasih sekali lagi > > 2010/9/27 Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> > >> >> >> Lupakanlah niatan untuk menjual saham di harga tertinggi dalam kondisi >> bullish seperti ini. Bila ingin mendapat profit yang optimum, gunakan >> teknik trailing stop saja. Karena kalau kita berusaha menjual di harga >> tertinggi, yang ada nanti malah tertinggal bullish rally bila ternyata >> marketnya lagi bullish rally panjang. Dengan trailing stop, kita >> memang tidak akan pernah menjual di harga tertinggi, tapi kita bisa >> mendapatkan profit yang optimum saat bursa sedang rally panjang. >> Optimum disini bisa diartikan puluhan persen bahkan lebih dari 100%. >> Kalau berupaya menjual di harga tertinggi, biasanya malah jadi >> terbatas profitnya, sekitar 5-15%, karena begitu harga sahamnya naik >> lagi kecenderungannya malah ngga berani masuk lagi karena harga saham >> sudah berada di atas harga jual terakhir. >> >> Itu sebabnya beberapa waktu lalu saya sempat ada sebutkan soal >> acrophobia, yaitu suatu phobia atau ketakutan terhadap ketinggian. >> >> Umumnya, trader akan berani hold ketika saham yang dipegangnya turun >> dalam, tapi ketika baru naik sedikit saja, jantung malah deg2an dan >> jadi takut hold. Untuk mengatasi rasa takut pegang saham saat mulai >> cuan, gunakan teknik trailing stop dan abaikan keinginan menjual di >> harga tertinggi. >> >> Sekedar tips trading dari saya. >> >> jabat erat, >> Irwan Ariston Napitupulu >> >> > >
