Maksdnya 30jt buat dp doank,. Ntar kl dapet full 100 lot baru setor 
kekurangannya. Malah temen saya di sekuritas laen (bukan underwiter KS) bisa 
pesen tanpa ngeluarin sepersen pun alias modal omongan doank. Apa ngak keki 
udah pesen di underwiter blm tau dapat berapa malahan teman saya yg nga pake 
modal udah dapat jatah KS
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "T Jayamudita" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 31 Oct 2010 14:28:03 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [saham] Berterimakasilah Ke Underwriter Krakatau Steel

Pesan 100 lot x 850 = 42.500.000,-, boleh hanya setor 30 jt?


  ----- Original Message ----- 
  From: [email protected] 
  To: [email protected] 
  Sent: Sunday, October 31, 2010 1:58 PM
  Subject: Re: [saham] Berterimakasilah Ke Underwriter Krakatau Steel


    
  Bener Bang Irwan, saya juga ikut pesen KS lewat sekuritas, 100 lot udah setor 
30jt sampe sekarang blm ada kabar dari tu sekuritas (padahal salah satu 
underwiternyo KS) di milis sdh byk yg dpt walaupun sedikt.. 

  Powered by Telkomsel BlackBerry®


------------------------------------------------------------------------------

  From: [email protected] 
  Sender: [email protected] 
  Date: Sun, 31 Oct 2010 06:23:15 +0000
  To: Saham Groups<[email protected]>
  ReplyTo: [email protected] 
  Subject: Re: [saham] Berterimakasilah Ke Underwriter Krakatau Steel


    

  Setuju p Irwan, saya sendiri pesan KS dan APL di securities berbeda, ternya 
hanya dapat APL itupun 70% tapi menurut saya ya rejeki cuma segitu (itupun 
kalau naik hehe)
  Terlalu gambling memesan banyak itu bukanlah seorang investor/trader tapi 
gambler!
  Jangan hanya mendengar cerita indah / yang untung gede tapi 3thn saya di 
bursa telah mengalami n bahkan melihat banyak tmn yang ambruk karena menanggap 
saham sebagai gambling bukan sebagai bisnis!

  Salam



  Powered by Telkomsel BlackBerry®


------------------------------------------------------------------------------

  From: Irwan Ariston Napitupulu <[email protected]> 
  Sender: [email protected] 
  Date: Sun, 31 Oct 2010 13:13:26 +0700
  To: <[email protected]>
  ReplyTo: [email protected] 
  Subject: [saham] Berterimakasilah Ke Underwriter Krakatau Steel


    
  Banyak yang saya baca mengeluh tentang tidak dapatnya penjatahan IPO
  saham Krakatau Steel (KS) walaupun sudah pesan ribuan lot dengan harga
  tinggi pula seperti 1150. Banyak trader yang pesan di bookbuilding
  dengan jumlah berkali lipat dari kemampuan membelinya karena banyak
  broker yang menyarankan demikian sehubungan dengan nantinya toh akan
  ada penjatahan sehingga yang akan dipenuhi diperkirakan sejumlah saham
  yang sebenarnya akan dibeli.

  Contohnya begini, bila ingin membeli 200 lot saham KS, maka pesan di
  bookbuilding 2000 lot di harga tertinggi misalnya 1150. Saya duga
  banyak broker yang menyarankan demikian ke para nasabahnya tanpa
  memberitahu bahayanya. Tidak pernah disebutkan resikonya bila ternyata
  diberikan semua pesanannya dan di harga tertinggi pula. Padahal
  underwriter memiliki hak untuk melakukan hal tersebut, dan
  pemesan/nasabah memiliki kewajiban untuk membayar sesuai pesanannya
  bila terpenuhi.

  Bayangkan saja, bila ternyata pemesanan saham KS yang 2000 lot
  dipenuhi semua dan di harga Rp1150 per lembar. Artinya anda harus
  menyiapkan uang sebesar Rp1.150.000.000 alias lebih dari satu milyar
  rupiah. Padahal niat awal anda hanya ingin membeli 200 lot atau
  sekitar Rp115.000.000. Anda harus mencari uang tambahan Rp1 milyar
  lebih untuk menutupi pesanan tersebut.

  Setelah anda mendapatkan 100% dari pesanan yang diajukan di harga
  tertinggi di Rp1150, bagaimana perasaan anda? Saya yakin akan cemas
  sekali. Cemas akan harga listing pertama nantinya berapa. Terbayang
  kerugian yang begitu besar ketika harga pas listing turun ke Rp1000.
  Kerugian mencapai Rp150 juta, padahal niat awal hanya mau beli Rp115
  juta, malah jadi rugi Rp150 juta. Bahaya inilah yang banyak tidak
  disadari oleh para trader karena berpikiran dan diinformasikan
  pesanannya tidak akan terpenuhi semua, padahal faktanya kalau pun mau
  dipenuhi semua oleh underwriter nya, adalah sangat mungkin. Sama
  seperti pameo yang mengatakan saham IPO pasti naik. Padahal faktanya,
  tidak semua saham IPO pasti naik di hari pertama. Ada saham IPO yang
  turun di hari pertama. Saya sudah ceritakan kasus IPO saham INCO dulu
  di tahun 1990.

  Perlu anda pahami lagi, dalam kondisi kemarin, dimana total nilai IPO
  KS berkisar Rp13 triliun, adalah sangat mungkin kalau underwriternya
  mau memberikan semua pesanan yang diajukan di harga Rp1150. Tapi saya
  menduga underwriter nya juga paham bahwa lokal yang pesannya di Rp1150
  itu jumlah lot nya adalah fake, alias sengaja dilebihkan berkali
  lipat. Bila ini dipenuhi, maka akan terjadi bencana di pasar modal.
  Banyak trader yang teriak2, banyak yang protes karena dipenuhi
  semuanya, dan bukan tidak mungkin banyak yang tidak sanggup membayar,
  dan pada akhirnya nanti perusahaan sekuritasnya juga yang kena dan
  harus nutupin. Bisa bangkrut perusahaan sekuritas itu kalau harus
  menutupi sekian banyak pesanan nasabahnya atas sara brokernya sendiri.

  Kalau ini terjadi, bisa dibayangkan bursa saham Indonesia akan crash
  karena para trader dipaksa jualan portfolionya di saham lain oleh
  sekuritasnya untuk memenuhi jumlah permintaan di IPO KS yg dipenuhi
  tersebut. Kalau sudah ada force sell berjamaah seperti itu, maka dari
  pengalaman yang lalu bisa tiba-tiba volume bid menghilang di banyak
  saham dan harga ditekan ke bawah dengan cepat. Terciptalah crash
  seperti akhir tahun 2008 lalu.

  Bersyukurlah kita karena underwriternya memperhitungkan hal ini
  sehingga anda para trader yang memesan di harga Rp1150 dengan jumlah
  lot berkali lipat, tidak perlu menghadapi resiko seperti saya
  ceritakan di atas. Bersyukur jugalah kita ancaman atau resiko terjadi
  crash di bursa akibat force sell berjamaah akibat IPO saham KS ini
  tidak terjadi

  Kalau pun sekarang underwriternya menetapkan harga di Rp850 per
  lembar, saya perkirakan sudah mereka perhitungkan dengan baik terkait
  risk dan reward yang ditanggung. Selain itu kemungkinan adanya
  pemikiran bahwa IPO KS ini perlu sukses di secondary market karena
  bisa berdampak pada rencana banyak IPO emiten lainnya. Setidaknya,
  harga saham KS nantinya tidak bergerak di bawah harga IPO. Syukur2
  bisa tercipta mekanisme harga yang baik sehingga bisa mengalami
  kenaikan yang lumayan.

  Menurut saya, otoritas bursa mulai perlu memperbaiki sistem book
  building ini agar para pemesan haruslah menunjukkan memiliki kemampuan
  untuk melunasi jumlah pemesanan bila dipenuhi 100% jumlah pemesanan.
  Terlalu menggampangkan dengan memberikan peluang memesan berkali lipas
  diatas kemampuan yang sebenarnya, akan sangat berbahaya bagi pasar
  modal kita di suatu hari kelak. Memang tujuan awalnya agar bisa
  terlihat banyak peminat, tapi hal ini menjadi semu sebenarnya karena
  tidak didukung oleh permintaan yang riil. Kita perlu menjaga bursa
  kita tetap sehat termasuk menjaga agar pasar IPO kita juga sehat,
  tidak manipulatif. Sesuatu yang semu itu akan cenderung rapuh karena
  tidak memiliki pondasi yang kuat.

  Semoga dapat menjadi masukan yang baik untuk regulator. Juga semoga
  bisa menjadi warning awal bagi para trader untuk di lain waktu
  berhati-hati melakukan pemesanan di masa book building agar tidak
  melakukan pemesanan melebihi dari kemampuan membeli yang sebenarnya.
  Ingatlah akan resiko yang mungkin anda tanggung, Jangan sampai
  keuntungan setahun yang sudah anda peroleh, ternyata harus habis
  dimakan IPO satu kali karena meleset dari perkiraan ketika semua
  jumlah pemesanan anda terpenuhi dan harga sahamnya turun di hari
  pertama listing, seperti contoh di atas.

  jabat erat,
  Irwan Ariston Napitupulu




  

Kirim email ke